Tahun 2019 Penentuan Keberhasilan RPJMD Manado 2016-2021

manadomanadoterkini.com, MANADO – Walikota Manado, Dr. G.S.Vicky Lumentut saat menyampaikan tahun 2019 merupakan tahun yang menentukan keberhasilan pelaksanaan perencanaan yang tertuang dalam RPJMD Kota Manado 2016- 2021.

“Tahun ini merupakan tahun-tahun yang menentukan RPJMD 2016-2021, dimana pada tahun 2021 merupakan tahun transisi. Tugas saya menghantarkan RPJMD ini” kata Walikota saat Musrenbang di Ruang Serbaguna .

“Saya harapkan semua perencanaan yang dibuat tetap mengacu pada RPJMD Kota Manado 2016-2021, dengan penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan.” tegas Walikota.

Lanjutnya, Walikota Vicky Lumentut menitipkan beberapa hal menjadi bagian dalam Penyusunan RKPD Kota Manado 2020.

“Tahun ini dan tahun 2021 merupakan tahun pemilu baik pemilihan Presiden dan DPR, dan kedepan pemilihan kepala daerah. Kita (Pemkot Manado) harus menyukseskan kegiatan pemilu ini. Jadi saya harapkan teman-teman bapelitbang untuk memperhatikan ini.” ujarnya.

Selain Pemilu, peningkatan sumber daya manusia, keamanan dan ketertiban, pembangunan infrastruktur kota, dan pengelolaan persampahan menjadi perhatian penting Walikota.

“Peningkatan Sumber Daya Manusia, kita harus menginvestasikan banyak dalam bidang ini untuk membuat Manado lebih baik, jadi dalam penyusunan RKPD harus disiapkan” Kata Walikota (

Perencanaan Kota Manado Tetap Mengacu Pada RPJMD

musrenbangmanadoterkini.com, MANADO – Tahun 2019 merupakan tahun yang menentukan keberhasilan pelaksanaan perencanaan yang tertuang dalam RPJMD Kota Manado 2016- 2021. Demikian diungkapkan Walikota Dr GS Vicky Lumentut saat membuka Musrenbang RKPD 2020 Kota Manado, di Ruang Serba Guna Kantor Walikota Manado, Selasa (26/3/2019).

“Tahun ini merupakan tahun-tahun yang menentukan RPJMD 2016-2021, dimana pada tahun 2021 merupakan tahun transisi. Tugas saya menghantarkan RPJMD ini,” kata Walikota GSVL.

“Saya harapkan semua perencanaan yang dibuat tetap mengacu pada RPJMD Kota Manado 2016-2021, dengan penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan,” tegas Walikota.

Lanjutnya, Walikota Vicky Lumentut menitipkan beberapa hal menjadi bagian dalam Penyusunan RKPD Kota Manado 2020.

“Tahun ini dan tahun 2021 merupakan tahun pemilu baik pemilihan Presiden dan DPR, dan kedepan pemilihan kepala daerah. Kita (Pemkot Manado) harus menyukseskan kegiatan pemilu ini. Jadi saya harapkan teman-teman bapelitbang untuk memperhatikan ini,” ujarnya.

Selain Pemilu, peningkatan sumber daya manusia, keamanan dan ketertiban, pembangunan infrastruktur kota, dan pengelolaan persampahan menjadi perhatian penting Walikota.

“Peningkatan Sumber Daya Manusia, kita harus menginvestasikan banyak dalam bidang ini untuk membuat Manado lebih baik, jadi dalam penyusunan RKPD harus disiapkan,” kata Walikota.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Walikota Manado, Ketua DPRD Kota Manado, Perwakilan Bappeda Provinsi Sulut, Perwakilan Kejaksaan Tinggi, LSM, Tokoh masyarakat, Akademisi, dan para Kepala PD Kota Manado.(aldi)

Pemkab Minsel Gelar Musrembang Penyusunan Perubahan RPJMD 2016-2021

minselmanadoterkini.com, AMURANG-Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (P-RPJMD) 2016-2021 Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), wajib hukumnya untuk dilakukan penyesuaian tentang visi dan misi Bupati.

Untuk progres yang mengarah, pihak Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan (Bapelitbang) Minsel usai menggelar Focus Group Discussion beberapa waktu lalu dilanjutkan dengan rapat koordinasi pemantapan perencanaan pembangunan lintas sektor yang juga menghadirkan Pemateri dari Bapelitbang Provinsi.

“Disamping itu juga agar ada sinkronisasi program daerah dan pemerintah provinsi untuk revisi RPJMD,” ujar Sekertaris Bapelitbang Minsel Tertius Ulaan ST MT.

