Ini Susunan Acara Prosesi Upacara Adat Tulude di Kota Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO – Upacara Adat Tulude merupakan kegiatan yang bersifat religious. Pemkot Manado melalui Dinas Pariwisata, jauh hari telah mempersiapkan rangkaian prosesi upacara adat tulude yang akan dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala, Rabu (05/02/2020) sore hari ini.

Dimana Upacara Adat Tulude di dalamnya terkandung makna :

a. Wujud Ungkapan Syukur atas penyertaan GENGGONA LANGI DUATANG SARULUANG (Penguasa Alam Raya) terhadap segala pergumulan hidup umat, yang diwujudkan secara ter indera baik melalui ungkapan Doa dan Karya seni

b. Wahana introspeksi diri dalam pengakuan iman yang dinyatakan dengan kerendahan hati dihadapan GENGGONA LANGI DUATANG SARULUANG

c. Memohon penyertaan GENGGOGANA LANGI DUATANG SARULUANG untuk kehidupan dimasa mendatang yang diexpresikan dalam kerukunan persaudaraan

Berikut ini susunan acara Upacara Adat Tulude Pemkot Manado :

1. 15.00 : PROSESI ADAT (GEREJA SENTRUM – LAPANGAN TIKALA)

2. 15.45 : MENGINSOMAHE SAKE (PROSESI PENJEMPUTAN TAMU KEHORMATAN)

3. 15.50 : MENA KA U PAPORONG “PEMASANGAN PAPORONG”

4. 15.55 : MENDANGENG TEMBONANG ( TAMU KEHORMATAN MEMASUKI PANGGUNG KEHORMATAN)

5. 16.00 : MESAKE MAMAENG

6. 16.05 : KUMUI MENULUDE “ AJAKAN MENULUDE”

7. 16.08 : TAMONG BANUA DUMOLONG BANALA “ KUE ADAT TAMO MEMASUKI BANGSAL”

8. 16.18 : MENARAKANG TAMO

9. 16.00 : MANDAE TAMO

10. 16.23 : BAWIKA WERA (UCAPAN SELAMAT DATANG)

11. 16.28 : KA KUMBAEDE ( PERNYATAAN IMAN DAN PENGHARAPAN)

12. 16.43 : MENAHULENDING BANUA

13. 16.58 : M AMOTO TAMO “ PEMOTONGAN KUE ADAT TAMO”

14. 17.28 : KA LIOMANENG PATIKU ( DOA BERANTAI ENAM TOKOH AGAMA)

15. 17.48 : SASASA-SA SALENTIHO (PETUAH) SAMBUTAN KETUA IKISST SULUT

16. 18.00 : SAMBUTAN WALIKOTA MANADO

17. 18.30 : TATODE HUNDUGE “PAGELARAN SENI BUDAYA”

1. MUSIK BAMBU MELULU

2. MASAMPER MASAL

3. HADRA/QASIDAH

4. BARONGSAI

18. 19.10 : TATARIMAKASE HUNDUGU MUNARA (UCAPAN TERIMA KASIH)

19. 19.13 : KA KALIOMANENG MENGIDOPE (DOA MAKAN)

20. 19.18 : SALIWANG U BANUA

21. 19.38 : DILANJUTKAN MASAMPER MASAL

(#aldimawitjere)

Upacara Adat Tulude, Ribuan Warga Nusa Utara Bakal Padati Lapangan Tikala

manado
Pesta Adat Tulude di Kota Manado tahun 2019 lalu. Nampak Walikota GS Vicky Lumentut memegang bendera merah putih

manadoterkini.com, MANADO – Upacara Adat Tulude menjadi salah satu agenda Pariwisata di Kota Manado. Tidak heran setiap tahun Pemkot Manado melalui Dinas Pariwisata telah mengagendakan sebagai salah satu iven turisem di ibukota provinsi sulut.

Walikota Manado, DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, dalam setiap kesempatan mengajak warga Kota Manado lebih khusus warga Manado asal Nusa Utara untuk hadir dalam upacara Adat Tulude yang akan di Lapangan Sparta Tikala, Rabu (05/02/2020) besok.

