Rabu, 13 November 2019

Tingkatkan Program Pertanian, 2017 Minsel Bakal Kebagian Rp 60 M Dari Pemerintah Pusat

manadoterkini.com, AMURANG-Anggaran tanaman pangan yang disediakan pemerintah pusat untuk tahun 2017 cukup besar. Anggaran ini akan ditata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Adanya anggaran tersebut, rupanya tidak akan disia-siakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel).

Bahkan Bupati Christiany Paruntu SE bersama Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian Ir Frans Tilaar beberapa waktu lalu dikabarkan telah menyambangi Kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI).

Bupati sendiri diterima langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Dr Ir Sembiring MSc.

“Dalam pertemuan itu, Ada beberapa program yang kami bicarakan,” ujar Tetty sapaan akrab bupati Minsel ini.

Lanjut Dia, Program yang disampaikan kepada Menteri Pertanian melalui Dirjen Tanaman Pangan, yakni pengembangan tanaman pangan sebesar Rp 60 Miliar untuk Kabupaten Minsel.

Program ini merupakan wujud dari komitmen Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati (Wabup) Minsel Franky Donny Wongkar SH untuk mensejahterakan petani Minsel.

Bagi saya dan pak Wakil kesejahteraan semua warga Minsel, termasuk para petani, adalah harga mati. Oleh sebab itu, kami tidak pernah lelah memperjuangkan anggaran untuk membantu petani kita di Minsel,” tukasnya.

Hampir bisa dipastikan, perjuangan Tetty untuk mendapatkan anggaran Rp 60 Miliar akan berhasil. Pasalnya, program yang disusun Pemkab Minsel hampir sama dengan program pemerintah pusat.

Upaya Tetty memperjuangkan anggaran untuk warga Minsel, banjir dukungan. Sejumlah tokoh masyarakat dan bahkan aktivis, mendukung langkah bupati dua periode ini.

“Kalau untuk kesejahteraan warga, kenapa tidak. Kami pasti akan mendukung program-program dari bupati dan wabup Minsel ini,” tandas Mody Onibala tokoh masyarakat Motoling Barat ini.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*