Partai Perindo siap menangkan JPAR-Ai di Pilkada Manado

manadoterkini.com, MANADO –  Ketua DPW Perindo Sulut, Hendrik Luntungan memastikan mesin partai besutan Hary Tanoe dipastikan akan bersama-sama memenangkan pasangan calon (Paslon) Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Harley Alfredo Benfica Mangindaan (JPAR-Ai) di Pilkada Manado, 9 Desember mendatang.

“DPW, DPD, DPC sampai pada pengurus tingkat kelurahan akan segera melakukan sosialisasi pasangan calon dan bekerjasama untuk memenangkan Paula-Harley,” ujar Kawilarang.

Untuk itu, paslon yang dikenal dengan jargon PAHAM menyampaikan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Partai Perindo untuk bertarung pada pesta demokrasi Pilkada Serentak tahun 2020 ini.

Diketahui, sebelumnya Partai Nasdem dengan 5 kursi telah mengeluarkan rekomendasi mendukung pasangan JPAR-Ai, begitu juga Partai Solidaritas Indonesia dengan 1 kursi di DPRD Manado. Dengan demikian JPAR-AI telah memenuhi syarat jumlah dukungan untuk bertarung di Pilkada Manado. (*/aldi)

JPAR-Ai resmi kantongi SK Partai Perindo

manadoerkini.com, JAKARTA – Dukungan Partai Perindo di Pilwako Manado 9 Desember 2020 nanti akhirnya jatuh kepada pasangan calon (Paslon) Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Harley Alfredo Benfica Mangindaan (JPAR-Ai).

Paslon dengan jargon PAHAM, telah mengantongi Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPW) Partai Perindo yang diserahkan Wakil Ketua Umum (Waketum) Syafril Nasution didampingi Ketua DPW Perindo Sulut, Hendrik Kawilarang Luntungan (HKL), di kantor DPP Parindo, Jakarta (07/08/2020).

Dengan diserahkannya SK tersebut, mesin Partai besutan Hary Tanoesoedibjo dipastikan akan bersama-sama JPAR-Ai memenangkan pesta demokrasi di Ibukota Provinsi Sulawesi Utara.

“Pasangan ini kami yakin akan memenangkan Pilkada di Manado. Kami meminta seluruh kader Perindo di Manado, untuk memenangkan pasangan Prof Paula dan Dr Harley,” kata Safril Nasution kepada wartawan usai penyerahan SK.

Diketahui Surat Keputusan DPP Partai Perindo Nomor 050-SR/DPP-PARTAI PERINDO/VI/2020 tentang Persetujuan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang ditandatangani oleh Ketua Umum, Hary Tanoesoedibjo dan Sekretaris Jenderal, Ahmad Rafiq, tertanggal 22 Juni 2020. (*/aldi)

Disaksikan Bawaslu, KPU Manado Resmi Tutup Penyerahan Dokumen Syarat Dukungan Perseorangan

KPU Manadomanadoterkini.com, MANADO – Penyerahan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon jalur Independen, resmi ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Minggu (23/02/2020) tepat Pukul 24.00 Wita, di pantau langsung pihak Bawaslu dan aparat Kapolisian.

“Hingga batas waktu yang ditentukan sudah tidak ada lagi bakal paslon yang datang untuk membawa syarat dukungan di KPU Kota Manado. Sudah kita saksikan bersama bahwa hari ini 23 Februari 2020 tadi KPU Manado sudah siap menanti bakal paslon membawa syarat dukungan sebagaimana jadwal hingga 24.00 Wita,” ujar Ketua KPU Manado Jusuf Wowor, selesai penutupan kepada wartawan, Senin (24/2/2020), dini hari.

Dengan demikian hingga batas waktu, hanya satu paslon perseorangan yang datang ke KPU Manado untuk memasukan dokumen syarat dukungan.

“Yang menyarahkan dokumen hanya satu paslon perseorangan yakni Bakal paslon Wali Kota Manado dr Franky V.T Kambey dan Wakil Wali Kota Manado dr Daud Kirojan,” kata Wowor didampingi Komisioner KPU Manado, Sahrul Setiawan, Sunday Rompas, Ismail Harun, Abdul Gafur Subaer dan Sekretaris KPU Manado Jemmy Tamboto.

