Digadang Maju di Pilgub Sulut 2021, Tetty Sebut Masih Fokus Bangun Minsel

minselmanadoterkini.com, MANADO – Politisi Partai Golkar Christiany Eugenia Paruntu SE, yang kini menjabat Bupati Minsel dua periode digadang maju sebagai Gubernur di Pilkada 2021 mendatang.

Tetty sapaan akrab Bupati Minsel ini memang di sebut-sebut kandidat kuat mengingat karir politik terus bersinar.

“Pilgub masih lama, tahun 2021. Saya masih fokus menuntaskan kepercayaan rakyat di Minsel hingga tuntas,” tukas Tetty saat dikonfirmasikan di Puncak Tetempangan Koha, Selasa (23/5/2017).

Dikatakan Tetty, target politik kedepan bagaimana meraih kursi sebanyak-banyaknya di Pemilu 2019 nanti.

“Ya, kalau bisa setiap kecamatan ada anggota dewan,” akunya, yang kemarin terlihat refreshing di Tetempangan Hill, Koha, Minahasa milik pengusaha sekaligus politisi, Wenny Lumentut.

Sementara itu, saat digoda wartawan bahwa ia dan Wenny Lumentut sedang melakukan komunikasi politik untuk maju berpasangan di Pilgub 2021, Tetty hanya mengumbar senyum dan menggoda Wakil ketua DPRD Sulut itu.

“Saya ke Tetempangan Hill diundang pak Wenny. Sekaligus refreshing,” ujar Tetty kepada wartawan.(timredaksi)

Soal Pilgub Sulut, VAP: Saya Masih Fokus Bangun Minut

vonny panambunanmanadoterkini.com, AIRMADIDI-Meskipun masih sangat jauh pelaksanaannya, Ketua DPD Partai Gerindra Sulut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) mulai digiring isu pemilihan gubernur (Pilgub) Sulut. Bahkan Putri Tonsea yang baru satu tahun memimpin Minahasa Utara (Minut), bakal disandingkan dengan Ketua DPD Partai Demokrat Dr GS Vicky Lumentut.

Menanggapi hal ini, VAP sebutan akrab Panambunan, mengatakan Dirinya masih akan fokus memimpin Minut, dan mengemban tugas yang diamanatkan rakyat selama lima tahun kedepan.

“Saya masih fokus bangun dan pimpin Minahasa Utara. Amanat rakyat harus dijalankan, dan membawa arah pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Minut, merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegas VAP, yang adalah Bupati Minut, baru-baru ini.

Lanjutnya, maju di Pilgub Sulut mendatang belum terpikirkan. Menariknya, VAP menyatakan dirinya bertekad mendukung penuh program yang dijalankan pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven Kandouw.

“Saya masih fokus jalankan pemerintahan di Kabupaten Minut, dan bersinergi serta mendukung penuh program Pemerintah Provinsi Sulut dibawah pimpinan Pak Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw,” tandasnya.(Pow)

MTerkini.com, RATAHAN – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) terpilih sudah dilantik, namun pelaksanaan hajatan politik pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) khususnya di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), nampaknya masih menyisahkan cerita miris.

Hal ini menyusul adanya keluhan dari 36 Panitia Pengawas di tingkat kecamatan atau Panwascam. Mereka mengeluh karena hingga kini semua hak mereka belum diterima atau diberikan oleh Panwaslu Mitra.

“Sampai sekarang, uang kehormatan dan operasional untuk bulan Januari, belum kami terima dari Panwaslu Mitra. Padahal kami sudah bekerja maksimal dalam melakukan pengawasan pelaksanaan Pilkada di Mitra,” ungkap sejumlah Personel Panwascam dari sejumlah kecamatan di Mitra.

Salah satu personel Panwascam mengaku jika apa yang menjadi hak mereka tersebut, sudah pernah mereka tanyakan ke pihak Panwaslu Mitra.

“Oleh pihak Panwaslu Mitra hanya mengatakan, proses pembayaran uang kehormatan bulan Januari akan mereka bayarkan kalau laporan pengawasan maupun laporan pertanggungjawaban keuangan sudah dimasukkan ke Panwaslu. Yang jadi pertanyaan, kenapa kami sudah memasukkannya, tapi sampai sekarang hak kami belum juga diberikan oleh Panwaslu,” ujar salah satu Panwascam sambil meminta namanya jangan dipublikasikan.

Sementara itu Ketua Panwaslu Mitra Dolly Van Gobel yang dikonfirmasi sejumlah wartawan mengaku jika masih ada hak Panwascam yang belum diberikan.
Dia beralasan karena hingga kini masih beberapa Panwascam yang belum masukkan laporan ke Panwaslu Kabupaten.

