Pilhut 63 Desa di Minsel Digelar Serentak

minsel
Efer Poluakan

manadoterkini.com, AMURANG – Pemilihan Hukum tua (Kumtua) serentak di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akan digelar tahun ini. Penyelenggaraan bakal dilaksanakan di 63 desa. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Drs Efert Poluakan.

Dia mengatakan bahwa, Pilhut serentak direncanakan digelar Oktober. Namun pihaknya menunggu perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Desa. “Iya, itu tergantung pada perubahan Ranperda,” katanya.

Soal Anggaran menurut Poluakan mengatakan telah dianggarkan pada APBD. “Itu sudah tertata pada APBD Minsel 2018,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE menyebutkan, pelaksanaannya harus berkualitas. Serta tanpa menggunakan praktik politik uang. “Pola pikir jika Pilhut itu menggunakan politik uang harus dihilangkan. Pelaksanaannya harus benar-benar berkualitas. Sehingga melahirkan pemimpin yang berkualitas,” tegasnya.

Dia pun memerintahkan seluruh instansi teknis dapat mewujudkan pesta demokrasi tingkat desa itu lebih profesional. “Akan saya kawal penyelenggaraannya. Supaya tidak ada oknum calon yang menggunakan politik uang,” tandasnya.(dav)

manadoterkini.com, AMURANG – Pelaksanaan pemilihan Hukum tua (Kumtua) serentak tahap II yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan April ini kembali tunda. Dan nantinya akan dilaksanakan pada bulan akhir tahun ini.

Hal tersebut dismpikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Drs Efer Poluakan kepada manadoterkini.com.

Menurut Poluakan mengatakan bahwa, saat ini konsentrasi pemerintah dan aparat keamanan penyebabnya ada pelaksanaan pilkada di beberapa daerah tetangga. Kata dia, pilhut digelar paling lambat awal Desember.

“Bila lebih cepat akhir November. Draft SK panitia sudah di meja Bupati. Ketua Panitia Pak Asisten I,” katanya.

Lanjut Dia, peserta yang akan ikut pilhut tahun ini ada 63 desa. 46 di antaranya telah dan akan mengakhiri jabatan sementara 17 sisanya, Februari tahun depan.

“Jadi mereka yang masih menjabat harus cuti. Sekarang sudah lebih dari 20 jabatan Kumtua yang di isi penjabat,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Kabid Pemberdayaan Desa (Pemdes) Altin Sualang SSTP MAP, pilhut serentak tahap terakhir nanti digelar 2020 mendatang.

“Tugas panitia nanti tinggal menyelenggarakan. Kalau ada perubahan sesuai kajian panitia, pasti disesuaikan pada perubahan,” tambahnya.(dav)

manadoterkini.com, AMURANG-Setelah mengalami penundaan, Pemilihan hukum tua (Pilhut) Desa Pakuure Kecamatan Tenga dipastikan siap dilaksanakan Selasa (4/10) hari ini. Demikian disampaikan Kepala BPMPD Drs Benny Lumingkewas melalui Kabid Pemerintahan dan Desa (Pemdes) BPMPD Minsel Altin Sualang SSTP kepada manadoterkini.com Senin (3/10) kemarin.

“Untuk Pilhut Desa Pakuure saat ini tahapan pemilihan memasuki masa tenang, dimana para calon kumtua dan pendukungnya tidak lagi melakukan kegiatan sosialisasi ataupun kampanye,” ujar Sualang.

Dia juga optimis pemilihan Kumtua di Desa Pakuure akan berjalan aman dan lancar.

“Saat ini tidak ada lagi masalah, Pilhut siap digelar dan kondisi desa dalam keadaan aman. Sebab pemilihan ini sudah lama ditunggu-tunggu setelah sebelumnya sempat tertunda,” tandasnya.

Adapun dalam pertarungan ini ada empat nama calon kumtua yang akan mengikuti Pilhut di Desa Pakuure diantaranya calon invumbent Polke Sangian dengan nomor urut 4.(dav)

Pasca Pilhut Desa Wanga, Dua Pendukung Calon Jadi Dikeroyok, Diduga Dilakukan Pendukung Berinisial DP

minsel
Salah satu korban pengeroyokan di Desa Wanga

manadoterkini.com, AMURANGPasca pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di 48 Desa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), situasi politik di Desa Wanga Kecamatan Motoling Timur rupanya tidak langsung aman. Buktinya pada Kamis (1/9) tadi malam, dua pendukung dari calon jadi Frangky Pondaag yakni Eky Jacob (41) dan Meidy Timporok warga Desa Wanga dikeroyok oleh pendukung dan calon Kumtua (Calon tidak jadi-red) DP alias Dekroli warga yang sama.

korbanAkibatnya, Eky Jacob mengalami sejumlah luka lebam di bagian muka hingga nyaris tak sadarkan diri akibat dipukul oleh DP dan pendukungnya.

