Hadapi Revolusi Industri 4.0, GSVL teken MoU dengan ITB kembangkan Smart City

manadoterkini.com, MANADO – Perkembangan teknologi revoluasi industry 4.0 menuju society 5.0 siap dihadapi Pemkot Manado dibawa kepemimpinan Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wawali Mor Bastiaan.

manado
Penandatanganan nota kesepahaman antara Walikota Manado GS Vicky Lumentut dengan Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi di Kampus ITB

Meski pondasi kokoh telah disiapkan Walikota GSVL dan Wawali Mor, tetap saja program Manado Smart City terus dilakukan pengembangan, pengelolaan dan masterplan dengan mengandeng Institut Teknologi Bandung (ITB).

Terbukti, Walikota GSVL melakukan penandatanganan Momorandum of Understanding (MoU) dengan Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi di Kampus ITB. “Iya benar, MoU untuk Manado Smart City,” kata Wali Kota GSVL

Terkait kerjasama dalam rangka perencanaan, pengembangan, pengelolaan dan masterplan Manado Smart City. “Banyak hal dalam pengembangan Manado Smart City akan didampingi ITB. Mulai dari hal teknologinya, SDM sampai konsep reguliasinya,” jelas GSVL.

manadoDengan adanya kerjasama tersebut, kedepan dalam mengimplementasikan Manado Smart City, Pemkot akan mempersiapkan sumber daya dan tenaga-tenaga yang inovatif, kompetitif yang memiliki soft skill di bidang pengembangan teknologi.

Dalam pertemuan dengan petinggi ITB ikut disaksikan Kepala Bappelitbang, Liny Tambajong, Kadis Kominfo, Erwin Kontu, Kabag Pemerintahan dan Humas, Sonny Takumansang serta Kabid Aptika Kominfo, Hentje Lombone.(aldi)

Unsrat Tandatangan MoU dengan University Of Bonn Jerman

unsrat
Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA Bersama Rombongan Saat Kunker Ke Jerman (1/4/2019) Foto: Dokumentasi Unsrat

manadoterkini.com, MANADO – Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke University of Bonn, Jerman, dalam rangka penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Museum Alexander Koenig Bonn dan University of Bonn, Senin (1/4/2019).

Adapun kunjungan kerja Rektor Unsrat ke Jerman, turut didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Penganggaran dan Kerjasama Prof. Dr. Ir. Sangkertadi DEA, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Prof. Ir. Farnis Boneka M.Sc, Dekan FMIPA Prof. Dr. Ir. Benny Pinontoan M.Sc dan Ketua Senat Fakultas Teknik Prof. Dr. Ir. Hieryco Manalip M.Sc DEA.

Diketahui penandatanganan ini bertempat di Museum Alexander Koenig Bonn, Jerman.(*/Icad)

Tunjang Program Pemkot Manado, PD Pasar Deklarasikan MoU Bersama BPOM

manadomanadoterkini.com, MANADO – Komitmen Pemerintah Kota Manado memerangi penggunaan bahan makanan berbahaya (Boraks) yang beredar luas di kalangan masyarakat langsung direspon instansi terkaitnya.

Jumat (9/2) sore, bersama Kepala Balai Besar Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) kota Manado Rustyawati Apt. M Kes. Epid dan Kepala Dinas Perindag Meisje Wolah, Direktur Utama PD Pasar Fery menggelar penanda tanganan MoU bersama BPOM selaku instansi terkait untuk memberi kewenangan bagi PD Pasar bersama tim terpadu dalam melakukan pengawasan serta sidak bahan makanan yang beredar di pasar pasar tradisional.

Dipaparkan Keintjem, menanggapi temuan dari BPOM di sejumlah pasar tradisional terkait temuan makanan berupa mie dan bakso mengandung boraks, maka PD Pasar selaku instansi terkait di bawah naungan Pemerintah Kota melakukan kerja sama dengan BPOM agar nantinya PD Pasar bisa terlibat langsung dalam di lapangan mengawasi beredarnya bahan bahan makanan berbahaya bagi masyrakat.manado

“Selaku instansi yang memberi kewenangan bagi para pedagang untuk berjualan di pasar pasar tradisional maka kami berharap apa yang dijual oleh para pedagang tersebut aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat” Ujar Keintjem.