“Mari rakyat Kota Manado, lebih khusus lagi warga Manado asal Nusa utara (Sangihe, Sitaro dan Talaud), hadir dalam perayaan Upacara Adat Tulude, wujud syukur penyertaan Tuhan bagi kita umatNya, ” ajak Walikota Vicky Lumentut. (aldi)

Sukses Gelar Upacara Adat Tulude, GSVL: Terima Kasih Masyarakat Nusa Utara

manado
Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengucapkan terima kasih kepada warga Manado asal Nusa Utara yang telah menyukseskan pelaksanaan Upacara Tulude di Tahun 2020

manadoterkini.com, MANADO – Diberkahi dengan cuaca yang cerah setelah beberapa hari terakhir diguyur hujan yang cukup deras, pelaksanaan Upacara Adat Tulude Kota Manado yang dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala, Rabu (5/2/2020), berjalan dengan sukses.

Masyarakat baik itu dari etnis Nusa Utara maupun yang entnis lain yang ada di Kota Manado terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai dengan prosesi arak-arakkan Kue Tamo dari Gereja Sentrum Manado sampai di Lapangan Sparta Tikala.

Wali Kota G.S Vicky Lumentut saat membawakan sambutan mengatakan, pelaksanaan Upacara Adat Tulude yang adalah budaya Nusa Utara telah menjadi bagian dari program Pemkot Manado setiap tahun.

“Dan terima kasih masyarakat Nusa Utara yang ada Kota Manado telah menyambut baik program kita ini, karena sia-sia jika kita programkan tapi tidak disambut dengan baik,”ungkap wali kota.

Lanjutnya mengatakan, tidak hanya Tulude yang dilaksanakan Pemkot Manado, tapi dalam waktu dekat ini ada Cap Go Meh serta perayaan ritual keagamaan seperti Nyepi, Puasa dan Lebaran sampai Natal.

“Semua ini selain diangkat, digali dan dilestarikan tapi juga menjadi suguhan bagi kepentingan kota yang sedang diarahkan menjadi kota pariwisata. Saya harap program saya dan Wakil Wali Kota Mor Bastiaan ini mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Nusa Utara,”kata Wali Kota G.S Vicky Lumentut.

manado
Pemakaian salendang kepada Ketua TP – PKK Kota Manado Prof Paula Lumentut Runtutwene

Sementara itu, Ketua Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe, Sitaro dan Talaud (IKISST) Sulut, Prof. DR Orbanus Naharia, M.Si, mengucapakan banyak terima kasih kepada Wali Kota G.S Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Bastiaan yang telah memasukkan Upacara Adat Tulude dalam kalender iven Pemkot Manado.

“Ini merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat Nusa Utara yang berdiaspora di Kota Manado. Dimana nilai-nilai budaya Nusa Utara mendapat tempat yang sangat layak di Kota Manado. Oleh sebab itu, sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih,”kata Naharia.

Ia menuturkan, IKISST akan mendukung penuh setiap program pemerintah di Sulut termasuk Pemkot Manado.

“Apapun kebijakan dan program pemerintah kita dukung 100 persen oleh masyarakat Sulawesi Utara yang tergabung dalam Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe, Sitaro dan Talaud,”ujarnya.

Ketua IKISST juga menyampaikan banyak terima kasih kepada para panitia Upacara Adat Tulude Kota Manado yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

“Para panitia telah luar biasa bekerja keras, Pak Pontowuisang Kakauhe dan Semi Mananoma dalam memimpin panitia bekerja sedemikan rupa. Terima kasih telah menyukseskan upacara adat ini,”tukas Prof. DR Orbanus Naharia, M.Si.(*/aldi)

Oknum ASN Tersandung Korupsi Bakal Dipecat

manadomanadoterkini.com, SITARO – Tiga oknum ASN di lingkup Pemkab Sitaro tengah dipersiapkan pemecatannya. Pasalnya ketiga oknum tersebut diduga terlibat kasus korupsi dana DAK Dinas Dikpora.

Hal ini disampaikan Kepala BKD Sitaro, Dolly Polimpung kepada sejumlah awak media belum lama ini.

“Mereka masih menunggu putusan pengadilan Tipikor. Saat ini kami tengah persiapkan pemecatan mereka. Sambil menunggu hasil putusan, gajinya diterima hanya 50 persen, “ucap Polimpung.

Akan hal itu Ketua Sitaro Coruption Watch Victor Salindeho, menegaskan apabila ada ASN yang tersandung korupsi dan terbukti maka harus ditindak tegas. “Bila ASN korupsi harus dipecat, “tandas.