Lanjut Dia, dalam Musrembang yang digelar ada hasil presentasi masing masing Satuan Perangkat Daerah (PD) yang tidak sesuai langsung dikoreksi tim ahli dari provinsi.  “Selain dikoreksi langsung diberikan arahan,” ungkap Ulaan.

Dalam kesempatan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE mengatakan, penyusunan reivisi RPJMD adalah kegiatan yang strategis bermuara pada pembentukan peraturan daerah tentang revisi RPJMD tahun 2016-2021.

“Ini penting dan menjadi acuan dan menjadi pedoman dalam penyusunan Renstra setiap PD,” jelas Bupati saat memberikan sambutan pada Musrembang tersebut.

Sebelumnya, Perda RPJMD tersebut memang belum menyesuaikan dengan PP No 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah.

“Itulah kenapa perlu ada revisi untuk menyesuaikan dengan nomenklatur perangkat daerah,” kata Tetty sapaan akrab bupati dua periode ini.

Dalam Musrembang yang digelar, pihak Bapelitbang Minsel ini menghadirkan nara sumber dari tim Monitoring Evaluasi Bapelitbang provinsi, Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi Bapelitbang dan salah satu Dosen dari Unsrat.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE, sejumlah anggota DPRD Minsel, Kepala – keapal PD yang ada dilingkup Pemkab Minsel, para camat, lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama serta para undangan lainnya.(dav)

Pemkab Minsel Gelar FGD dan Konsultasi Publik Penyusunan Perubahan RPJMD

Franky Wongkar
Wabup Minsel Franky Wongkar SH

manadoterkini.com, AMURANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Minsel, Kamis (2/3) siang tadi menggelar Fokus Group Discussion (FGD) dan konsultasi publik dalam rangka penyusunan perubahan RPJMD Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Minsel Tahun 2016-2021.

FGD yang dilaksanakan di lantai IV Kantor Bupati Minsel ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Minsel Franky Donny Wongkar SH.

Dalam sambutan Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE yang dibacakan Wabup Minsel Franky Donny Wongkar SH menyampaikan bahwa, FGD ini penting dilaksanakan dalam upaya mengumpulkan informasi dari berbagai pihak seperti pemerintah kecamatan, SKPD, pelaku usaha, tokoh masyarakat, LSM dan sebagainya untuk kesempurnaan RPJMD Kabupaten Minsel masa lima tahun mendatang.

“Mari kita bersama-sama memberikan masukan untuk kebaikan daerah lima tahun kedepan,” ajaknya.

Lanjut Dia bahwa, saat ini terjadi penurunan pendapatan APBD di sektor dana bagi hasil (DBH). Namun disatu sisi pendapatan dana desa meningkat.

“Disini perlu peran Camat agar ikut mengawasi dana desa sehingga penggunaan dana desa tidak menyimpang,” pintanya.

Dia menjelaskan, dengan semakin menurunnya penerimaan dana DBH maka yang diharapkan kedepan pembangunan akan banyak bergantung pada Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa (Dandes) dan investasi. Dengan peningkatan investasi akan memberikan dampak yang signifikan dalam pembangunan di Kabupaten Minsel. Salah satu yang mendorong peningkatan investasi adalah sektor pariwisata.

“Untuk itu sektor pariwisata juga harus menjadi perhatian dalam RPJMD Minsel kedepan,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Minsel DR Meydi Maindoka menambahkan bahwa, FGD ini adalah untuk memberikan masukan dalam penyusunan rancangan awal RPJMD Minsel.

Maindoka juga mengajak seluruh peserta FGD untuk serius mengikuti FGD ini karena RPJMD itu sangat strategis yang menjadi pedoman dalam penyusunan rencana strategis (Renstra) dan rencana kerja (Renja) SKPD.

“RPJMD ini bukan menjadi konsumsi Pemerintah saja, tapi konsumsi seluruh publik termasuk dunia usaha,” tukasnya.(dav)

manadomanadoterkini.com, MANADO – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado sebagai motor menggeliatkan untuk mensukseskan program kerja Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan 5 tahun kedepan sukses menggelar Musrenbang RPJMD 2016-2021 yang berlangsung di Peninsula Hotel, Kamis (15/9/2016).

Kepala BappedaKota Manado, Bartje Assa, mengatakan Musrenbang RPJMD Kota Manado Tahun 2016-2021 mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 54 Tahun 2016 tentang pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2008.