Begitu juga Michael Timporok dia mengalami luka lebam di bagian muka dan badan hanya saja Michael hanya dirawat di Puskesmas Motoling berbeda dengan Eky Jacob dia harus dilarikan ke Rumah Sakit Kalooran Amurang akibat tidak sadarkan diri.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum manadoterkini.com, mengatakan, sebelum kejadian kedua korban bersama para pendukung sedang merayakan pesta kemenangan dirumah calon terpilih yakni Frangky Pondaag di Desa Wanga, tak berselang lama keduanya pamit untuk pergi ke rumah teman mereka, saat melintas didepan rumah calon tidak jadi yakni DP, massa pendukung DP menghalangi mereka hanya saja tidak terjadi apa – apa, dan pada saat pukul 11:30,WITA kedua korban berpamitan kepada teman mereka untuk pulang ke rumah mereka masing – masing, keduanya memilih jalan lain, hanya saja saat mereka keluar dari jalan yang mereka lewati, kedua korban langsung dihadang oleh DP dan pendukungnya, tidak hitung tiga DP dan pendukungnya langsung mengeroyok kedua korban hingga babak belur.

“Saat kami akan pulang, mereka rupanya sudah menjaga dijalan di mana akan kita lewati, ketika saya tanya ada apa ini, salah satu dari mereka dan DP langsung memukul kami hingga saya tidak tidak sadarkan diri, saya baru sadar saat sudah berada di rumah sakit,” ujar Eky bersama Michael saat ditemui di Rumah Sakit Kalooran Amurang.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SH SIK MSi saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Motoling AKP Denny Rantung yang didampingi Kanitreskrim Polsek Motoling Maxi Sariowan membenarkan kejadian tersebut.

“Laporannya sudah kami terima dan siapa pelaku itu masih kita selidiki dengan memanggil beberapa saksi,” tukasnya.(dav)

Wabup dan Kapolres Pantau Langsung Pilhut di Minsel

Minselmanadoterkini.com, AMURANG-Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) secara serentak di 48 Desa, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Rabu (31/8) rupanya menjadi perhatian khusus Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati (Wabup) Minsel Frangky Donny Wongkar SH, bersama Kapolres AKBP Arya Perdana SH SIK MSi.

Pasalnya, disaat Pilhut sementara berlangsung, Bupati yang diwakili Wabup Minsel Frangky Donny Wongkar SH yang di dampinggi Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan MSi, Asisten I Drs Ben Watung MSi, Kaban BPMPD Drs Benny Lumingkewas, Kabag Ekonomi Adrian Sumuweng dan Kapolres Minsel serta Pabung Arins Siging turun langsung memantau pelaksanaannya, serta menemui langsung para calon Hukum Tua (Kumtua) terpilih dan yang belum terpilih.

minselMereka memantau langsung jalannya pencoblosan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di desa-desa yang menyelenggarakan Pilhut. Dan usai pelaksanaan Pilhut, Wabup dan rombongan langsung turun menyambangi rumah-rumah calon yang terpilih menyampaikan ucapan selamat.

“Kepada calon Kumtua yang terpilih, saya ucapkan selamat, dan saya harap dapat terus menjalin hubungan lain dengan mereka yang belum berkesempatan terpilih, tugas anda sekarang menyatukan seluruh warga desa, tidak ada lagi perbedaan dukungan, sekarang saatnya dukung pembangunan desa dan pemerintah desa ke depan, agar lebih baik lagi,” pinta Wongkar melakukan pemantauan.

Tidak hanya itu, Wongkar juga memberikan semangat dan motivasi kepada calon yang belum beruntung atau tidak terpilih.