Setelah dilakukan penghitungan dan pengecekan dari 33.147 yang dimasukan, memenuhi syarat ada 31.005 dukungan dan tidak memenuhi syarat 2.142 dukungan. Untuk penyebaran, hasil hitung dan pengecekan dukungan tersebar di 11 Kecamatan.

“Jadi syarat minimal dukungan dan pesebaran yang ditetapkan KPU Manado 30.885 sudah terpenuhi dan selanjutnya masuk ke tahapan verfikasi administrasi,” pungkasnya. (malz)

Bawa 33ribu Dukungan ke KPU, Kambey-Kirojan siap tarung di Pilwako Manado

KPU Manadomanadoterkini.com, MANADO — Panyerahan syarat dukungan paslon Walikota dan Wakil Walikota lewat jalur perseorangan telah dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, Frangky Kambey dan Daud Kirojan menjadi bakal pasangan calon yang pertama menyerahkan syarat dukungan kepada pimpinan KPU Manado, Kamis (20/2/2020). Proses penyerahan hingga pemeriksaan disaksikan langsung oleh Bawaslu Manado.

Ketua KPU Manado Jusuf Wowor mengatakan, setelah menerima penyerahan syarat dukungan dari bakal paslon, langsung dilanjutkan dengan proses verifikasi sampai tuntas.

“Untuk sekarang proses masih berlanjut jadi kami pun belum bisa memberi pernyataan lebih. Kita selesaikan dulu proses yang sedang berjalan. Untuk hari ini, yang datang menyerahkan memang baru 1 bakal paslon, walaupun sebenarnya sudah dimulai dari kemarin, jadi mereka yang pertama menyerahkan,” jelas Jusuf Wowor.

Dalam sesi wawancara bersama media, Frangky Kambey yang didampingi Daud Kirojan mengatakan, ucapan terima kasih menjadi hal pertama yang harus disampaikan kepada warga yang dengan sukarela memberi dukungan lewat KTP hingga jumlah yang terkumpul dapat melampaui angka minimal yang ditetapkan.

Minimal dukungan yang ditetapkan ada di angka 30.385, sedangkan Frangky Kambey dan Daud Kirojan menyerahkan dukungan sebanyak 33.147.

“Tentu terima kasih juga kepada tim sukses kami yang telah bekerja keras siang dan malam untuk memenuhi persyaratan,” ujar Frangky Kambey.

Berasal dari profesi yang independen yaitu dokter, Frangky Kambey dan Daud Kirojan pun akhirnya sepakat untuk masuk lewat jalur perseorangan karena dapat mewakili semua suara masyarakat tanpa membeda-bedakan warna.

Hal tersebut sejalan dengan visi misi yang diusung yaitu sinergitas antara pemerintah kota, provinsi hingga pusat, dimana sinergitas yang berjalan baik akan berdampak pada semua program yang akan direncanakan kedepan.

Untuk saat ini, bakal paslon ini pun belum membicarakan hal yang jauh kedepan, tapi fokus pada proses yang sedang berjalan.

“Apa yang sudah kami laksanakan hingga bisa ada di tahap ini, kiranya bisa membawa kami ke tahapan selanjutnya,” kata Frangky.(*/tim)

KPU Manado resmi buka penyerahan syarat dukungan bakal paslon perseorangan

Sahrul Setiawan
Sahrul Setiawan

manadoterkini.com, MANADO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, secara resmi membukan tahapan penyerahan syarat dukungan bakal calon dan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado melalui perseorangan.

Komisioner KPU Manado Divisi Teknis Penyelenggara, Sahrul Setiawan mengatakan, sesuai tahapan, penyerahan syarat perseorangan dibuka pada pukul 08.00 Wita hingga pada pukul 16.00 Wita.

“Tahapannya dibuka pukul 08.00 – 16.00 Wita. Dan akan dilanjutkan pada besok hari di waktu yang sama juga,’ ujar Sahrul.

Sahrul mengatakan, diketahui ada tiga bakal paslon yang bakal maju perseorangan yakni Franky Kambey dan Daud Kirojan, Sonya Silviana Kembuan dan Troy Pomalingo serta Christianto Poae dan Eddy Terok.

“Ketiga bakal paslon tersebut kata Sahrul, sudah secara resmi menyatakan diri until maju lewat perseorangan dalam Pilkada Kota Manado 2020,” katanya.

