Lombok Optimis Partai Demokrat Dapat 2 Kursi di Dapil Minsel-Mitra

Billy Lombok SH
Billy Lombok SH

manadoterkini.com, SULUT – Pemilihan Legislatif (Pileg) sudah di depan mata, Partai Politik pun telah memasang target untuk menghadapi pesta demokrasi 17 April 2019. Tak terkecuali Partai Demokrat dengan daerah pemilihan (Dapil) Minsel-Mitra menargetkan 2 kursi ke DPRD Sulut.

Seperti diungkapkan kader Partai berlambang bintang mercy Billy Lombok SH, kepada wartawan belum lama ini. Mantan Ketua Pemuda GMIM ini mengaku optimis dengan target 2 kursi untuk dapil Minsel – Mitra, karena calon yang pasang sangat mumpuni merai suara yang signifikan.

“Untuk caleg Demokrat dapil Minsel-Mitra merupakan figur-figur terbaik dan dekat dengan masyarakat. Jadi kami yakin, target naik 100 persen bisa tercapai,” tegas Lombok yang kembali bertarung sebagai Caleg DPRD Sulut dapil Minsel-Mitra.

Untuk diketahui pada Pileg tahun 2014 silam, Partai Demokrat dapil Minsel – Mitra hanya mampu maraih 1 kursi.

Lanjut dia, sistem perhitungan suara yang berbeda dari tahun sebelumnya memberikan peluang Partai Demokrat sebagai partai besar di Minse – Mitra memberikan peluang meraih terget 2 kursi.

“Kami akan kerja keras saling menopang untuk meraih suara sebanyak-banyaknya,” kata Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulut ini.(*/mlz)

Pemuda GMIM Wilayah Kumelembuai Siap Laksanakan Pemilihan KPSG 2018

Pemuda GMIMmanadoterkini.com, MANADO – Sekitar 1200 pemuda GMIM yang tersebar di 956 jemaat dan 126 wilayah, dipastikan akan memadati Desa Makasili Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Wilayah Kumelembuai sendiri dijadikan sebagai tempat dilaksanakannya pesta iman dalam rangka pemilihan Komisi Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (KPS-GMIM) tahun 2018, Sabtu (3/3/2018) untuk menindaklanjuti hasil Konsultasi Pemuda.

Oleh karena itu Ketua Panitia KPSG 2018 Pnt. Billy Lombok, S.H, menegaskan pihaknya terus mematangkan berbagai persiapan untuk suksesnya kegiatan pemilihan yang sesuai agenda akan dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE.

“Pada dasarnya panitia sudah sangat siap melaksanakan kegiatan KPSG 2018, yang akan dilaksanakan di GMIM Maranatha Makasili, ” tandas Lombok diaminkan Sekertaris Panitia Rendis Langkai S.H.

Meski demikian Anggota DPDR Provinsi Sulut ini, meminta dukungan dan topangan doa seluruh pihak, untuk suksesnya hajatan pemilihan KPSG 2018 di Wilayah Kumelembuai.

“Selaku panitia kami tentu sangat berharap dukungan seluruh elemen masyarakat agar kegiatan KPSG 2018 sukses, aman dan lancar,” tukas mantan Penatua Sinode GMIM Dua periode ini.

Sementara itu hingga H-1, panitia pelaksana KPSG 2018, sudah mulai disibukkan dengan menerima para peserta yang mulai berdatangan. (*/Rizath)

Disambut Antusias, Lombok Siap Kawal Aspirasi Warga Minsel

Reses Bilo
Billy Lombok SH melakukan reses di MInahasa Selatan

manadoterkini.com, SULUT – Massa reses anggota DPRD Sulut Billy Lombok di Minahasa Selatan, disambut antusias warga. Pasalnya, Ketua Pemuda GMIM dua periode ini sangat komitmen dengan warga kepentingan masyarakat.

Pada massa reses pertama di Tahun 2017, Lombok diminta untuk memperjuangkan aspirasi para petani di Desa Pakuure, seperti sarana saluran air dan jalan perkebunan termasuk alat menanam jagung.