“Ini juga untuk mewujudkan visi Manado Kota Cerdas tahun 2021serta misi yang merupakan rumusan dari kata CERDAS,” tukas Assa, seraya mengurai satu persatu rumusan dalam kata CERDAS.
Wali Kota GSVL meminta, rumusan RPJMD ini wajib hukumnya untuk menampung Visi Misi dirinya dengan Wawali Mor karena itu menjadi komitmen politik untuk dilaksanakan.

manadoTetapi juga nanti isinya akan tergambar arahan-arahan tingkat nasional melalui RPJMN 2015-2019 dan RPJMD Sulawesi Utara 2016 – 2021.

“Kami mengharapkan juga mengakomodasi kabupaten kota di sekitar manado sehingga terbangun sinergitas bagi Manado sebagai ibukota Sulut. Kita perlu rumuskan bersama sebagai dokumen yang penting selama lima tahun ke depan. Semoga semua pemikiran yang dituangkan hari ini dapat dirumuskan dengan baik sehingga membawa Manado 5 tahun ke depan bisa lebih baik dan dapat berkompetisi dengan kota lain di Indonesia,” ujar GSVL.

Musrenbang RPJMD itu turut dihadiri Ketua DPRD Nortje Van Bone serta para anggota dewan, Komandan KODIM 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh, dan para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat serta lurah se Kota Manado.
Juga hadir Bappeda Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) diwakili Kepala Bidang (Kabid) Analisa dan Evaluasi Syalom Korompis.

VISI-MISI MANADO CERDAS SAH DI-RPJMD-KAN, BUKTI KOMITMEN GSVL-MOR

GSVL: Ini Menjadi Pijakan Kami Melaksanakan Pembangunan Selama 5 Tahun

manado, RPJMD
Walikota Manado GS Vicky Lumentut,Wawali Mor Bastiaan, Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone

WALIKOTA Manado, GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan (GSVL-MOR) kini bisa leluasa mensukseskan seluruh janji politik mereka kepada masyarakat saat kampanye Pilkada lalu yang dikenal dengan sejumlah program pro rakyat yang tetuang dalam visi misi menjadikan Manado Cerdas.

Ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado Tahun 2016-2021 yang dibuka langsung Walikota GSVL didampingi Wawali Mor di Sintesa Peninsula Hotel, Kamis (15/9).

manado
Wali Kota, GS Vicky Lumentut membuka Musrenbang RPJMD 2016-2021 di Peninsula Hotel.

Sekadar diketahui, Musrenbang RPJMD sangat penting untuk menentukan arah pembangunan Kota Manado lima tahun kedepan.

“Saya tegaskan disini penyusunan RPJMD sangat penting. Dimana, dokumen ini akan menjadi pijakan bagi Pemerintah Kota Manado melaksanakan pembangunan Kota Manado selama lima tahun kedepan,” ujar GSVL.

RPJMD
Walikota GS Vicky Lumentut didampingi Keban Bappeda

Walikota Manado dua periode ini berharap kehadiran para peserta Musrenbang bukan sekedar seremoni belaka tetapi bisa berperan aktif memberikan masukan konstruktif untuk pembangunan Kota Manado.(*)

Visi Misi & Program saat Kampanye Terakomodir dalam RPJMD

TERKAIT visi dan misi serta program yang ditawarkan kepada masyarakat sewaktu mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), menurut GSVL, wajib hukumnya untuk diakomodir dalam RPJMD Kota Manado 2016-2021.

RPJMD
Wawali Manado, Mor Bastiaan ikut hadir mendampingi Wali Kota saat pelaksanaan Musrebang RPJMD 2016-2021. (foto humas)

“Musrenbang RPJMD ini dimulai dari visi dan misi saya dan Pak Mor. Sehingga, wajib hukumnya untuk dilaksanakan apa yang kami tawarkan sebagai janji politik kami saat Pilkada lalu,” tukas GSVL, seraya berharap terbangun sinergitas antara pemerintah, para wakil rakyat, stakeholder dan masyarakat dalam rangka pembangunan Kota Manado.

Ketua DPRD Manado
Penandatanganan oleh Ketua DPRD Manado Henny Nortje Van Bone

“Semoga semua pemikiran-pemikiran akan terumus dalam membawa perubahan menuju Manado yang lebih baik,”pungkas Walikota. (*)

Politisi, Akademisi, Polisi, Dosen, Polisi Sampai Lurah Hadir di Musrenbang RPJMD

HADIR dalam Musrembang RPJMD itu diantaranya, Ketua DPRD Nortje Van Bone dan para anggota dewan,  Kepala Bappeda, Peter K.B. Assa, Ph.D Dandim 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh, Kapolresta Manado, Kombes Hisar Siallagan, Bappeda Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) diwakili Kepala Bidang (Kabid) Analisa dan Evaluasi, Syalom Korompis.

