Lomban
Walikota Bitung MJ Lomban bersama Forkopimda dan TP-PKK lakukan komitmen menanam guna ketahanan pangan

manadoterkini.com, BITUNG – Canangkan Kota Bitung lumbung pangan berbasis keluarga, Jumat(03/03/20) Walikota Maximilian Jonas Lomban SE MSi serta Ketua TP PKK kota Bitung Dra.Khouni Lomban Rawung serta Komdan Yonmarhanlan VIII Bitung Letnan Kolonel Marinir Nandang Permana Jaya, S.E, Dandim 1310/Bitung Letkol INF Kusnandar Hidayat, Kapolres Bitung AKBP F.X Winardi Prabowo SIK, melakukan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama.

lomban
Walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban SE MSi serta Ketua TP PKK kota Bitung Dra.Khouni Lomban Rawung serta Komdan Yonmarhanlan VIII Bitung Letnan Kolonel Marinir Nandang Permana Jaya, S.E, Dandim 1310/Bitung Letkol INF Kusnandar Hidayat, Kapolres Bitung AKBP F.X Winardi Prabowo SIK, menanam.(ist)

Dalam sambutan Walikota Bitung Maximilian J Lomban SE MSi mengatakan, secara nasional, kita ketahui semua 7 bulan kedepan pangan kita tetap aman, apabila itu dibarengi dengan produksi. saat ini kurangnya produksi, disebabkan masyarakat harus bekerja dari rumah dan tinggal dirumah untuk mencegah Covid-19.

Sehingga kami berinisyatif dengan jajaran Forkopimda dibantu Tim penggerak PKK kota Bitung, untuk memotivasi kepada masyarakat supaya menanam jenis umbi-umbian, jagung, pisang dan baritos.

Lomban
Wali Kota Max Lomban mengajak masyarakat Bitung menanam.(ist)

“Semua dilakukan untuk mengantisipasi apa bila Covid-19 ini berkepanjangan, dengan harapan Pemkot Bitung, TNI dan POLRI terus berkolaborasi dengan masyarakat untuk kemudian menanam, agar bisa menjaga ketersediaan pangan tetap terpenuhi jika Covid-19 berkepanjangan, “ujar Lomban.

Pencanangan lumbung pangan berbasis keluarga dilakukan dilokasi yang berbeda, yakni bertempat di Kelurahan Wangurer barat (Pemkot Bitung bersama Tim Penggerak PKK), Aspol pinokalan (Polres Bitung), Perum Kodim 1310 kelurahan Madidir Unet (Kodim 1310 Bitung) dan Lapangan tembak Marinir Kelurahan Aertambaga II kota Bitung (Yonmarhanlan VIII Bitung). (refly/advetorial)

Lomban Sampaikan Ini Saat Buka Rakernas II dan Diskusi Publik GPPMP

manadoterkini.com, BITUNG – Kota Bitung menjadi tempat dilaksanakannya Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) II sekaligus Diskusi Publik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP). Kegiatan ini sendiri berlangsung 13-14 Februari 2019, bertempat di Balai Pertemuan Umum Kantor Wali Kota Bitung.

Bitung

Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban, SE MSI membuka langsung Rakernas II GPPMP. Dalam kesempatan tersebut Lomban menilai kegiatan ini sangat strategis dalam mengaktualisasikan komitmen Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada GPPMP. Ini adalah momentum yang sangat strategis ketika bangsa Indonesia tengah mempersiapkan diri menyambut pesta Demokrasi, Pemilu 2019. Sebagai bangsa yang dibangun denga Persatuan, harus jeli melihat berbagai gejolak masyarakat di tahun politik,” ujar Lomban dalam sambutannya, Rabu (13/2/2019).

Bitung

Menurut Lomban, pertemuan ini sangat mendukung visi dan program kerja pembangunan di Kota Bitung, khususnya menghadapi mega proyek, yakni; Pembangunan International Hub Port (IHP) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kedua mega proyek tersebut, adalah cita-cita Bitung sebagai Kota Bahari dan Industri.