Hal tersebut juga mendapat respon dari Kepala Balai Besar BPOM, “Kami memberikan apresiasi atas kerjasama yang baik dari PD Pasar, kami juga menghimbau para pedagang maupun produsen untuk tidak menggunakan bahan bahan yang berbahaya bagi makanan” tutur Rustyawati.

Keintjem mengingatkan lagi bagi para pedagang dalam waktu dekat PD Pasar bersama tim terpadu akan melakukan sidak di pasar pasar, apabila ditemukan lagi ada yang menggunakan boraks maka ada sanksi berupa larangan berjualan di seluruh pasar tradisional di kota Manado. (angky)

Awasi Dandes, Pemkab dan Polres Minsel Tandatangani MoU

manadoterkini.com, AMURANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) bersama Polres Minsel secara resmi menandatangani naskah Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman tentang pengawasan dan pencegahan permasalahan dana desa (Dandes) pada Rabu (15/11) tadi malam di aula Waleta Kantor Bupati Minsel.Tetty

Penandatangan MoU ini dilakukan antara Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dan Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH SIK MSi ini disaksikan langsung oleh Wakil bupati (Wabup) Minsel Franky Donny Wongkar SH, Kajari Minsel, Kepala Pengadilan, Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan MSi, Wakapolres Minsel Kompol Prevly Tampanguma SH, Pejabat Utama, Kapolsek, seluruh personil bhabinkamtibmas, bersama seluruh Camat, Hukum Tua (Kumtua), BPD dan Perangkat Desa.

Dalam sambutannya, Bupati Christiany Euginia Paruntu, SE, mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya acara penandatanganan nota kesepahaman ini sambil berharap terciptanya sistem keuangan desa yang transparan dan akuntabel. “Keuangan desa harus dikelola secara transparan serta akuntabel atau dapat di pertanggungjawabkan,” ungkap Tetty sapaan akrab Bupati Minsel ini.MInsel

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana, SH SIK MSi, menyampaikan akan mengoptimalkan fungsi dan peran personil bhabinkamtibmas dalam upaya pengawasan serta pendampingan terhadap para Kumtua yang ada di desa-desa dalam kaitan pengeloaan Dandes yang baik dan benar sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada.

“Kita berupaya seoptimal mungkin mengawal, mengawasi serta melakukan upaya pendampingan terhadap para Kumtua dalam pengelolaan Dandes menuju masyarakat desa yang sejahteta,” tandasnya.(dav)

Bupati Minsel Tandatangani MoU Pengadaan CPNS Penyuluh Pertanian Dengan Kementan RI

bupati minselmanadoterkini.com, JAKARTA-Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE Bersama bupati/walikota se-Indonesia pada Jumat (2/9) siang tadi menandatangani nota kesepahaman atau memorendum of understanding (MoU) pengadaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) penyuluh pertanian dari pelamar Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL-TB) di Audotoriuam F Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Jakarta Selatan.

Acara penandatanganan MoU dilakukan langsung antara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pertanian ini, disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman.

Salah satu item yang menjadi penekanan dalam MoU antara Kementerian Pertanian dan Bupati, adalah meningkatan status THL-TB penyuluh pertanian untuk diusulkan dalam proses pengadaan CPNS, melalui proses seleksi oleh Kementerian Pertanian RI.

Salah satu ketentuan untuk mengikuti proses pengadaan CPNS ini minimal berusia 35 tahun pada 31 Desember 2016.

“Kami berharap semua penyuluh pertanian di Minsel bisa diangkat menjadi CPNS. Tentunya harus melalui proses seleksi sangat ketat yang akan dilakukan oleh Kementerian Pertanian RI,” ujar Tetty sapaan akrab bupati Minsel ini.

Pada penandatanganan MoU pengadaan CPNS penyuluh pertanuan ini Bupati Minsel didampinggi oleh Kepala BP4K Minsel yang juga Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Frangky Tangkere dan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel Drs Roy Tiwa.(dav)

Kejari Dan DPRD Tomohon Tandatangani MoU Tentang Masalah Hukum

MoU DPRD Tomohon dan KejariMTerkini.com, TOMOHON-Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menjalin kerjasama dalam rangka mengangani masalah hukum yang ada di Kota Tomohon.

Hal tersebut dibuktikan dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang dilakukan oleh Kejari dan DPRD Tomohon di Lanosa Guest House Walian, Kamis (18/2).

