Kamis, 18 Oktober 2018

Belum Terdaftar, Ribuan Nelayan di Minsel Terancam Tidak Mendapatkan Bantuan

manadoterkini.com, AMURANG-Penyaluran bantuan perikanan sementara berlangsung. Selain Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 1,2 miliar, puluhan kapal bakal disalurkan untuk meningkatkan produksi para penjala ikan.

Sayangnya, ribuan nelayan terancam tidak kunjung menerima bantuan karena belum terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Kepala Dinas Perikanan Minsel Alexander Sonambela mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengakomodir sejumlah nelayan yang belum memiliki kartu.

“Itu kan ada pembagian jatah setiap tahun. Jadi belum bisa sekaligus. Kami lakukan bertahap. Kita sedang kebut ini,” ungkapnya.

Dia mengakui, ada sekira delapan ribu penjala ikan di Minsel. Enam ribu di pesisir, sedangkan sisanya nelayan budidaya yang merupakan pencari ikan di danau atau peliharaan. Namun, hanya 1.300 yang memiliki kartu nelayan.

“Kita sementara kejar mereka karena data dari situ yang nanti digunakan untuk kuota asuransi nelayan. Tingkat kesadaran mereka juga penting untuk mengurus berkas,” ujarnya.

Menurut Dia, nilai DAK bantuan tersebut naik hingga 50 persen dari tahun lalu. Anggaran tersebut nantinya digunakan untuk penyediaan fasilitas penunjang bagi para nelayan. Targetnya, kenaikan produksi ikan demi kesejahteraan nelayan.

“Selain DAK, ada juga bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi. Ada kapal dan fasilitas lain. Penyaluran bantuan melalui koperasi nelayan,” tutupnya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*