“Berdasarkan kajian dari berbagai pihak, sejak DR Sam Ratulangi sampai saat ini, Kota Bitung memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pintu gerbang Asia Pacifik. Untuk itu perlu adanya keseriusan sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Pusat, serta dukungan dari berbagai pihak,” kata Lomban.

manado

Lomban pun berharap, lewat Diskusi Publik ini, akan semakin membuka ruang untuk menyelesaikan pembangunan IHP dan KEK, serta fasilitas pendukung utama, yakni; pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung dengan panjang 39,5 KM.

“Kegiatan ini, memberikan kontribusi besar bagi Pemerintah Kota Bitung. Saya berharap GPPMP akan terus eksis, jaya dan terus berkarya bagi negara, menjadi pilar pemersatu bangsa yang mampuh senantiasa membumikan Pancasila sebagai dasar ideologi NKRI di bawah panji-panji merah putih,” tandasnya

Sementara itu Ketua Umum DPP GPPMP, Jeffrey Rawis, SE mengatakan bahwa Rakernas ini adalah bagian dari rangkaian Program DPP GPPMP dan puncak kegiatan memperingati 73 Tahun Peristiwa Heroik Merah-Putih 14 Ferbuari 1946 di Sulawesi Utara.

bitung

“Selain konsolidasi internal organisasi, menguatkan paham nasionalisme, meneruskan dan menjaga jiwa, semangat dan nilai-nilai perjuangan Merah Putih, serta mengaktualisasikan komitmen kebangsaan berpartisipasi aktif dalam membangun Indonesia,” ujar Rawis

Lanjutnya, “Pembangunan IHP adalah suatu keniscayaan dan perlu didukung dengan pengembangan KEK yang secara simultan akan menjadi mesin uang RI di Gerbang Pasifik. Dari sisi kebijakan dan peraturan, IHP dan KEK tersendat, sehingga dibutuhkan political will dari pemerintah dan komitmen dari semua stakeholder untuk mengaktualisasikan apa yang telah tertuang dalam peraturan-peraturan tersebut,” jelas Rawis.

Nampak Hadir dalam Acara Pembukaan Rakernas II dan Diskusi Publik, antara lain; Ketua Dewan Penasehat GPPMP Theo Sambuaga, Penasehat GPPMP Mayjen (Pur) Rustam Efendi, Dewan Pembina Max Basoke, Anggota DPR-RI Jerry Sambuaga, Mewakili Gubernur Sulut Steven Liow, Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri, Sekda Kota Bitung Audy Pangemanan, Pengurus DPP, DPD dan DPC GPPMP, serta para undangan. (REFLY/Advetorial)

Cegah DBD, Lomban Imbau Masyarakat Lakukan Hal Ini

manadomanadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximilian J Lomban mengimbau masyarakat Kota Bitung untuk menjaga kebersihan lingkungan guna menghindari penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Rabu (09/01/2019).

“Kemenkes mengeluarkan surat edaran untuk mengimbau dan mendorong masyarakat, yang dimulai dari seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan upaya pencegahan dan Pengendalian penyakit DBD dan penyakit Virus Zika,” ujar Lomban

Dia mengatakan sejak Januari 2016 telah terjadi kecenderungan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk itu Wali Kota menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Bitung mulai dari perangkat daerah terkait seperti Dinas Kesehatan, Badan Lingkungan Hidup, perangkat kecamatan dan kelurahan untuk bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Lomban mengajak masyarakat agar memahami pencegahan DBD yang dapat dimulai dari lingkungan sekitar.

“Upaya pencegahan terhadap penularan DBD dan penyakit Virus Zika dilakukan dengan pemutusan rantai penularan DBD berupa pencegahan terhadap gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopicus,” katanya

Langkah-langkah yang dilakukan kata Lomban, antara lain melakukan pemantauan jentik nyamuk dan PSN 3M Plus disetiap rumah secara rutin untuk memberantas sarang nyamuk yaitu dengan:

– Menguras tempat-tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat pemampungan air minum, penampungan air di lemari es, dan dispenser;
– Menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum/gentong air, kendi air dan lainnya;

“Juga, Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air seperti botol plastik, kaleng, ban bekas karena berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes,” ungkapnya

Lomban juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali Gerakan satu Rumah Satu Jumantik. “Jumantik adalah orang yang melakukan pemerikasaan, pemantauan dan pemberantasan jentik nyamuk khususnya Aedes aegypti dan Aedes Albopictus,” pungkasnya (Refly)

Lomban Lantik Pengurus FMKH Kota Bitung

manadomanadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban melantik Forum Masyarakat Konservasi Hutan (FMKH). Bertempat di Taman Wisata Alam Batu Angus, Kelurahan Kasawari Kota Bitung, Rabu (28/11/2018).

