Selasa, 15 Oktober 2019

Pilhut Serentak di Minsel Sukses Digelar

minselmanadoterkini.com, AMURANG-Akhirnya sejarah pemilihan Hukum Tua (Kumtua) serentak di 48 Desa yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada Rabu (31/8) sukses digelar. Suksesnya pemilihan Kumtua serentak ini dianggap Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE merupakan sebuah tonggak awal suksesnya pembangunan yang di mulai dari tingkat Desa yang mana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel memberi kepercayaan penuh kepada masyarakat untuk berperan langsung dalam pembangunan di desanya masing-masing.

“Pemerintah kan yang mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan untuk mensejahterakan rakyat. Nah berdasarkan asumsi ini, artinya masyarakatlah yang berperan dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan. Disinilah peran pemerintah Desa melalui Kumtua menjadi satu tumpuan besar bagi pemerintah daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujar Bupati.

Dalam kaitan inilah menurut bupati, peran Kumtua itu menjadi penting sekali, karena pihaknya ingin pembangunan itu tidak berhenti pada tingkat pemerintahan desa, tetapi langsung terjun ke tingkat Desa. Ditegaskannya, bahwa Kuntua menjadi kekuatan pembangunan daerah bagi Kabupaten Minsel dalam artian bahwa terselenggarakannya pemerintahan desa, berarti terselenggara juga pemerintahan atau kegiatan di tingkat Desa.

Oleh sebab itu, pihaknya menganggap sangat penting peran Kumtua, sehingga harus kuat dari berbagai sisi. Seperti dari sisi kesadaran seorang Kumtua tentang tugas pekerjaannya sebagai seorang penyelenggara program pemerintah, Kumtua juga harus menguasai dan mengerti bagaimana tugas-tugas itu dijalankan dengan baik serta harus mempunyai kompetensi daya saing.

Dalam kaitan inilah Pemkab Minsel menggagas untuk sebelum pemilihan Kumtua, para bakal calon harus melewati tahapan seleksi melalui uji kompetensi setelah itu baru diserahkan kepada masyarakat untuk memilih yang terbaik dari yang terbaik.

“Saya kira ini yang sangat mendasar, sehingga harapan saya siapapun yang dipilih masyarakat ya harus selalu saling menerima dan saling mendukung, karena tujuan utama kita adalah mencari seorang pemimpin yang mampu menjalankan tugas-tugas pembangunan di tingkat Desa,” tukasnya.

Dijelaskannya, jumlah Desa yang melaksanakan pemilihan Kumtua serentak sebanyak 48 Desa yang tersebar di 167 desa.

Ada satu hal yang menurutnya sangat penting dalam pemilihan ketua Kumtua ini yang harus dipahami, bahwa seseorang yang dipilih langsung oleh masyarakat akan merasa memiliki kepercayaan diri. Sebab, ada legitimasi dan akan mendapatkan satu kekuatan untuk menjalankan tugas, kemudian juga untuk masyarakat yang memilih, karena merasa pemimpinanya orang yang dia pilih maka dia merasa bertanggung jawab juga.

“Legitimasi pemilihan Kumtua ini sangat kuat sekali. Jadi ini saya kira yang mungkin relatif berbeda dengan pola pemilihan Kumtua ditempat lain,” tandasnya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*