Alat penanam jagung, kata Alter salah satu warga mengatakan dapat membantu efektifitadls dan efisien pekerjaan hingga pendapatan meningkat. “Bila ada alat semacam penanam jagung, hand traktor dan jalan sentra produksi diperjuangkan untuk para petani. Kami mohon agar dicarikan jalan keluar untuk modal usaha, apakah dalam bentuk KUR atau seperti apa. Karena bantuan selama ini dalam bentuk kelompok dan diharuskan jumlah anggota kelompok banyak hingga tidak terlalu dirasakan manfaatnya,” ujar alter.

Sementara masyarakat Boyong Atas mempersoalkan   tanah negara serta operasional salah satu perusahaan besar, dan banyak masalah BPJS kesehatan serta operasional rumah sakit.

“Kami pernah sudah mau di operasi tapi di suruh antri dan di dahulukan orang lain yang statusnya tidak segawat kami, dan pernah ada warga yang sudah di suruh operasi tapi ternyata tumor atau kanker tidak ada, bahkan ada rekan pelayanan kami di daerah lain yang datang ke rumah sakit hanya sakit ringan setelah di suntik kemudian menggelepar lalu meninggal,” tutur Jhonly warga Boyong Atas.

Lanjut Jhonly, masyarakat sangat berharap Billy Lombok dapat memperjuangkan tanah negara disini agar bisa di kelola warga bahkan bisa di buat balai desa, lapangan olahraga dan infrastruktur lainnya.

”Karena sampai balai desa kami tidak punya, lahan kampung sangat terbatas,”imbuh Jhonly yang ikut dibenarkan oleh masyarakat yang hadir.

Lombok pun menyatakan akan mengecek berbagai hal yang disampaikan, kemudian diperjuangkan sesuai dengan kewenangan Pemprov Sulut.

”Tugas kami memang untuk masyarakat tidak ada yang lain. Jadi ini akan segera kami proses dan disampaikan ke eksekutif,” tegas Lombok yang adalah Ketua Karang Taruna Sulut.

Manariknya, usai mendengarkan aspirasi anggota Komisi II bidang Perekonomian-Keuangan DPRD Sulut ini diajak masyarakat berselifie ria di salah satu kios rumah makan dan langsung menyampaikan aspirasi.(timredaksi)

Support Pariwisata Sulut, Lombok : Setalah Tiongkok, Saatnya Lirik Jepang dan Korea

Lombok
Anggota DPRD Sulut Billy Lombok SH

manadoterkini.com, SULUT – Legislator Partai Demokrat Billy Lombok mensupport upaya Pemprov Sulut, untuk mendatangkan 1 juta wisatawan local dan 200 ribu wisatawan mancanegara ke daerah Nyiur Melambai.

Lonjakan turis Tiongkok akhir-akhir ini diakui personil Komisi II DPRD Sulut ini sangat luar biasa. “Upaya dan sinergritas Pemprov Sulut dan Kabupaten/Kota memberikan sinjal baik bagi kemajuan pariwisata di daerah Nyiur Melambai ini. Pastinya, kita dukung upaya Pemerintah mendatangkan wisatawan local maupun mancanegara,” ujar Lombok.

Bahkan Ketua Pemuda GMIM dua periode tersebut, menantang pemerintah lebih memaksimalkan mendatangkan wisatawan asal Asia Pacifik dan Asia Timur, karena memiliki kesamaan dengan warga Sulut.

“Setelah Tiongkok, kedepan perlu dimaksimalkan wisatawan Jepang, Korea, Singapura, Malaysia dan Filipina. Puluhan bahkan ratusan ribu wisatawan Jepang dan Tiongkok berkunjung ke Filipina setiap bulan bisa ditarik datang ke Sulut,” kata Lombok yang adalah Ketua Karang Taruna Sulut.

Lombok juga mengingatkan kepada pemerintah akan pembenahan dan penambahan fasilitas penunjang seperti akomodasi dan objek wisata sebagai unsur penting daerah wisata. Sulut memiliki banyak Wisata pantai dan wisata gunung yang belum dimaksimalkan dengan baik.