Dalam sambutannya Lomban mengatakan Pemerintah kota Bitung sangat mendukung berbagai program tentang pemeliharaan lingkungan dan konservasi hutan karena penerapan kegiatan tersebut mampu melindungi kekayaan ekosistem alam dan memelihara proses – proses ekologi maupun keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan.

“Kita bersyukur karena kota Bitung dianugerahi Tuhan dengan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya, untuk itu sudah merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan memeliharanya,” ujar Lomban didampingi Duta Yaki Indoneseia Khouni Lomban Rawung.

Lewat pelantikan FMKH saat ini, lanjut Lomban, merupakan bukti kepedulian dan tanggung jawab untuk berkomitmen memelihara alam pemberian Tuhan. Ia bahkan mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan diri dan menjadi teladan dalam perubahan perilaku serta menjadikan FMKH menjadi wadah masyarakat lokal untuk mendukung pengelolaan kawasan hutan yang lestari.

“Terkait dengan penyelamatan yaki saya sangat senang karena saat ini sudah tidak di dengar lagi ada orang yang menyantap yaki di Bitung. Saat ini juga kita prihatin atas kondisi sampah plastik yang sudah sangat mengkhawatirkan marilah kita sama-sama mengubah pola pikir kita agar sampah-sampah plastik ini benar-benar terbuang pada tempatnya dan terolah secara benar sehingga keberadaannya tidak menjadi ancaman dalam kehidupan manusia,” tandasnya.

Turut hadir Kepala Balai BKSDA Sulut; Lukita Awang Nistijantara, S. HUT, M.Si, Koordinator Prgram Selamatkan Yaki; Mr. Harry Hilser, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Bitung serta para pejabat lingkup Pemkot Bitung. (Refly)

Hadiri MUSDA ke XII KNPI Kota Bitung, Ini Kata Lomban

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban hadir pada Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-XII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bitung yang digelar di Ruang Sidang Lt. IV Kantor Walikota Bitung, Rabu (31/10/2018).

Lomban dalam sambutannya mengatakan era sekarang ini pemuda harus mengedepankan kemampuan otak dari pada otot. Dalam mencapai tujuan organisasi sehingga mampu berkontribusi dalam mengisi pembangunan saat ini.

“Apa yang sudah di perjuangkan pendahulu-pendahulu kita mulai dari diikrarkannya sumpah pemuda serta bagaimana para pemuda terlibat dalam proses kemerdekaan bangsa serta berbagai perjuangan lainnya, harus menjadi motivasi bagi pemuda sekarang ini,” kata Lomban.

Lanjutnya, negara kita penganut paham demokrasi tapi demokrasi yang terkontrol bukan demokrasi tanpa aturan. Sehingga selaku orang muda kita harus menjalankan demokrasi sesuai aturan yang berlaku.
KNPI
Menurut Lomban, tolak ukur untuk melihat sejauh mana penerapan demokrasi mampu dilakukan para pemuda dapat dilihat pada pergelaran pesta demokrasi yang akan dilaksanakan tahun depan di negara kita lewat pemilihan Prsiden dan pemilihan legislatif.

“Pemilihan memang nanti akan dilaksanakan tahun 2019, namun saat ini prosesnya sudah jalan. Untuk itu, pemahaman tentang demokrasi sangat penting khususnya di KNPI karena organisasi kepemudaan ini sangat identik dengan politik,” ujar Lomban.