“Kami kuatir kalau sudah dibayarkan, terus ada yang tidak masukkan laporan,” tukas Gobel.

Menurutnya, Panwascam yang belum masukkan laporan antara lain, Touluaan Selatan, Tombatu Utara dan Tombatu.

“Kita sudah berikan batas waktu untuk masukkan laporan tersebut, tapi mereka belum juga memasukkannya. Yang pasti, jika laporan tersebut belum masuk, maka uang kehormatan dan operasional tersebut, belum akan kami berikan,” tandasnya.(tim/dav)

Pleno KPU, OD-SK Menang Telak di Minahasa

OD- SKTONDANO, (manadoterkini.com) – Pleno penetapan perhitungan surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa, Rabu (16/12/2015) pasangan OD-SK sebanyak 112319 suara, pasangan Maya-Glen sebanyak 28106, dan pasangan BeDa 32.770 suara. “Suara Sah 173.195,” ujar Ketua KPU Meidy Tinangon SSi M.Si, yang memimpin pleno tersebut.

Dalam pleno tersebut panitai pemilihan kecamatan (PPK) membacakan formulir DA1, KWK hasil rekap tingkat kecamatan kemudian ditanggapi saksi dari pasangan calon dan juga panwaslu.

Pleno KPU Minahasa ini, dipantau langsung oleh anggota DKPP RI dan komisioner KPU Provinsi Sulut.“Sesuai hasil rapat pleno maka untuk pengguna hak pilih di Minahasa yakni Laki-laki sebanyak 87271 pemilih, perempuan 87443 pemilih, dan total keseluruhan 174714 pemilih,” ujar Tinangon.

“Untuk suara sah calon berjumlah 173195 dan tidak Sah 1519, dengan total suara sah dan tidak sah 174714,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Tinangon menyatakan rasa terima kasih kepada penyelenggarah mulai dari KPPS, PPS, PPK yang sudah bekerja dengan baik dan profesional sehingga Pilkada Pilgub Sulut di Minahasa sudah berlangsung dengan sukses.

“Semua ini berkat kerja keras dari teman-teman sehingga proses demi proses dan tahapan demi tahapan hingga pleno KPU bisa berjalan dengan lancar dan baik,” terangnya.

sebelumnya keluarga besar KPU Minahasa menggelar ibadah pra Natal pada jam 10.00 wita pagi di kantor KPU, kemudian melaksanakan pleno. (toar)

MANADO, (manadoterkini.com) – Pasangan Calon Gubernur Olly Dondokambey dan Calon Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, akhirnya membuktikan diri sebagai pemenang di Kota Manado.

Hal tersebut didasarkan pada data formulir C1 dari internal PDI Perjuangan Manado. “Sesuai data pada kami, hasil perolehan suara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut nomor urut 1, menang di Kota Manado,” kata Ketua DPC PDIP Kota Manado, Richard Sualang.

Data C1 pasangan OD-SK mengungguli pasangan lainnya dengan perolehan 79.194 (43,8%) suara, sedangkan pasangan Maya Rumantir-Glenny Kairupan 32.937 (18,2) suara dan Benny Mamoto-David Bobihu mendapatkan 68.515 (37,9%) suara dengan sebaran suara di 801 TPS di Kota Manado.

“Warga Manado yang sudah memilih Pak Olly Dondokambey dan Pak Steven Kandouw sudah baik, dan masyarakat tahu memilih pemimpin Sulut adalah pemimpin yang mampu dan berkualitas,” kata Sualang.

Lebih lanjut Sualang menegaskan, terpilihnya OD-SK dikarenakan masyarakat memahami bahwa kedua pasangan ini mampu menjabat aspirasi masyarakat apalagi OD-SK latar belakangnya Wakil Rakyat di DPR RI dan DPRD Sulut.(jef)

Sualang Tepis Isu Miring Olly Dibalik Penundaan Pilkada Manado

SualangMANADO, (manadoterkini.com) – Isu negatif terkait dengan penundaan Pilkada Manado dimainkan oleh elit politik yang tidak menginginkan kemenangan pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

“Sangat tidak etis, penundaan Pilkada Manado harus dikaitkan dengan Pak Olly Dondokambey. Isu tersebut tidak beralasan,” kata Sualang, menanggapi isu penundaan Pilkada Manado kepada wartawan, Kamis (10/12) kemarin.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Manado ini, mengatakan meski banyak hal yang diperhadapkan kepada internal partai dalam kompetisi Pilkada Gubernur, namun kemenangan pasangan OD-SK bukti bahwa masyarakat Manado menginginkan kepemimpinan hebat OD-SK.