“Ciri khas kita wisata pantai dan wisata gunung. Selain taman laut Bunaken, kita memiliki banyak pulau dan pantai indah di Minahasa Utara dan Kota Bitung. Juga wisata gunung banyak di Minahasa dan daerah lainnya,”supportnya.(timredaksi)

Karang Taruna Sulut Sosialisasikan Permensos 77 dan Pergub 34

Karang Taruna manadoterkini.com, BITUNG – Karang Taruna (KT) Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (22/03) dibawah kepemimpinan Billy Lombok sebagai ketua menggelar Sosialisasi ‎Peraturan Menteri Sosial (Permensos) No. 77/HUK/2010 Dan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 34 Tahun 2016 Tentang Organisasi Karang Taruna Tahun 2017, yang dilaksanakan di Kelurahan Girian Permai, Kecamatan Girian.

Untuk Narasumber sosialisasi ini sendiri adalah Billy Lombok (Ketua KT), Vileo D.S Dondokambey, SE‎ (Plh Kepala Dinas Sosial Daerah Provinsi Sulawesi Utara), Handry Languyu (Kabid Dinas Bitung).

“Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar dan tanggungjawab,” Ujar Dondokambey dalam sosialisasi

Sementara itu Billy Lombok lebih mengemukakan hubungan kerja antara pengurus.‎ “Hubungan kerja antar KT dan pengurus KT kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan Nasional dengan Kementerian sosial dan instansi sosial daerah bersifat pembinaan fungsional,” ujar Lombok

‎Hadir dalam sosialisasi ini Viktory Rotty, S.Th M.Teol M.(Ketua KT Bitung), Dinsos Bitung dan‎ seluruh anggota serta pengurus Karang Taruna Bitung dari berbagai unsur seperti GMNI, Pemuda GMIM dan TKSK Bitung.(alfa)

Lombok : Pemerintah Harus Punya Sikap Terhadap Organisasi Radikal

Billy Lombok
Anggota DPRD Sulut Billy Lombok SH

manadoterkini.com, SULUT – Sikap pemerintah yang terkesan tidak tegas dengan perilaku ormas di Indonesia langsung mengundang reaksi penyesalan dari berbagai elemen masyarakat di Sulawesi Utara.

Seruan tegas diungkapkan Billy Lombok SH legislator DPRD Sulut yang pernah memimpin Pemuda GMIM 9 tahun ini mengatakan pemerintah sebenarnya sudah paham hukum positif di Indonesia. “Contoh saja bila dewan gereja dunia mengeluarkan seruan apakah kemudian menjadi hukum di indonesia ? Kami meminta pemerintah tegas dan jangan ada unsur di Indonesia yang memanas-manasi keadaan,” ungkap Lombok.

Lombok pun mengingatkan pemerintah agar menegakkan hukum dalam kaitannya dengan keadaan investasi Indonesia.

“Kita percaya ekonomi negara kuat bila ditunjang iklim yang baik. Apalagi bila ada dugaan premanisme, mengadakan sweeping harus ditindak tegas itu berarti memberikan contoh tegaknya hukum agar ada efek jera,” kata Legislator yang terkenal vokal ini.

Lagi tentang keadaan nasional Lombok menyampaikan bahwa hukum negara tidak mengenal mayoritas dan minoritas.

“Mungkin bila ada ketersinggungan atau mungkin sekedar issue. Bila ada pemilik toko yang katanya memaksakan suatu kebijakan tentang kostum. Tapi perlu di pahami kostum yang di maksud tidak ada hubungan langsung dengan keadaan alkitab, itu merupakan bagian dari budaya internasional pada bulan desember,” terang Lombok.

“Kami ingatkan bahwa tidak ada yang indekost di Indonesia, kami minta semua pihak berpikir dewasa dan bertindak bijak, jangan main hakim sendiri, pintu komunikasi selalu ada, penerintah jangan tinggal diam, kami meminta tindakan sesuai konstitusi, kami menyerukan agar umat tidak terprovokasi, buktikan kasih yang Yesus ajarkan,” seru Lombok. (Jef)

Ketua Pemuda GMIM 2 Periode Kecam Pembubaran Ibadah Natal di Bandung

Lombokmanadoterkini.com, SULUT – Satu lagi kasus yang membuat banyak lemen masyarakat bertanya-tanya komitmen dari pemerintah akan kebebasan beragama yang tertuang dalam UUD 1945. Seperti kasus yang terjadi di Bandung, Jawa Barat disaat umat Kristiani sedang menjalankan ibadah natal dibubarkan oleh ormas radikal.

