Sabtu, 14 Desember 2019

Hadirkan Program UC, Walikota Manado Kandidat Penerima Ksatria Bhakti Husada

manado

kunjungan Tim Kementerian Kesehatan RI

MANADO, (manadoterkini.com) – Tim penilai penerima penghargaan di bidang kesehatan dari Kementrian Kesehatan Senin (06/10) mengunjungi Pemerintah Kota Manado. Kunjungan tersebut dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan program kesehatan, diantaranya melalui pemberian penghargaan.

Kadis Kesehatan, dr. Robby Mottoh menjelaksan bahwa pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka verifikasi penilaian penghargaan. “Tim dari Kemenkes mengagendakan bertemu dengan Pemerintah Kota Manado dalam rangka melakukan verifikasi penilaian penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada dan Ksatria Bakti Husada. Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada merupakan salah satu penghargaan yang diberikan dalam rangka menyukseskan Millenium Development Goals (MDG’s) tahun 2014, agar setiap kota dan kabupaten di Indonesia dapat bersinergi melaksanakan PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,” kata dr. Mottoh.

Tim Kementerian Kesehatan

Tim Kementerian Kesehatan

Kunjungan Tim Verifikasi yang beranggotakan 15 orang tersebut dipimpin oleh Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI, drg. Nurti Utami yang di awal pertemuan memberikan kesempatan kepada Walikota Manado, Dr. G.S. Vicky Lumentut untuk menyampaikan berbagai program pemerintahan, kemasyarakatan, dan pembangunan, terutama yang terkait dengan pembangunan di bidang kesehatan.

Walikota GSVL, panggilan akrabnya, kemudian menjelaskan kondisi yang dialami saat bencana banjir bandang dan tanah longsor 15 Januari 2014 disusul penjelasan berbagai program unggulan Pemerintah secara gamblang yang merupakan kontrak politik saat mencalonkan diri dalam Pilkada 2010 lalu seperti PBL Mapalus, Open Government melalui e-SAKIP, e-Monev, e-Musrenbang, pemanfaatan TIK dalam koordinasi jajaran pemerintahan melalui Forum SKPD Online dan Media Center Online, penataan kebersihan dan infrastruktur kota, serta program pembangunan lainnya.

manado

Pemberian cendramata

Saat menjelaskan program unggulan Universal Coverage atau Jaminan Kesehatan Semesta, Ketua Dewan Pengurus APEKSI ini terlihat bersemangat.”Salah satu poin dalam 8 kontrak politik saya dan Pak Harley Mangindaan, adalah meningkatkan pelayanan kesehatan dengan menyiapkan layanan puskesmas 24 jam dan asuransi kematian. Implementasinya adalah program Universal Coverage atau UC yang merupakan terobosan penting pemerintah untuk memfasilitasi seluruh warga Kota Manado yang belum mendapatkan jaminan kesehatan seperti Askes, Jamsostek, Jamkesda, dan jaminan kesehatan lainnya. UC diperuntukkan bagi seluruh warga Kota Manado yang memiliki KTP dan KK tanpa membedakan kesenjangan sosial antara kaya dan miskin. Fasilitas yang mereka dapatkan di antaranya layanan kamar setingkat kelas III. Bila berpindah atau naik ke kelas II atau kelas I, tentu tidak kami cover,”urai GSVL.

manado

foto bersama Walikota dan Sekda bersama tim Kementerian Kesehatan

Mantan Kepala Biro Pembangunan Setda Prov. Sulut ini menambahkan, sejak diberlakukan 1 Januari 2013 lalu sudah kurang lebih 258.000 warga yang dilayani dengan fasilitas UC, meski diakuinya masih terdapat berbagai kendala di lapangan. “Tahun 2014 ini, UC tetap akan diberlakukan meski Pemerintah Pusat memprogramkan BPJS Bidang Kesehatan,“ ujar Walikota.

Sementara itu, drg Nurti Utami menjelaskan, penghargaan Bhakti Husada terbagi dalam 3 kategori, yaitu Ksatria Bhakti Husada (penghargaan perseorangan yang diniliai berprestasi di dunia kesehatan), Manggala Karya Bhakti (penghargaan terhadap institusi yang berprestasi di dunia kesehatan), dan Mitra Bhakti Husada (penghargaan terhadap organisasi sosial hingga BUMN yang berprestasi). “Walikota Manado, Bapak Dr. G.S. Vicky Lumentut masuk dalam nominator yang diusulkan oleh instansi terkait, dan secara tim kami telah melaksanakan seleksi administrasi, dan mulai hari ini akan melaksanakan verifikasi di Kota Manado hingga beberapa hari ke depan. Kami tentu berharap hasil verifikasi bisa diperoleh dalam waktu dekat karena deadline waktu penilaian dan verifikasi akan berlangsung hingga pertengahan Oktober ini, sementara penghargaan akan diserahkan pada Hari Kesehatan yang pada tanggal 12 November 2014 merupakan peringatan yang ke-50,” ungkap drg Utami.(advetorial/medco/ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*