“Mari kita jangan berkecil hati, kita harus menerima hasil pilhut,” ujarnya.(dav)

Bahas Pilhut dan PBB, Wabup Kumpul Camat se- Minsel

Rakor, Minsel
Wabup Minsel Franky Wongkar kumpul Camat

manadoterkini.com, AMURANG – Terkait realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pemilihan Hukum Tua (Kumtua), Rabu (13/7/2016) Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH mengupulkan para Camat se-Minsel. Rapat Koordinasi (Rakor) yang diikuti 17 Camat tersebut dilaksanakan di ruang rapat Wabup lantai 3 kantor Bupati Minsel.

Dalam Rakor tersebut Wongkar menyampaikan, PBB merupakan salah satu faktor pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup pontensial. “Nantinya, PBB ini juga akan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Karena itu, Dia berharap kepada seluruh masyarakat untuk sadar membayar pajak. “Dengan kita membayar pajak, itu sama saja kita mendukung program pemerintah dan membantu pembangunan di Kabupaten Minsel,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam waktu dekat ini, Pemkab Minsel diperhadapkan dengan pemilihan Kumtua. Apalagi dalam pemilihan tersebut Dia meminta agar para Camat terus memantau jalannya Pilhut, agar saat Pilhut nanti di Desa yang melaksanakan Pilhut tetap aman dan damai.

“Para Camat juga, Saya minta agar terus melakukan kordinasi dengan para penjabat Kumtua, supaya pada hari H nanti Pilhut tetap berjalan aman dan kondusif,” pintanya.(dav)

manadoterkini.com, AMURANG – Guna mengedepankan netralitas menghadapi pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut), panitia pemilihan dihimbau untuk menghindari hubungan khusus dengan calon tertentu.

Menurut Ketua Panitia Pilhut Desa Malenos Baru Dolvie Tutu SE bahwa, panitia pelaksana menjadi kunci suksesnya pemilihan dimasing-masing desa yang akan melaksanakan Pilhut serentak. Khususnya pelaksanaan tahapan Pilhut di Desa Malenos Baru, Tutu yang kesehariannya juga merupakan Anggota KPU Minsel menegaskan bahwa, selaku Ketua Panitia Pilhut dirinya telah menghimbau para panitia yang lain untuk menjaga netralitas, dan menghindari intervensi calon manapun.

“Untuk itu, jika nantinya telah ada calon kumtua yang mendaftar, para panitia dilarang memihak bahkan minum kopi sekalipun bersama calon tertentu,” ujarnya.

Dibagian lain Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Minsel Drs Benny Lumingkewas mengungkapkan bahwa, tahapan pendaftaran calon kumtua akan dimulai tanggal (5/7) pekan depan. Terkait pelaksanaan Pilhut serentak di 49 Desa di Minsel, selain Panitia Pilhut, juga dihimbau para Penjabat Kumtua maupun pemerintah desa yang ada agar tidak memihak ataupun ada intervensi bagi penyelenggara Pilhut.(dav)

Astaga..! Hasil Penjaringan Balon Kumtua Desa Kema III Dibatalkan

minut
Sammy Rompis

manadoterkini.com, AIRMADIDI-Bakal calon (Balon) hukum tua (Kumtua) yang akan bersaing menjadi orang nomor satu di Desa Kema III, harus rela mengikuti tahapan pemilihan hukum tua (Pilhut) mulai dari awal lagi. Pasalnya hasil penjaringan Balon Kumtua dibatalkan, karena terjadi terjadi kesalahan.

Akan hal ini, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Minut Sammy Rompis mengatakan, keputusan ini diambil saat rapat bersama yang digelar oleh Pemkab Minut pada Kamis lalu, yang dihadiri oleh panitia desa, panitia kabupaten, pimpinan dewan, komisi A, camat dan kumtua.

“Ibu Bupati (Vonnie Anneke Panambunan,red), secara resmi meminta pertimbangan hukum kepada Kejari Airmadidi terkait balon kumtua, dan sudah langsung menerima jawaban berupa dokumen pendapat hukum (Legal Opinion). Dan isi dokumen menyatakan surat keterangan lulus yang dimiliki oleh balon, bukanlah surat pengganti ijasah yang bisa digunakan sebagai persyaratan pendaftaran, juga terkait legalisir ijasah dan masalah kesehatan dari balon kumtua,” ungkap Rompis kepada wartawan belum lama ini.

Lanjutnya, panitia desa akhirnya menerima keputusan ini, karena mereka mengakui ada kesalahan dalam penjaringan bakal calon. Dan atas dasar pertimbangan pendapat hukum dari kejari tersebut, maka diputuskan untuk membatalkan demi hukum keempat bakal calon yang sebelumnya telah diloloskan oleh panitia desa.