Langsung menuai berbagai kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya dari anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Billy Lombok SH.

Manurut Ketua Pemuda Sinode GMIM dua peruide tiu, Pemerintah harus bertindak pada kasus pembubaran ibadah natal oleh ormas yang mengatasnamakan agama di bandung Jawa Barat. “Negara jangan sampai absen dan berlaku hukum rimba, rule of law harus tetap tegak, masa kalah dengan ormas, beribadah merupakan hak asasi apalagi ini dalam momen natal, capek mendengar ada ibadah di larang, eh ini malah ada ibadah di bubarkan,” ujar lombok yang tak dapat menutupi kekesalannya.

Lombok pun meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengingatkan pemerintah pusat agar metodologi hidup damai berdampingan bisa belajar dari Sulawesi Utara. Dimana ada 12 Kabupaten/Kota di Sulut yang mendapat penghargaan hak asasi manusia. sebagai daerah yang mendapat prestasi hukum dan ham.

“Pemerintah daerah dapat menyuarakan protes ketika ada ketidak adilan di Indonesia sebagai wujud implementasi perhatian hukum dan HAM secara global dan nyata sebagaimana DR Sam Ratulangi yang secara lantang membawa aspirasi Sulawesi Utara kepada Presiden Soekarno dan Wapres Hatta sehingga tujuh kata piagam Jakarta kemudian di cabut,” tukas Ketua Karang Taruna Provinsi Sulut ini.

Lombok pun meminta rakyat Sulawesi Utara agar mendoakan yang terjadi di Jawa Barat dan agar masalah miskomunikasi agama serta jaminan hukum dapat menemukan solusi.

“Badai pasti berlalu, kami meminta proses hukum yang jelas dan nyata, jaminan hukum, keadilan di tunjukkan, dan sekali lagi di sulut jangan sampai ada ormas yang sikap nya tidak sesuai dengan sikap Founding Fathers, bila sampai ada tentu saja kita tolak,bila ada yang justru mendukung kelompok ini di sulut maka ini berarti pengkhianatan, ini wujud kesetiakawanan sosial nasional. Mari sama sama bangun komunikasi yang baik, silahturahmi lintas agama wajib dilaksanakan, kita juga doakan PGI agar tidak berhenti menyuarakan seruan pastoral bersama elemen lintas agama nasional, karena bila pemerintah tidak serius ini sama saja menampar nama Indonesia di muka dunia dan pemerintah gagal menjamin kebebasan beribadah bahkan kalah dengan kelompok radikal,” tugas legislator sulut ini yang dikenal sangat getol menolak organisasi radikal mengatasnamakan agama masuk di Sulut. (Jef)

Terkait Yang Terjadi di Samarinda, Lombok: Jadikan Itu Sebagai Ujian dan Pergumulan

Lombok
Bolly Lombok SH

manadoterkini.com, SULUT – Terkait pengeboman Gereja Oikumene di Samarinda Kalimantan Timur dengan korbannya adalah anak -anak membuat banyak kalangan angkat bicara dengan perbuatan ini. Salah satunya datang dari Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara fraksi Demokrat dapil Minahasa Selatan- Minahasa Tenggara Billy Lombok SH.

Menurut Billy Lombok yang adalah Ketua Pemuda GMIM 2 periode kepada manadoterkini.com, peristiwa bentuk ujian berat bagi umat yang percaya. “Tetapi disini kita dituntut membawa kedamaian,”kata Lombok.

Pun demikian, Lombok meminta aparat keamanan di Sulut, untuk mengisut tuntas kasus tersebut sekaligus mengantisipasi hal serupa sehingga tidak terjadi di daerah Nyiur Melambai.