Dirinya berharap, kepada para bakal paslon agar dapat memanfaatkan waktu dengan baik seperti yang telah disampaikan pada saat simulasi dan rapat koordinasi pada 17 Februari kemarin.

“Semoga proses tahapan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dan tentunya juga sesuai dengan aturan yang ada,” harapnnya sembari mengimbahu kepada para bakal paslon agar bisa secepatnya menyerahkan segala persyaratan, mengingat nanti ada proses perbaikan. Kalau datang sudah mendekati akhir, kami khawatiran yang muncul adalah waktu yang tidak akan cukup.(*/tim)

110 calon PPK ikuti test wawancara, KPU Manado tunggu tanggapan masyarakat

test PPK
Lima Komisioner KPU Kota Manado, saat melakukan test wawancara kepada calon PPK di Sintesa Peninsula Hotel Manado. (foto:ist)

manadoterkini.com, MANADO – Selama tiga hari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, melaksanakan test wawancara kepada 110 calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Sintesa Peninsula Hotel Manado.

Dalam test wawancara tersebut, 110 calon PPK diwajibkan menjawab pertanyaan-pertanyaan oleh lima komisioner yaitu Jusuf Wowor, Sunday Rompas, Ismail Harun, Moch Syahrul HS, Abdul Gafur Subaer.

“Test wawancara diikuti 110 calon PPK yang sebelumnya telah dinyatakan lulus test CAT,” kata Ketua KPU Manado, Jusuf Wowor, Senin (10/02/2020) di Sintesa Peninsula Hotel Manado.

Wowor menjelaskan, masing-masing calon PPK yang mengikuti tahapan test wawancara diberikan waktu 10 hingga 20 menit untuk menjawab dan memberikan tanggapan apa yang disampaikan oleh lima komisioner KPU Manado.

Tugas dan fungsi sebagai pelaksana pemilu, menjadi materi utama yang harus dijawab oleh para calon PPK termasuk wawasan mereka terkait dengan wilayah kerja nanti.

“Materinya terkait pemahaman soal kepemiluan termasuk integritas dalam menjalankan tugas sebagai badan adhoc di tingkat kecamatan,” jelasnya.

Wowor menambahkan, usai pelaksanaan test wawancara, KPU Manado masih harus menjalankan agenda tanggapan masyarakat tahap kedua kepada para calon PPK.

“Masih ada tanggapan masyarakat tahap kedua. Jika ada keberatan masyarakaat kepada calon PPK disertai bukti-bukti kuat sesuai dengan undang-undang, yang bersangkutan digugurkan,” pungkasnya. (malz)

Pilkada Manado, Olly Buka Peluang Siapapun Gabung PDIP

Olly Dondokambeymanadoterkini.com, MANADO – Ketua DPD PDIP Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menegaskan bahwa Partai berlogo kepala banteng ini tetap membuka peluang siapapun untuk maju sebagai kandidat calon Walikota Manado pada Pilkada 2020.

“PDIP Partai sangat terbuka, siapapun yang mau bergabung, mari kita majukan Sulawesi Utara, ataupun Tomohon, Manado dan semua tempat,” tegas Olly kepada wartawan akhir pekan lalu.

Namun menurutnya, penentuan penetapan calon kepala daerah akan ditetapkan setelah penetapan pengurus DPC dan DPD PDIP yang baru. (Rizath)

Diperintahkan Olly, Dua Kader PDIP Ini Bakal Bertarung di Pilkada Manado

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Konstalasi politik khususnya di Kota Manado bakal seru, bahkan Ketua DPD PDI-P Sulut Olly Dondokambey terang-terangan memerintahkan dua kadernya untuk bersiap-siap bersaing dalam perebutan top eksekutif di Kota Manado.

Roy Roring dan James Sumendap, bakal menjadi calon kuat partai berlogo kepala banteng ini untuk memperebutkan DB 1 A. Padahal masing-masing baru saja duduk sebagai Bupati baik di Minahasa maupun Minahasa Tenggara pada Pilkada lalu.

Entah apa yang ada dibenak Olly yang juga Gubernur Sulut ini, namun yang pasti Olly berharap, calon Wali Kota Manado harus dari PDI-P.

