Selasa, 20 Agustus 2019

Adipura 2019, sisten Sanitary Lendfill menjadi kendala bagi Pemkot Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, masih menjadi salah satu alasan Pemkot Manado, untuk tidak ikut dalam penilaian Adipura tahun 2019 ini. Pasalnya, system Sanitary Landfill masih menjadi standar penilaian utama Kementerian Lingkungan Hidup.

“Kota Manado dalam pengelolaan TPA masih menggunakan sistem open dumping. Syarat yang sekarang diberlakukan tidak boleh lagi memakai sistem itu. Harus diubah jadi sistem sanitary landfill. Syarat yang cukup berat untuk bisa meraih penghargaan Piala Adipura,” ujar Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Drs Sonny Rompas, Rabu (16/01/2019).

Dikatakan pejabat yang belum lama dilantik sebagai Plt Kadis DLH ini, setahu dia Pemkot Manado sudah menyiapkan perubahan sistem pengelolaan sampah sejak lima tahun lalu. hanya saja rencana tersebut dialihkan karena Kota Manado terkena bencana banjir besar pada awal tahun 2014 silam.

“Sebenarnya rencana itu sudah dilakukan lima tahun lalu tapi pada 2014 kami kena musibah banjir jadi ditunda dulu. Rencananya, tahun ini sudah berjalan,” ungkapnya.

Dikatakannya, TPA Sumompo sudah seharusnya diubah menjadi sistem pemusnahan sesuai intruksi pemerintah pusat yakni pakai sistem sanitary landfill. Namun pemerintah daerah harus menyiapkan anggaran khusus untuk perubahan tersebut.

“Dibandingkan saat Manado terima Adipura, justru beberapa tahun ini Manado lebih bersih. Itu karena kebersihan sudah ditangani di tiap lingkungan,” tukasnya.(mlz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*