“Tentu segenap kita mendesak aparat kepolisian memprioritaskan penyelesaian kasus ini agar segera di usut tuntas aktor intelektualnya. Juga kami berharap pemerintah bergerak cepat untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi rakyatnya,” tandasnya.

Lombok pun menghimbau kepada warga untuk tidak terpancing dengan hal tersebut. “Kita jangan ada yang terprovokasi, sekali lagi ini bentuk ujian dan jadikan ini sebagai satu pergumulan. Saya yakin kita pasti mampu melewatinya,” pungkas Lombok. (Jef)

Legislator Sulut Kagum Aksi Sosial Forward

 

minselmanadoterkini.com, SULUT – Sejumlah anggota DPRD Sulut menyatakan salut dan memberi apresiasi kepada Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut saat melakukan aksi sosial pekan lalu.

“Forward mantap, hebat dan cerdas. Aksi ini patut dicontohi banyak pihak, bukan hanya organisasi wartawan, tapi semua kelompok masyarakat. Mari kita dukung berbagai program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,”tandas Ketua Komisi IV, James Karinda.

Anggota Komisi II, Billy Lombok dan Anggota Komisi I, Jems Tuuk mengakui kegiatan Forward pekan lalu adalah hal yang luar biasa.

“Kegiatan lantainisasi dan rehab rumah warga oleh Forward patut diapresiasi. Wartawan tak hanya melakukan tugas peliputan dan memberitakan tapi aksi-aksi sosial seperti ini sangat baik. Terus terang kami kagum. Apalagi sumber pendanaan dari wartawan sendiri yang gotong royong. Nanti berikut kami akan berpartisipasi membantu Forward dengan aksi-aksi sosialnya. Tagline, Pers Sahabat Rakyat yang dikampanyekan Forward sudah terbukti dengan kegiatan itu. Salut dan membanggakan,”tambah Tuuk dan Lombok.

Ketua Forward Sulut Raymond Legi serta Wakil ketua, Jerry Palohoon, Noberd Losa didampingi Sekretaris dan Bendahara, masing-masing Rahman Kasim dan Deysi Holung menyatakan kegiatan sosial itu sebagai wujud dukungan terhadap program ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) dari Pemprov Sulut.

“Bagi Forward, sudah menjadi kewajiban kita untuk membantu program pemerintah yang pro rakyat. Yang tidak pro rakyat akan kami kritisi. Forward akan tampil dengan kegiatan sosial lainnya. Jadi Tunggu kami di aksi selanjutnya,”tandas pengurus Forward.(Jef)

Lombok : Pemerintah harus Peka Dengan Aspirasi dari Petani

 

billy lombokmanadoterkini.com, SULUT -Anjloknya harga komoditi unggulan Nyiur Melambai berupa cengkih yang berkisar 80 ribu sampai dengan 84 ribu/kg membuat banyak kalangan bersimpati. Salah satunya adalah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara berasal dari daerah pemilihan Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Tenggara (Mitra) yang selalu peduli pada nasib petani dan Kaum Muda yaitu Billy Lombok SH.

“Melihat keadaan harga cengkih mulai 80 ribu sampai 84 ribu/kg yang ada saat ini, Petani sebaiknya menjual cengkih sesuai dengan kebutuhan, karena sudah menjadi rahasia umum bila kita menjual cengkih saat panen dengan jumlah yang sangat besar maka harga otomatis akan turun, dan yang untung cuma pengumpul,” terang Lombok kepada manadoterkini.com.

Lanjut Ketua Pemuda Sinode GMIM Dua Periode ini, meminta kepada pemerintah agar aspirasi petani cengkih didengar dan diseriusi.

“Karena kita semua sudah tahu yang membuat harga emas coklat ini menjadi anjlok adalah impor cengkih. Dan ini benar-benar sangat mengganggu untuk prospek harga kedepan, juga saya meminta komoditi cengkih harus dijadikan prioritas dari pemerintah provinsi Sulawesi Utara karena ini sangat menyentuh langsung dengan masyarakat bawah yaitu petani,” tutup Lombok yang juga sebagai ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Utara. (Jef)