DPRD Manado
Musrenbang RPJMD yang dihadiri anggota DPRD Manado

Juga Tim Ahli Penyusunan RPJMD, Pembantu Rektor IV Universitas Negeri Manado di Tondano, Dr. Ichdar Domu, Dekan Fispol Unsrat, Drs. Novie Pijoh, M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat, Dr. Herman Karamoy, S.E, M.Si, Ak, Sekretaris Daerah Kota Manado, M.H.F. Sendoh, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, Camat, Lurah.

Musrenbang
Muspida,para anggota DPRD Manado dan sejumlah pejabat Pemkot Manado serta para undangan yang hadir dalam Musrenbang RPJMD Kota Manado 2016-2021

Selain itu para unsur Generasi muda masing-masing Ketua KNPI Kota Manado, Erick Kawatu, S.E, M.Si, dan Ketua Karang Taruna Kota Manado, Brilliant Charles beserta jajarannya, tokoh masyarakat perwakilan kecamatan se Kota Manado.

Suasana RPJMD
Suasana RPJMD Kota Manado

“Kehadiran saudara-saudara dalam Musrenbang ini bukan hanya seremonial belaka tetapi ini merupakan momen yang sangat penting kita bicarakan dan dalam rangka menghasilkan rumusan-rumusan kedepan Manado akan jadi seperti apa,” tandas GSVL yang didampingi Wawali Mor. (*)

manado
Walikota GS. Vicky Lumentut saat melakukan penandatanganan berita acara dan nota kesepakatan Ranwal RPJMD pekan lalu.(Foto:Humas DPRD)

manadoterkini.com, MANADO – Program pemerintahan Walikota GS. Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor D. Bastiaan yang tertuang dalam RPJMD akan diuji publik, Kamis (15/09) pagi ini. Uji publik yang akan dilaksanakan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kota Manado, rencananya mengundang keterlibatan semua stage holder.

Sebagaimana yang dikemukakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado, Bartje Assa kepada wartawan ManadoLine, dateline RPJMD sesuai dengan Permendagri nomor 54 tahun 2010 pada bulan ke 5 setelah pelantikan Kepala Daerah, Ranperda RPJMD sudah harus dibahas oleh DPRD.

“Bulan ke 5 sesuai dengan aturan sudah harus di bahas dan paling lambat bulan ke 6 setelah pelantikan Kepala Daerah, RPJMD sudah harus ditetapkan,” ujar Assa beberapa waktu lalu.

Sementara itu, terkait masukan DPRD melalui Pansus RPJMD tentang isu strategis di Kota Manado untuk kepentingan masyarakat, Bartje menuturkan itu hanya merupakan bahan pertimbangan yang artinya, memperhatikan isi berita acara yang ditanda tangani Walikota dan Pimpinan DPRD. “Kalau sesuai dengan pedoman, akan dimasukan. Kalau tidak sesuai pedoman, tidak dimasukan,” ujar Bartje.

Sebelumnya, Pansus DPRD dalam pembahasan Ranwal, meminta tim penyusun Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 Pemerintah Kota, memasukan sedikitnya 30 poin krusial untuk ditambahkan, sesuai dengan berita acara yang ditanda tangani.

“Ada kurang lebih 30 poin yang menjadi catatan untuk diperhatikan tim penyusun sebelum nantinya di bawa ke Musrembang, dan di buatkan Rancangan Akhir RPJMD, diantara 30 poin itu adalah, masalah aset pemerintah, peningkatan PAD, pengelolaan perijinan, kemacetan, penanganan bencana, kebersihan, pendidikan, kesehatan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta keamanan,” ujar Benny Parasan Ketua Pansus RPJMD.

Pekan Depan RPJMD di Uji Publik, Sebelum Penyusunan RanKhir RPJMD

bart assa
Kaban Bappeda Bart Assa

manadoterkini.com,MANADO – Arah kebijakan serta program pemerintahan Walikota GS. Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor D. Bastiaan yang tertuang dalam RPJMD akan diuji publik pekan depan, melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kota Manado. Hal ini dikemukakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bartje Assa.

Lanjut Bartje, sesuai dengan Permendagri nomor 54 tahun 2010, pada bulan ke 5 setelah pelantikan Kepala Daerah, Ranperda RPJMD sudah harus dibahas oleh DPRD. “Sesuai dengan aturan paling lambat 6 bulan setelah pelantikan Kepala Daerah, RPJMD sudah harus di tetapkan. Dan pekan depan akan segera dilaksanakan Musrembang untuk selanjutnya dibuat Rancangan Akhir (RanKhir) RPJMD,” ujarnya.