“Ini kemenangan yang tidak mudah. Sehari sebelum Pilkada Gubernur, kandidat kami diserang isu yang tujuannya agar masyarakat tidak memilih OD-SK,” ujarnya.

Kompleksnya isu negatif yang dimaikan para elit tertentu cukup merugikan OD-SK dalam perolehan suara di Pilkada.(jef)

Pilgub Sulut, OD-SK Menang Versi Quick Count

OD-SKSULUT, (manadoterkini.com) – Perolehan suara calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw versi quick count, 53,3 %, jauh mengungguli pasangan Maya Rumantir – Glenny Kairupan 17,8 % Benny Mamoto – David Bobihoe 29,9 %.

Tak ayal, setelah mendapatkan hasil hitungan cepat dari beberapa survey, simpatisan dan pendukung OD-SK langsung memadati kediaman Bendahara Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kolongan, Minahasa Utara.

OD-SK sendiri memang menargetkan menang 70-80 persen, jika hanya ada dua pasang calon. Namun dengan hasil 53,3 persen pasangan yang diusung oleh PDIP tersebut bersyukur atas kepercayaan masyarakat Sulawesi Utara. “Terima kasih atas kepercayaan masyarakat Sulut. Saya juga berterima kasih atas penugasan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yang memberikan kepercayaan maju di Pilgub,”ujar Olly didampingi Steven dan istri masing-masing.

Ditempat terpisah, pendukung BJM-DB tak mau kalah. Karena melalui media sosial paslon yang diusung Partai Golkar, PKS dan PKPI mengklim menang. Dimana lewat akun facebook David Bobihoe mengklaim unggul 36,86 persen dari pasangan Olly Dondokambey – Steven Kandouw 27,04 persen dari data masuk 83,05 persen.

Meski pada akhirnya hasil resmi dari KPU yang menjadi acuan, namun dari pengalaman tidak akan mempengaruhi lebih jauh terhadap hasil Quick Count atau hitungan cepat.(jef)

Penjabat Gubernur Sulut Pantau Pilkada Serentak

SULUT, (manadoterkini.com) – Penjabat Gubernur Sulut, DR Soni Sumarsono bersama Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau langsung pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak lebih khusus pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Rabu (09/12) di Kota Manado.

Pantau Pilkada Serentak

Sumarsono yang juga didampingi Ketua TP-PKK Dra Tri Rachayu mengawali pemantauan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 Kelurahan Winangun Atas, Kecamatan Pineleng, Minahasa. Ditjen Kemendagri tersebut kemudian melanjutkan pemantauan di beberapa TPS di Kelurahan Wanea, Kecamatan Wanea.

Dari Wanea, Sumarsono memantau TPS 1 Kelurahan Kleak bertempat di lantai dua RSJ Ratumbuisang, kemudian ke TPS di Kelurahan Singkil dan berakhir di LP Tuminting. Sumarsono juga memantau proses perhitungan suara di TPS 3 Kelurahan Bumi Beringin.

Usai melakukan pemantauan Gubernur langsung menggelar Video Conference dengan Staf Ahli Mendagri Bidang, Hukum dan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Dr. Didi Suprayitno MM sekaligus selaku Ketua Desc Pilkada Kemendagri RI ini, di ruang rapat Ex WOC Kantor Gubernur.

“ Khusus untuk Sulut saya bersama unsur Forkopimda sudah melakukan keliling sejak pagi hari tagi guna memantau pelaksanaan pilkada serentak baik yang ada di Kelurahan, Rumah Sakit maupun di Lemba Pemasyarkatan (LP,red) Kelas Dua A Tuminting. Secara umum dapat di laporkan semua dalam suasana kondusif dan berjalan aman dan terkendali,” jelas Sumarsono.

Evaluasi Pilkada Serentak

Khusus menyangkut pilkada di Kota Manado yang mengalami penundaan pelaksanaannya, Sumarsono menyebutkan, aman-aman saja. “Secara psikologis saya kira itu ada pengaruhnya, akan tetapi tidak terlalu banyak, “aku Dirjen Otda Kemendagri RI ini.

Kesempatan itu, Gubernur telah melaporkan pelaksanaan pilkada serentak yang berlangsung di wilayah kepulauan di Nusa Utara, juga berjalan aman dan lancar. “Ini berkat kerjasama yang baik diantara unsur Forkopimda Sulut terutama Dan Lanudsri serta Dan Lantamal VIII yang telah banyak membantu mengirimkan bahan logistik pemilu, sehingga seluruh TPS di kepulauan itu, sampai saat ini tidak mengalami kekurangan,” ujarnya, sembari menambahkan karena pilkada serentak di Sulut dianggap paling besar karena selain Pilgub juga ada 7 Kabupaten/Kota menggelar Pilkada Serentak ini. “Saya meyakini angka partisipasi pemilih sulut dalam pilkada serentak kali ini, saya hanya berani mematok diatas 70 persen,” tandas jebolan S3 Universitas Negeri Jakarta ini.

