Rabu, 20 November 2019

Anggota F-PD Anita de Blouwe Tolak Pergeseran Anggaran?

dekot manadoMTerkini.com, MANADO – Komunitas Masyarakat Ekonomi Lemah kembali mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado kamis (11/2/2016). Kedatangan mereka ke DPRD Kota Manado menanyakan aspirasi lalu tentang laporan dugaan penyimpangan anggaran di KPU Manado dan mempertanyakan pergeseran anggaran di Pilwako Manado.

“Kami datang kesini meminta kepada pimpinan DPRD agar memperjelas pergeseran anggaran untuk Pilwako Manado dan meminta DPRD memanggil KPU dan Panwaslu Manado lama untuk duduk bersama serta memberikan data mengenai penggunaan anggaran pilkada,” ujar Ruby Rumpesak didampingi Judistira, Hesky Naray rekan-rekan lainnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr. Ricard Sualang mengatakan mendukung aksi pendemo ketika kedapatan sebuah institusi terjadi dugaan penyimpangan anggaran. “Kami menyambut baik kehadiran bapak ibu sekalian, ini adalah rumah rakyat,” ujar politisi PDIP Dapil Sario-Malalayang ini.

Sementara itu Hengky Kawalo politisi PDIP ini dengan vocal dan lantang mengatakan sampai saat ini belum ada pembicaraan pergeseran anggaran. “Tadi malam itu hanya diskusi antara TAPD dan pimpinan DPRD dan Banggar,” ujar Kawalo.

Dalam penyampaian aspirasi ini, pendemo juga meminta pendapat dari perwakilan Fraksi di DPRD Manado terkait pergeseran anggaran Pilwako. Anita de Blouwe mengatakan Fraksi Partai Demokrat belum ada sikap terkait menolak atau menerima pergeseran anggaran. “Fraksi belum ada pernyataan tegas. Tapi pendapat saya secara pribadi jika ada pergeseran anggaran diambil dari kepentingan untuk rakyat, jelas saya menolaknya,” koar Anita Lantang.

Anita juga berjanji kepada pendemo akan menyampaikan aspirasi ini ke pimpinan Fraksi Partai Demokrat. “Pastinya aspirasi ini saya terima dan akan saya teruskan ke pimpinan Fraksi,” ujar Anita singkat.

Demo ini diterima langsung oleh wakil Ketua DPRD Manado dr. Ricard Sualang, Hengky Kawalo, Anita de Blouwe, Bambang Hermawan, Fatma Bin Syekh, Reynaldo Heydemans, Paulina Pusung dan legislator lainnya. (chris)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*