Kepala Kejari Tomohon Muhamad HK Noor SH MH kepada sejumlah wartawan menyampaikan bahwa, penadatanganan MoU tersebut dilakukan karena pihaknya bersama DPRD siap memberantas masalah Hukum yang ada di Tomohon.

“Ini juga dilakukan untuk menekan angka KKN yang terjadi dilingkup Pemkot Tomohon dan hal ini sebagai pendampingan hukum untuk proses di bidang perdata dan PTUN,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tomohon Ir Miky Junita Wenur yang didampingi Sekretaris Dewan Andrikus Wuwung mengatakan, dasar aturan yang mengatur jika ditemui terkait hukum antara pemerintah kota maupun dewan sebagai lembaga DPRD kajian hukum agar dalam melaksanakan kepastian hukum berharap MoU yang mereka lakukan bersama Kejari bisa menekan angka pelanggar hukum di Tomohon, baik dari pihak Legislatif maupun Eksekutif.

“DPRD Sebagai Lembaga Pengawasan dari Pemerintahan mewakili masyarakat harus paham aturan hukum karena fungsi pengawasan ini menentukan berhasil tidaknya pembangunan kota Tomohon termasuk dalam bidang hukum,” jelasnya. (efd)

MTerkini.com, AMURANG – Penjabat Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Ir Rene Hosang Msi, menghadiri acara penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka Gerakan Optimalisasi Penanaman Padi, Jagung dan Kedelai Tahun 2016 yang berlangsung di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Manado, Selasa (12/1).

“Semoga dengan penandatanganan MoU ini, Saya berharap agar para petani bisa lebih giat lagi melakukan penanaman terhadap Padi, Jagung dan Kedelai pada tahun 2016 ini,” ujar Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey SIP kepada manadoterkini.com, mengutip penyataan Bapati Minsel.

Lanjut Mamangkey, penandatangan MoU tersebut dilakukan antara Penjabat Bupati Minsel dengan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR Soni Sumarsono MDM bersama para Bupati dan Walikota yang ada di Sulut.

Lanjutnya, dengan ditandataganinya MoU tersebut, kiranya dapat terjalin koordinasi, sinergi, integrasi dan sinkronisasi kegiatan penanaman Padi, Jagung dan Kedelai.

Sementara itu dalam sambutan, Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono MDM berharap kepada Bupati/Walikota untuk melakukan kegiatan blusukan ke lapangan dan menemui petani yang ada dengan metode latihan dan kunjungan, sehingga para petani layak untuk mendapatkan tujuan dan sasaran keberhasilan penyelanggaraan system penyuluhan tersebut.

Gubernur Sulut juga menyerukan kepada seluruh undangan yang hadir untuk “Kerja, Kerja, Kerja ” seperti yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Dan sontak semua undangan yang hadir bertepuk tangan kepada Gubernur Sulut. “Semoga kedepannya Sulut dapat terus maju dalam bidang Pertanian,” tandasnya.(dav)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Menghadapi masyarakat ekonomi asean, Pemkot Bitung terus mempersiapkan diri dengan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan tranpil. Untuk itu, saat Penandatangan Perjanjian Kerja Sama atau Momerandum of Understanding (MoU) antara SMK Negeri 3 Bitung dengan PT Kelapa Dua Permai dan PT Unggul Sejati Abadi.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Drs. Edison Humiang, M.Si didampingi Staf ahli bidang pemerintahan Drs. Oktavianus Tumundo, Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kota Bitung Eddy Oboth, mengingatkan seluruh siswa untuk mempersiapkan diri dengan ilmu pengetahuan guna menghadapi masyarakat ekonomi asean. “Persiapkan diri kalian untuk menghadapi masyarakat ekonomi asean. SDM yang berkualitas dan trampil menjadi modal menghadapi persaingan kedepan. Raihlah cita-cita setinggi langit. Jadilah kebanggaan orang tua,”ungkap Humiang.