Untuk diketahui unsur Forkopimda yang ikut memantau Pilkada Serentak diantaranya, Kejati Teuku Syah Rizal SH, Dan Rem 131 Santiago Brigjen TNI Sulaiman Agusto, Dan Lantamal VIII Laksma TNI Mamahan Simorangkir, Dan Lanudsri Kol. Pnb. Djoko Tjahyono dan Kabid Propam AKBP Eko Widyanto mewakili Kapolda Sulut.

Nampak juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung, Kaban Kesbang Politik Edwin Silangen, Kadis Pehuhungan dan Kominfo Joi Oroh serta Karo Pemerintahan dan Humas Dr Jemmy Kumendong Msi, turut mendampingi Gubernur dan unsur Forkopimda melakukan pemantauan Pilkada Serentak.(alfa)

Nyoblos di TPS 9, GSVL Didampingi Prof Paula

GSVL dan ProfMANADO, (manadoterkini.com) – Meskipun Pilkada Manado mengalami penundaan, namun Calon Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) tetap menyalurkan hak pilihnya untuk Pilkada Sulut, Rabu (9/12). Buktinya, tepat pukul 10.30 Wita tadi, GSVL bersama istri Prof Paula Runtuwene beserta keluarganya sudah berada di TPS 9 Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, dan menanti giliran mencoblos.

GSVL pun tampak sempat menjadi perhatian warga yang berada di sekitar TPS. Bahkan beberapa di antaranya tampak langsung mendekati GSVL dan dibalasnya dengan jabatan tangan dan senyuman. Walikota Manado periode 2010-2015 ini pun sempat mengajak bercanda kepada sejumlah wartawan yang berada di TPS. “Abis nyoblos, mo kase tunjung ley ulang depe hasil,” ujarnya sembari tersenyum.

Kepada wartawan GSVL mengatakan, sebagai warga yang baik tetap memberikan hak suaranya. Dia juga mengaku didatangi pendukungnya hingga subuh tadi untuk meminta petunjuk selanjutnya. “Saya hanya meminta mereka agar tetap memberikan suaranya di TPS. Tak ada yang boleh golput,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan pendukungnya agar tetap sabar menanti pilkada Manado. “Penundaan ini karena ada proses hukum yang berlangsung, sehingga kita pun harus sabar. Mari serahkan semuanya kepada pihak penyelenggara,” pungkasnya. Usai nyoblos di TPS 9, GSVL kemudian sempat mampir di TPS dekat rumahnya yakni TPS 8, sambil menghubur para pendukungnya agar tetap tenang. “Pilih jo dulu tu Gubernur dan Wakil, nanti brikut pilih Walikota deng Wakil,” ucap GSVL dengan senyum khasnya.(mlz)

Kunjungi Pulau Makalehi, OD Janji Benahi Infrastruktur

Sitaro
OD di Sitaro.(ist)

SULUT, (manadoterkini.com) – Ketua DPD PDIP Sulut, juga selaku Bendahara Umum DPP PDIP, Olly Dondokambey, baru-baru ini melakukan kunjungan di Pulau Makalehi, Kabupaten Sitaro. OD sapaan akrab Calon Gubernur Sulut dari PDIP tersebut, didampingi Anggota DPRD Sulut Rocky Wowor dan Ivon Bentelu.

“OD akan memperhatikan daerah kepulauan karena sesuai dengan program-program Nawacita Presiden RI, Joko Widodo yakni Membangun dari pinggir,” ujar Wowor.

Lanjutnya, selama ini daerah kepulauan seakan kurang diperhatikan pembangunannya termasuk infrastruktur jalan, penerangan listrik dan ketersediaan air bersih. Padahal, tidak bisa dipungkiri, daerah kepulauan adalah beranda dari negeri Nyiur Melambai ini.

Diketahui mendekati hari pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2015, OD terus melakukan kunjungan ke daerah-daerah terpencil didampingi tim pemenangan.

Dalam kunjungan ke Sitaro, OD disambut oleh Bupati Sitaro, Toni Supit, SE. MM. Warga pun sangat antusias. Ini terbukti dengan kemeriahan yang diciptakan warga Makalehi. Bukan hanya itu, nyanyian masamper pun dikumandangankan para siswa/siswi SD.(jef)