“Dengan dibatalkannya tahapan yang sudah digelar oleh panitia Desa Kema III, maka kemudian akan dibuka kembali tahapan baru yang dimulai dari penjaringan Balon Kumtua. Dan kemungkinan tahapan baru Pilhut Desa Kema III ini, selesai perayaan Lebaran (Idul Fitri) nanti,” ujar Rompis.

Sementara itu, hasil dari rapat ini langsung disampaikan Camat Kema Jack Paruntu SE, kepada Penjabat Kumtua Desa Kema III Herry Sendow dan kepada bakal calon yang sudah sempat diloloskan pada tahapan sebelumnya.

“Kami sudah langsung menyampaikan hasil rapat tersebut, dan sudah diterima oleh kumtua dan bakal calon. Dimana, keputusan penjaringan sebelumnya dibatalkan demi hukum, agar nanti kemudian hari tidak menimbulkan polemik baru,” kata Paruntu.(Pow)

Pilhut Desa Wori dan Kema III Belum Bisa Dipastikan, Bahoi Digelar 23 Mei

minutmanadoterkini.com, AIRMADIDI – Pelaksanaan pemilihan hukum tua (Pilhut) Desa Wori Kecamatan Wori dan Kema III Kecamatan Kema, belum bisa dipastikan. Sementara untuk Desa Bahoi Likupang Barat akan dilaksanakan pada 23 Mei mendatang.

“Untuk Desa Wori dan Kema III belum bisa dipastikan jadwal pelaksanaannya. Dan di Wori kami masih akan mengadakan rapat dengan pihak Kecamatan, sedangkan di Kema III sudah memasuki penetapan calon,” ungkap Kepala BPMPD Minut Sammy Rompis, belum lama ini.

Sementara itu, menurut Rompis, Calon Hukum Tua (Kumtua) Desa Bahoi sudah ada dua peserta. Jadi, pelaksanaan Pilhut di desa tersebut sudah bisa dilakukan.

“Di Desa Bahoi sudah bisa dilaksanakan Pilhut, karena sudah sesuai aturan, yakni lebih dari satu calon. Dan direncanakan, pelaksanaannya akan digelar pada 23 Mei mendatang,” ujarnya.

Diketahui, pelaksanaan Pilhut tiga desa tersebut tidak dilaksanakan serentak dengan 53 desa lainnya, karena mengalami sedikit permasalahan, baik dari jumlah calon maupun masalah keamanan.(Pow)

DPRD Minsel Paripurnakan Ranperda Pilhut dan ADD

amurang
Rapat penetapan Pilhut dan ADD Minsel

AMURANG, (manadoterkini.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama pihak eksekutif Kabupaten Minahasa Selatan (Minse) Selasa (10/2), mengelar rapat paripurna penetapan tata cara pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dilaksanakan di ruang rapat kantor DPRD Minsel Desa Teep, Kecamatan Amurang Barat.

Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Minsel Frangky Lelengboto dihadiri langsung oleh Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, Wakil Bupati Minsel Drs Sony F Tandayu, Sekdakab Minsel, Drs Danny Rindengan Msi, anggota DPRD Minsel, dan kepala-kepala SKPD serta para Camat yang ada di Minsel.

Dalam rapat tersebut selain dilakukan pembicaraan tingkat satu terhadap Ranperda pemilihan Kumtua dan ADD. DPRD Minsel juga lakukan penetapan keputusan DPRD tentang rencana kerja tahunan DPRD tahun 2015.

” Salah satu ketentuan adalah calon Kumtua tidak diperkenankan lagi suami atau istri dan anak mencalonkan diri sebagai calon Hukum Tua,” ungkap Wakil Ketua DPRD Minsel, Frangky Lelengboto.

Lebih lanjut, dalam rapat paripurna DPRD Minsel, kelima fraksi menyetujui penetapan Ranperda terkait pemilihan Kumtua dan Alokasi Dana Desa untuk dilanjutkan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku.

Sementara itu Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, SE dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD yang mensuport pelaksanaan penetapan Ranperda Pilhut dan ADD.

“Tentunya apa yang menjadi tanggapan fraksi akan dikaji dan disesuaikan dengan anggaran yang ada. Diantaranya, terkait pembayaran tunjangan perangkat desa tahun 2014,” ungkap istri tercinta dari Kristovorus Deky Palinggi SE ini.(dav)