Selasa, 20 Agustus 2019

Pembangunan Infrastruktur di Sulut Maju Pesat, Olly: Terima Kasih Pak Jokowi (II)

manado

Presiden RI Joko Widodo

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus menggenjot pembangunan infrastruktur di Sulut selama masa kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut.

Beberapa infrastruktur di Sulut yang terus di pacu baik oleh pemerintah Provinsi Sulut maupun pemerintah pusat dibawah pimpinan Presiden RI Joko Widodo diantaranya adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Pembangunan Tol Manado-Bitung, Manado Outer Ring Road (MORR) III, pembangunan jalan Bandara Likupang, pembangunan proyek Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Ilo Ilo Wori, Proyek Palapa Ring Paket Tengah dan Bendungan Kuwil Kawangkoan.

Untuk merealisasi proyek Palapa Ring Paket Tengah, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Jumat (18/01/2019) melaksanakan kunjungan kerja ke Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara guna melakukan uji coba jaringan Proyek Palapa Ring Paket Tengah yang bernilai Rp. 1,38 Triliun.

manado

Sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE

Ketiganya datang ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dan Stasiun Terminal Palapa Ring Tengah.

Dalam kunjungan ke Kantor KPP Tahuna, Olly, Rudiantara dan Sri Mulyani memantau dan mencoba akses internet yang sudah terhubung dengan jaringan serat optik Palapa Ring Tengah. Akses point-of-presence (PoP) Palapa Ring Tengah yang terhubung dengan jaringan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. itu digunakan untuk mendukung layanan perpajakan secara online. Selain itu, jaringan serat optik ini dapat dipakai untuk layanan publik, seperti pajak dan kesehatan.

Olly Dondokambey mengapresiasi pemerintah pusat atas ujicoba jaringan Palapa Ring Tengah yang mampu membuat semua wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dapat terkoneksi secara online.

manado

Penjelasan Menkominfo RI Rudiantara terkait uji coba Palapa Ring

“Palapa Ring membuat pembangunan semua daerah termasuk Kabupaten Sangihe dapat berjalan terus dan semakin maju,” kata Olly.

Untuk itu, Olly mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla atas pesatnya pembangunan infrastruktur di seluruh nusantara termasuk Palapa Ring Tengah di Sulut.

“Saya juga berterimakasih kepada Pak Jokowi dan Pak Jusuf kalla. Ini bukan kampanye. Ini kenyataan di lapangan. Palapa Ring salah satu buktinya,” tandas Olly.

sulut

Lanjut Olly, keunggulan Palapa Ring dapat dimanfaatkan untuk semua sektor termasuk pariwisata.

“Jaringan Palapa Ring ini mampu mendukung pembangunan pariwisata termasuk di Sangihe yang dapat memasarkan produk pariwisatanya secara langsung,” ucap Olly.

Sementara itu Menkominfo RI Rudiantara menerangkan, Palapa Ring merupakan bangunan tol informasi dalam bentuk serat optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia.

manado

Menteri Keuangan Sri Mulyani menandatangani prasasti

“Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi pita lebar, Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur,” kata Rudiantara.

Menurut Menkominfo, proyek yang memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps bakal selesai di seluruh Indonesia pada tahun ini. Adapun Palapa Ring Tengah sendiri baru selesai pada 21 Desember 2018.

“Proyek Palapa Ring ditargetkan selesai di seluruh Indonesia pada pertengahan tahun ini,” ungkap Rudiantara.

manado

Menteri Kominfo Rudiantara menandatangani prasasti

Untuk diketahui, Palapa Ring Tengah melintasi Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara. Jaringan serat optik ini terdiri atas kabel darat sepanjang 1.326,22 kilometer kabel darat dan 1.787,06 km kabel laut.

Menkeu Sri Mulyanienambahkan Palapa Ring merupakan perwujudan dari Program Nawacita Jokowi. “Ini adalah komitmen dari Presiden Jokowi untuk membangun dari pinggiran dan memperkuat NKRI yang diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur,”

Sri Mulyani menuturkan, Palapa Ring mampu diselesaikan meskipun dana APBN terbatas. Tambah dia, skema pembiayaan infrastruktur dapat dilakukan bervariasi.

manado

Teleconference antara Menteri Keuangan, Menteri Kominfo serta Gubernur Olly Dondokambey dari Sangihe dengan Menteri Kesehatan di Jakarta

“Walaupun tidak semua proyek infrastruktur bisa dibangun dengan APBN namun dapat diatasi juga dengan instrumen penjaminan oleh PPI (Penjaminan Pendanaan Infrastruktur) sehingga mampu mempercepat proses pembangunan,” imbuh Menkeu Sri.

Menkeu Sri juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Sulut karena melihat pembangunan di Sulut yang cukup baik.

“Terima kasih Pak Gubernur, sudah lama saya tidak ke Sulawesi Utara. Saya betul-betul melihat kemajuan yang sangat banyak. Termasuk Sangihe salah satu Pulau terluar, etalase Republik Indonesia namun sudah dibangun dan dikelola dengan baik,” ujar Menkeu Sri.

Ketiganya juga melakukan video conference dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek yang didampingi Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

sulut hebat

Konferensi video ini merupakan inisiasi kerja sama konsultasi kesehatan jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang telah dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Di Sangihe, Bakti Kemenkominfo telah membangun 1 menara telekomunikasi seluler jaringan 4G dan 6 tower 2G. Saat ini Bakti Kemenkominfo tengah mempersiapkan proses migrasi ke 4G.

Selain itu juga, Bakti telah menyediakan akses internet di 51 lokasi, yaitu satu Puskesmas, tiga kantor desa, satu lokasi layanan publik dan 46 sekolah yang siap terkoneksi dengan jaringan Palapa Ring Tengah.

Pada kesempatan itu, Olly, Sri Mulyani dan Menkominfo menandatangani prasasti konektivitas Palapa Ring Paket Tengah.

Selain Palapa Ring Paket Tengah menyatukan 17 Kabupaten di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian PUPR memiliki program membangun 65 bendungan, yang terdiri atas penyelesaian 16 bendungan lanjutan yang belum selesai hingga tahun 2014 dan pembangunan 49 bendungan baru.

sulut hebat

Salah satu bendungan baru yang tengah dibangun saat ini adalah bendungan Kuwil Kawangkoan. Bendungan Kuwil Kawangkoan adalah bendungan yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa Utara.

Bendungan ini memiliki kapasitas sebesar 23.37M³ diharapkan dapat mengurangi debit banjir sebesar 282 M³/detik, menyediakan pasokan air baku sebesar 4,50 M³/detik, dan menghasilkan listrik sebesar 1,20 MW.

Menurut data di Kementerian PUPR, Bendungan ini memiliki daya tampung mencapai 23,37 juta m3, dan terletak melintang di Sungai Tondano di sebelah hilir PLTA Tanggari II. Bendungan tersebut berfungsi untuk mereduksi banjir sebesar 282,18 meter kubik per detik yang terjadi Kota Manado dan sekitarnya.

Bendungan ini juga nantinya akan berfungsi sebagai penyedia air baku untuk Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung dengan debit sebesar 4,50 meter kubik per detik dan memasok energi listrik dengan kapasitas sebesar 1,2 MW juga sebagai pengembangan pariwisata khususnya di Kabupaten Minahasa.

 

(Advetorial/Rizath Polii)

 

 

sulut hebat

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*