Salindeho seraya mendesak pihak aparat hukum agar proaktif dalam menangani kasus korupsi di Sitaro. (Vic)

Silangen Terus Mengkristal di Sangihe.

manadomanadoterkini.com, TAHUNA – Setelah kalah dari Pilkada Sangihe beberapa waktu lalu tak membuat sosok dr Fransiskus Andi Silangen SPB KBD meredup, pria yang terkenal vokal, baik hati dan pantang menyerah ini ternyata elektabilitasnya naik dan menggeser sejumlah nama besar yang ikut bertarung di dapil Nusa Utara.

Bahkan mengejutkan dari hasil wawancara Manadoterkini.com di sejumlah wilayah yang berbeda nama dr Andi terus disebut. “Dokter Andi orangnya berani dan kami yakin ia mampu membawa aspirasi masyarakat Nusa Utara, “ucap Amir Awumbas warga Tabukan

Senada dengan hal itu Djemi Melontige warga Manganitu berjanji siap mendukung perjuangan dr Andi. “Dokter andi adalah sosok pemimpin yang sangat menyatu dengan rakyat, sudah jelas kami siap mendukung beliau. “Tegasnya.

Ditempat terpisah sejumlah pemuda mengaku siap berjuang bersama beliau. “Apapun yang terjadi kami tetap mendukung dokter andi karena pribadinya tegar, baik hati, penuh kasih dan tak kenal menyerah, “ucap Joppy Abast, Hendra Korakora, dan Ambat Janis warga Tahuna.

Mereka bertiga berharap warga Sangihe mendukung figur seperti dr Andi yang diyakini mampu memperjuangkan nasib masyarakat di perbatasan.

Sementara dr Andi sendiri ketika dihubungi Manadoterkini.com belum lama ini mengucapkan banyak terima kasih. “Terima kasih atas doa dan dukungannya semoga perjuangan kita semua diberkati Tuhan, “pungkasnya. (Vic).

PESTA ADAT TULUDE DI TUGU LILIN, GSVL MENYATU DENGAN WARGA NUSA UTARA

LIPUTAN KHUSUS

Tulude, Salah Satu Kalender Iven Pariwisata Perkaya Budaya di Manado

Tulude Manado
Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan masing-masing didampingi Ketua TP PKK, Prof. Paula Lumentut-Runtuwene dan Ny. Imelda Bastiaan- Markus menghadiri pesta Adat Tulude 2017 didampingi Ketua IKISST Sulut, Agus Tahendung

UPACARA adat Tulude masyarakat Kota Manado asal Nusa Utara dilaksanakan di kawasan Tugu Lilin, Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang, Jumat (3/2) malam tadi.

tulude Manado
Wali Kota, GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan didampingi istri saat tiba di lokasi Pesta Adat Tulude yang diterima Ketua IKISST Sulut, Agus Tahendung

Pesta adat Tulude ini, merupakan salah satu agenda pariwisata Kota Manado dalam iven Pesona Manado 2017 yang dilaunching Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Jakarta 21 November 2016 lalu.

Meski diguyur hujan, namun tidak mengurangi antusias masyarakat asal Nusa Utara untuk mengikuti prosesi ritual adat Tulude. (***)

 

Wali Kota dan First Lady Manado Disambut Topi Adat Poporong dan Selendang

DIAWALI dengan upacara penyambutan penyematan topi adat poporong dan selendang.

Tulude Manado
Wali Kota GS VIcky Lumentut disambut Topi Adat Poporong

Dengan mengenakan pakaian adat Nusa Utara berwarna kuning, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan isteri Prof DR Ny Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE dan isteri Ny Imelda Bastiaan Markus memasuki lokasi Tulude.

Puncak upacara Tulude ditandai dengan pemotongan kue Tamo yang merupakan simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat Nusa Utara.

Tulude Manado
Ketua TP-PKK Manado, Prof Paula Runtuwene disambut dengan Selendang

“Kue Tamo bermakna persatuan dan kebersamaan bagi masyarakat Nusa Utara. Disamping itu, dalam pemotongan kue Tamo yang terpenting ucapan-ucapan yang berisi doa-doa,” jelas Ketua Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe Sitaro dan Talaud (IKISST) Sulawesi Utara Drs Agus Tahendung.

Walikota GSVL mengajak masyarakat Manado asal Nusa Utara untuk bersyukur memasuki tahun baru melalui pesta adat Tulude. “Mudah-mudahan memasuki tahun baru ini, kita bisa meninggalkan yang jelek-jelek ditahun lalu dan semua yang baik-baik bisa kita lakukan,” tukas orang nomor satu di Manado itu. (***)

GSVL: Tekad Saya dan Pak Wawali, Terus Lestarikan Budaya di Manado

WALI KOTA GSVL bersama Wawali Mor telah bertekad untuk melestarikan seni dan budaya di Kota Manado. Apalagi, Tulude telah ikut memperkaya budaya di Kota Manado.