“Calon baiknya harus dari PDI-P, makanya kita harus merebut sebanyak-banyaknya kursi di DPRD agar kita bisa mengusung semua calon kepala daerah dari partai kita (PDI-P). Kalau koalisi-koalisi itu bikin pusing,” tutur Olly pada waktu Kampanye akbar waktu lalu di Lapangan KONI Sari.

Namun dalam kampanye akbar itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey menyebut juga sejumlah nama untuk maju di Pilwako Manado selain kedua nama di atas. Masing-masing Richard Sualang, Andre Angouw. (Rizath)

Gugatan Ditolak, Upaya “Jegal” GSVL-Mor Kandas!

PTUN
Hakim membacakan putusan di PTUN Manado, kemarin

manadoterkini.com, MANADO – Berbagai intrik maupun konsprirasi masih dilakukan untuk mempermalukan/menjegal pasangan GSVL-MOR sebagai pasangan Walikota dan Wakil Walikota Manado pilihan rakyat. Alhasil, kebenaran terungkap di persidangan PTUN Manado, Rabu (31/8/2016) kemarin.

Tak heran, banyak kalangan menilai gugatan yang dilayangkan Syarif Darea tersebut hanya membuang-buang energi alias Cuma beking lelah. “Meski melakukan gugatan menjadi hak setiap warga negara, namun ini gugatan hanya buang-buang energi jo. Karena harus membuang waktu percuma. Sebagian besar warga Manado sudah menerima hasil dari proses demokrasi. Terima jo kwa kong dukung itu program,” sindir Jekson Sulangi warga Minanga Malalayang II kepada manadoterkini.com.

Lanjutnya, sengketa Pilkada Manado telah melalui proses yang cukup panjang di Mahkama Konstitusi. Apalagi ada beberap daerah, bukan hanya Manado.

Sementara itu, Charly Takalamingan mengungkapkan akan hasil Pilkada Kota Manado yang menghasilkan pasangan terpilih Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE (GSVL-Mor) diakuinya sangat dramatis. Bahkan, pasca terpilih berbagai upaya untuk menggagalkan GSVL-Mor memimpin Kota Manado.

Seperti diketahui Sidang dengan agenda putusan diketuai Ceckly Kereh, Hakim Anggota Sanny Pattipeilohy dan Zanira PTUN Manado memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan Syarief Darea (LSM).

Dalam amar putusan dibacakan menyatakan tidak menerima gugatan dari penggugat dan menetapkan penggugat untuk membayar sebesar Rp575.000. Sidang tersebut dihadiri para tergugat dalam hal ini tergugat I Kemendagri, Tergugat II KPU Manado, Tergugat III Pemprov Sulut serta tergugat intervensi GS. Vicky Lumentut dan Mor Dominus Bastiaan.

Sekedar informasi, Arif Darea mengajukan gugatan terkait SK Pengangkatan Walikota Manado dan Wakil Walikota serta tahapan pelaksanaan Pilkada pada tahun 2016. Dalam persidangan beberapa waktu lalu sempat menghadirkan mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra sebagai saksi ahli.(ald)

PTUN Tolak Gugatan Syarief Darea

ptun manado
Syarif Darea saat mendengarkan putusan Hakim di PTUN Manado

manadoterkini.com, MANADO – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado, Rabu (31/8/2016) akhirnya memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan Syarief Darea (LSM). Sidang dengan agenda putusan diketuai Ceckly Kereh, Hakim Anggota Sanny Pattipeilohy dan Zanira, mendapat perhatian warga Kota Manado.

Dalam amar putusan dibacakan menyatakan tidak menerima gugatan dari penggugat dan menetapkan penggugat untuk membayar sebesar Rp575.000. Sidang tersebut dihadiri para tergugat dalam hal ini tergugat I Kemendagri, Tergugat II KPU Manado, Tergugat III Pemprov Sulut serta tergugat intervensi GS. Vicky Lumentut dan Mor Dominus Bastiaan.

Sekedar informasi, Arif Darea mengajukan gugatan terkait SK Pengangkatan Walikota Manado dan Wakil Walikota serta tahapan pelaksanaan Pilkada pada tahun 2016. Dalam persidangan beberapa waktu lalu sempat menghadirkan mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra sebagai saksi ahli.