Sementara itu, terkait masukan DPRD melalui Pansus RPJMD tentang isu strategis di Kota Manado untuk kepentingan masyarakat, Bartje menuturkan itu hanya merupakan bahan pertimbangan yang artinya, memperhatikan isi berita acara yang ditanda tangani Walikota dan Pimpinan DPRD. “Kalau sesuai dengan pedoman, akan dimasukan. Kalau tidak sesuai pedoman, tidak dimasukan,” ujar Bartje.(ald)

Buka Musrenbang RPJMD, Walikota Bitung Berharap Peserta Berikan Kritik dan Saran

lombanmanadoterkini.com, BITUNG – Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban, SE MSI membuka secara resmi ‎Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Bitung tahun 2016-2021 yang dilaksanakan di ‎Ruang Sidang Lt. IV Kantor Walikota Bitung, Selasa (23/8).

Dalam kesempatan itu Lomban mengatakan bahwa, rancangan RPJMD ini merupakan satu tahapan dalam keseluruhan proses penyusunan RPJMD Kota Bitung Tahun 2016-2021  yang dikoordinasikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kepada ‎kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan telah dikonsultasikan kepada publik untuk memperoleh
masukan.

Lanjutnya, rancangan ini akan disampaikan kepada Bappeda Provinsi Sulawesi Utara untuk dievaluasi dan memperoleh persetujuan dari Gubernur.

“RPJMD kota Bitung tahun ini tidak di bagi rata, akan difokuskan pada Pendidikan, ‎Kesehatan, dan Infrastruktur,” ujar Lomban‎.

Lomban berharap seluruh peserta Musrenbang  dapat berperan aktif ‎menyampaikan aspirasi, kritik dan saran yang konstruktif untuk ‎penyempurnaan rancangan RPJMD secara komprehensif, khususnya bagi Instansi ‎Vertikal yang hadir diharapkan mampu memberikan masukan.‎

“Karena membangun kota Bitung bukan hanya dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) saja, tapi juga dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN,red),” pungkasnya‎.(ref)

manadomanadoterkini.com, MANADO – Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan, pada masa kampanye Pilkada lalu banyak menawarkan program-program dengan mengusung visi misi Manado Cerdas.

Dengan telah dilantiknya Vicky-Mor sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado, keduanya ditantang untuk merealisasikan apa yang menjadi program-program yang ditawarkan saat kampanye lalu.

Keseriusan keduanya untuk merealisasikan janji politiknya, akan segera terlihat ketika program-program unggulan Vicky-Mor telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD).

Saat ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado telah menyelesaikan penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) RPJMD 2016-2021 yang didalamnya merupakan program-program Vicky-Mor yang akan disahkan sebagai program Pemerintah Kota Manado.

“Untuk dokumen RPJMD, Bappeda baru saja menyelesaikan Rancangan Awalnya dan telah dimasukkan ke DPRD kemarin (Jumat, 12/8/16) untuk segera di bahas. Sesuai tahapan akan ada dua kali pembahasan di DPRD. Yang pertama adalah Rancangan Awal RPJMD dan yang kedua Rancangan RPJMD. Setelah DPRD selesai mempelajari dan membahas Ranwal, maka dokumen Ranwal RPJMD tersebut dikembalikan lagi ke Pemkot melalui Bappeda untuk disempurnakan menjadi Rancangan RPJMD,” terang kepala Bappeda Kota Manado, Bart Assa ST MSc PhD.

Lebih lanjut Assa menjelaskan bahwa, ketika pihaknya menerima Ranwal hasil pembahasan lembaga DPRD, akan disempurnakan untuk menjadi dokumen Rencana RPJMD dan akan disampaikan lewat Musrembang.

“Setelah Ranwal kembali ke Pemkot dan disempurnakan menjadi Rancangan, maka seluruh SKPD wajib menyelesaikan Renstra SKPD. Sementara itu Ranwal RPJMD yang telah disempurnakan menjadi Rancangan RPJMD di Musrenbangkan,” jelasnya.

Ditambahkannya, setelah Musrenbang Rancangan RPJMD menjadi Rancangan Akhir dan dokumen tersebut di kirim ke DPRD untuk dibahas.

“Setelah dikonsultasikan Rancangan Akhir ke DPRD maka disusunlah Ranperda RPJMD. Setelah itu dikonsultasikanlah Rancangan Akhir dan Perda RPJMD ke Provinsi. Setelah disetujui maka akan terbit persetujuan Rancangan Akhir RPJMD oleh Gubernur. Setelah itu baru RPJMD ditetapkan,” tambahnya.(tim)