Tulude Manado
Wali Kota GS Vicky Lumentut saat menerima prosesi adat Tulude

“Mari kita jaga budaya kita, karena saya dan Pak Mor telah menyatakan tekad untuk melestarikan budaya yang banyak di Kota Manado, termasuk budaya dari Nusa Utara yang telah ikut memperkaya budaya Kota Manado,” tandas GSVL.

Terkait kalender pariwisata pesta adat Tulude, Walikota menyerahkan kepada IKISST untuk menentukan tanggal yang tepat untuk ditetapkan sebagai iven pariwisata tahunan Kota Manado.

Tulude Manado
Wali Kota, GS Vicky Lumentut membawakan sambutan terkait kalender Iven Pariwisata Kota Manado, termasuk Pesta Adat Tulude masuk dalam kegiatan Pariwisata setiap tahun

“Kalau tanggal 3 Februari ini bisa kita sepakati untuk menjadikannya sebagai tanggal pelaksanaan Tulude di Kota Manado. Tetapi saya serahkan kepada IKISST untuk mendiskusikannya, apakah ada tanggal yang lain,” ujar GSVL. (***)

 

GSVL Beberkan Filosofi Tugu Lilin, Tempat Diselenggarakan Tulude

Tulude Manado
Ketua TP-PKK, Prof Paula Runtuwene menerima prosesi adat Tulude

UPACARA pesta adat Tulude yang dialksanakan di Tugu Lilin, menurut Walikota GSVL, memiliki makna yang besar. Karena, lilin melambangkan pengorbanan.

“Lilin ini melambangkan pengorbanan, dia rela hancur untuk menerangi sekeliling. Ini filosofi bagi kita semua. Mari kita jaga dan pelihara untuk kebersamaan kita di Kota Manado,” pungkas Walikota GSVL.

Tulude Manado
Hadir juga dalam acara pesta adat Tulude, Ketua DPRD Manado Henny Noortje Van Bone

Acara yang dihadiri ribuan masyarakat dan tokoh adat Nusa Utara itu dihadiri Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota Manado Drs Rum Dj Usulu, Ketua BKSAUA Manado Pdt Roy Lengong STh, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Manado Drs Albert Wuysang, serta para pejabat Pemkot Manado. (aldi/*)

Kunjungi Pulau Marampit, Ini Janji Gubernur Sulut Olly Dondokembey

MTerkini.com, SULUT –  Siswa-siswi terbaik SMP lulusan tahun 2016 akan direkrut disekolahkan di SMU Lokon Tomohon. Hal ini yang disampaikan Gubernur Olly Dodokambey SE saat kunjungan kerjanya bersama Wagub Drs Steven Kandouw di pulau perbatasan terluar di Kabupaten Kepulauan Talaud yakni Desa Dampulis Pulau Marampit dan Desa Karatung di Pulau Nanusa, Kecamatan Nanusa, baru-baru ini.

Sulut hebat
Sambutan Gubernur Olly di Talaud

“Saya dan pak Steven lewat visi misi kami, telah mempersiapkan bea siswa gratis bagi anak-anak kita di Sulut termasuk siswa berprestasi di pulau terluar seperti Talaud yang ingin melanjutkan studi di SMA unggulan dan di berbagai Perguruan tinggi ternama di dunia. Semua biaya akan di tanggung oleh Pemerintah Provinsi Sulut, orang tua tidak perlu kuatir asalkan anak-anak mau belajar serius. Bahkan jika tamat dari SMU Lokon nanti, jika ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi di Amerika Serikat silahkan, supaya ada anak-anak dari Talaut yang kuliah di sana,” ujar mantan Ketua Badan Anggaran DPR-RI ini.

Untuk itu Gubernur minta agar Bupati Talaud Sri Wahyuningsih Manalip, segera mendata siswa-siswi berprestasi tingkat SMP dan SMA. “Bulan Juni nanti akan kami tampung mereka di Manado. Program bea siswa gratis ini merupakan penjabaran dari program Presiden Jokowi yaitu membangun dari pinggiran,” ungkap Dodokambey.