Sekda atas nama Pemkot Bitung berterima kasih atas kemitraan kedua perusahan melalui kerjasama dengan dunia pendidikan tersebut. “Terima kasih atas kemitraan kedua perusahaan ini, dengan kerjasama ini nantinya siswa melalui praktek kerja lapangan bisa mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan disiplin ke dunia industri, “tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Bitung Julius Talimbekas, menuturkan penandatangan MoU dengan kedua perusahaan ini dalam rangka membangun kerjasama dengan dunia industri dan penerapan ilmu pengetahuan. “Terima kasih kepada kedua perusahaan ini yang turut andil membangun pendidikan melalui kerjasama,”tandasnya

Diketahui penandatangan MoU PT. Kelapa Dua Permai Bitung diwakili GM. Ang Soe Tek dan PT. Unggul Sejati Abadi yang diwakili GM. Hasanuddin B. Noer.(tim)

Pemprov Sulut Teken MoU Dengan Bank Indonesia

gubenur SHS Gubernur SHS

SULUT, (manadoterkini.com) – Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Harry Sarundajang Selasa (23/6) baru-baru ini, teken Memorandum Of Understanding (MOU) mengenai Program Elektronifikasi Transaksi Keuangan Pemerintah Daerah dan Keuangan Inklusif (PEKI), di Ruang Wale Tondano Kantor Perwakilan Bank Indonesia Manado

Penandatanganan Nota Kesepakatan ini dilaksanakan oleh pihak Perwakilan BI Provinsi Sulut dengan Pemprov Sulut, DPRD Sulut, Polda Sulut, Pemkot Manado, dan Pemkab Kepulauan Sitaro.

SHS mengatakan Penandatangan Nota Kesepakatan ini mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan perekonomian Sulut.

Dengan ini nantinya akan tercipta budaya elektronifikasi dan keuangan inklusif, sehingga masyarakat dapat lebih mudah melakukan transaksi keuangan serta dapat langsung berhubungan dengan Bank atau Lembaga Keuangan.

“Hal ini perlu diwujudkan guna menciptakan sistem pembayaran yang efisien, aman, dan andal dengan menunjung tinggi aspek perlindungan konsumen, serta memperhatikan perluasan akses dan kepentingan nasional,” tandas Sarundajang.

Gubernur menghimbau agar setiap stakeholders pembangunan untuk dapat terus mengembangkan kapasitas berbagai sektor yang memegang peranan penting dalam pembangunan daerah, guna memantapkan Sulawesi Utara sebagai mesin ekonomi baru Indonesia dalam arus perdagangan dunia.

Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Sulut Drs Steven Kandouw, Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung SH, Danrem 131 Santiago Binarko Suhantyo, Kajati Sulut Teuku M Syahrizal SH, Danlanudsri Manado Kol Penerbang Djoko Tjahjono SE, Ketua Pengadilan Tinggi Sulut Mabruq Nur SH MH, Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Luctor Tapiheru, Bupati Sitaro Toni Supit SE MM, Sekkot Manado Haefrey Sendoh, serta Para Pimpinan Perbankan se Sulut yang hadir.(alfa)

KPU Bitung Akhirnya Terima Dana Hibah dari Pemerintah Kota

bitung
Penandatanganan MoU dana hibah Pilkada Kota Bitung

BITUNG, (manadoterkini.com) – KPU Bitung akhirnya menerima dana hibah dari Pemkot Bitung, menyusul Senin (4/5) dilakukan penandatanganan Memoradunm of Understanding (MoU) oleh Walikota Hanny Sondakh dengan Ketua KPU Sammy Rumambi. Anggaran sebesar Rp 14. 365.689.000 (Empat Belas Miliar Tiga Ratus Enam Puluh Lima Enam Ratus Delapan Puluh Sembilan Ribu Rupiah) akan diserahkan dalam dua tahap.

“Untuk tahap pertama akan diserahkan tahun ini sebesar Rp. 13.064.800.000 (Tiga Belas Miliar Enam Puluh Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah-red), sedangkan sisanya Rp. 1.300.899.000 (satu miliar tiga ratus juta delapan ratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah-red) diserahkan tahun 2016,” ujar Rumambi

Tak ayal, dengan adanya dana hibah tersebut, dipastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota Bitung yang akan digelar pada 9 Desember 2015 akan berjalan lancar dan sukses.

Sondakh menyampaikan dengan diserahkannya dana hibah ini, berarti kota Bitung siap melaksanakan Pilkada tanggal 9 Desember 2015.

“Pihak KPU bersama Banwaslu Kota Bitung segera mempersiapkan Pilkada Kota Bitung dengan sebaik-baiknya, “ katanya.(aln)