Sulut hebat

Menjawab keluhan warga di dua pulau terkait ketiadaan tenaga medis, OD berjanji akan mendatangkan tenaga medis komplit. “Saya memastikan dalam waktu dekat ini akan mendatangkan tenaga medis komplet, dengan tenaga dokter maupun bidan. Lewat Tim Sehat Nusantara mereka akan saya datangkan kesini untuk memberikan pelayanan kesehatan pada warga, “kata Dodokambey.

Sementara, terkait program pemerintah dalam rangka pemberian bantuan Dana Desa, Gubernur Olly minta agar Apitalaung (kades) dapat mengelolahnya dengan baik, agar benar-benar dapat mensejahterakan rakyat.

Pada kesempatan itu Gubernur telah menyerahkan berbagai bantuan sosial dari Dinsos Sulut berupa 2 ton beras, 650 paket lauk pauk, supermie 34 dos dan 15 kartom makanan bayi. Juga menyerakan bantuan dari Dinkes Sulut dan Bantuan Mobil L 300 pick up dua unit.(alfa)

MTerkini.com, TAHUNA – Melemahnya sektor pertanian Sangihe dikarenakan oknum Kadis yang tak proaktif. Akibatnya para petani merana alias lesu.

“Kami menilai lemahnya sektor pertanian Sangihe dikarenakan oknum kadisnya malas dan tak proaktif, dan itu imbasnya ke petani, mereka ikut malas karena jarang didampingi, padahal pertanian adalah salah satu sektor yang memiliki peranan besar dalam memajukan suatu daerah, kalau kadisnya sering tidur maka petani juga semakin terlelap, “kata pemerhati pembangunan Nusa Utara, Johanis Missah kepada manadoterkini.com, Selasa (5/4/2016).

Hal yang sama pula disampaikan pemerhati pembangunan lainnya, Ronald Tinungki. Menurutnya, beberapa waktu lalu Sangihe sering panen padi, tapi akhir akhir ini sudah jarang terdengar adanya panen.

“Kami sebenarnya sangat berharap sektor pertanian menjadi leader tapi kenyataanya malah sektor ini melemah, makanya kami minta dinas ini berbenah agar semua lini bergerak bersama jangan saling mengharap, kami turut prihatiin dan terus mengkritik sektor ini, dulunya panen padi hampir selalu terdengar tapi saat ini sangat jarang dan ini tandanya mundur bukan maju,”terang Tinungki. (vic)

MTerkini.com, TAHUNA – Petugas kesehatan yang di tugaskan di pulau perbatasan mengeluh pasalnya tunjangan kinerja belum juga dicairkan.

“Torang tak tahu harus mengeluh kemana, kepala puskesmas no comment, kadis apalagi, kasihan torang yang di perbatasan harusnya diprioritaskan tapi sering menjadi terkeblakang, torang berharap kinerja 2016 segera dicairkan, “beber Boy Sumonda salah satu petugas kesehatan, Jumat (1/4/2016).

Sementara Ketua Forum LSM Sangihe, Azis janis mendesak pihak Pemkab melalui Dinas terkait agar memperhatikan hal tersebut.

“Namanya tunjangan kinerja kalau boleh pencairannya jangan terlambat, kasihan para abdi negara di perbatasan harus menjerit dulu baru ditanggapi. Kami minta tolong hal itu diperhatikan dan mohon mereka yang di pulau dicairkan dulu baru yang didarat menyusul, “tandas Janis prihatin. (vic)

MTerkini.com, TAHUNA – Sejumlah warga sampai saat ini mengaku curiga dengan pihak terkait yang ditugaskan menenggelamkan kapal asing. Pasalnya program Menteri Kelautan dan Perikanan dinilai over acting. Akibatnya Wargapun kerap mempertanyakan mesin dan perlengkapan kapal saat ditenggelamkan.

“Kami mau tanya ketika kapal hendak ditenggelamkan, apakah mesin kapal dan radio diamankan atau ditenggelamkan bersama kapal, kalau seandainyaa ditahan, dimana tempatnya, “beber warga.

Tak hanya itu warga mendesak agar hasil sitaan berupa mesin dan radio sebaiknya dilelang dan hasil dari lelang tersebut disumbangkan bagi anak-anak panti asuhan.

“Wajar kalau panti asuhan mendapat bantuan, mereka kan jelas butuh sentuhan dan itulah bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap anak bangsa. Namun kita juga harus paham dengan hal ini karena moment seperti ini banyak tikus tikus nakal yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, “sembur warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. (vic)