Lomban juga mengatakan bahwa tantangan yang harus dihadapi KNPI dalam mewujudkan demokrasi yang baik adalah keberadaan orang-orang di KNPI yang terdiri dari warna-warni politik yang berbeda-beda. “Perbedaan yang ada di KNPI janganlah menjadi unsur perpecahan melainkan bagaimana perbedaan itu menjadi suatu kekuatan untuk bersatu mewujudkan demokrasi yang sehat dalam mengisi pembangunan saat ini.” katanya

Turut hadir juga dalam MUSDA KNPI yaitu Asisten I Setda Kota Bitung Oktavianus Tumundo, Kadispora kota Bitung Anita Lomban, DPD II KNPI provinsi Sulut, OKP dan instansi terkait lainnya.(Refly)

Lomban Minta Warga Tidak Memindahkan atau Merusak Alat Pendeteksi Tsunami

manadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban mewanti-wanti publik agar tidak memindahkan/ mencuri buoy (pelampung) yang digunakan sebagai alat pendeteksi dini bencana tsunami. Jumat (19/10/2018).bitung

Kata Lomban, Alat deteksi tsunami berteknologi tinggi ini dipasang di sepanjang kawasan pesisir Indonesia yang rawan bencana. “Jika alat-alat ini berpindah tempat atau dicuri, maka hal ini membuat upaya pencegahan jatuhnya korban jiwa yang dilakukan oleh pemerintah menjadi rentan,” katanya

Buoy tsunami diperlukan sebagai sistem peringatan dini, untuk itu kata Lomban, Buoy yang mengapung di laut untuk tidak dirusak, dipindahkan atau di bawa pulang

“Karena ketidak tahuan masyarakat, ada beberapa alat deteksi Tsunami ini yang dibawa pulang bahkan ada yang dirusak, untuk itu saya atas nama Pemerintah Kota Bitung mengimbau para Nelayan atau siapa saja untuk menjaga dan tidak merusak alat tersebut, hal ini untuk memastikan keselamatan kita bersama,” tutup Lomban.

bitungSementara itu Ketua PMI Kota Bitung Dra Khouni Lomban Rawung menjelaskan bahwa dibeberapa tempat di dasar laut Indonesia, BMKG telah meletakkan alat pengukur tekanan gelombang laut yang dapat mendeteksi secara cepat dan langsung dilaporkan ke buoy yang berada di atas permukaan laut.

“Tinggi gelombang yang akan terhempas menuju pesisir secara akurat dapat dilaporkan buoy. Data aktual itu diterima satelit, dan apabila berpotensi tsunami maka alarm peringatan dini akan diaktifkan secara otomatis,” jelasnya

Dengan adanya buoy, kita bisa secara tepat dan cepat menentukan ada tidaknya tsunami, kita juga bisa mengetahui daerah mana yang akan paling parah dihantam tsunami. “Sehingga penanganan bencana pun bisa lebih fokus,” tutup Rawung.(refly)

Dibuka Presiden, Lomban Hadiri TKN, PINDesKel dan Gelar Teknologi Tepat Guna XX 2018

received_240690313292886manadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Max J Lomban SE MSi, didampingi Ketua TP-PKK Kota Bitung, Dra Khouni Lomban-Rawung MSi menghadiri undangan Dirjen Pemerintahan Desa Kemendagri, dalam acara Temu Karya Nasional (TKN), Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (PINDesKel) dan Gelar Teknologi Tepat Guna XX (TTG) Tahun 2018.

Menurut Lomban, kegiatan ini dibuka Presiden RI, Joko Widodo, Jumat (19/10/2018), di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

“Pak Presiden dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa hal, dan mencontohkan sebuah benda terlihat dari jauh indah, ternyata tidak benar-benar indah saat dilihat dari jarak yang dekat. Artinya, jika ingin melihat sesuatu yang utuh seperti melihat pemandangan alam, kita perlu melihat dari jauh sekaligus melihatnya dari dekat,”ujarnya.

Lomban juga menambahkan, maksud Pak Presiden, banyak sekali kebijakan yang tidak berjalan karena permasalahan detail di lapangan. Permasalahan kecil yang bisa mengakibatkan gagalnya sebuah pencapaian besar. “Kegiatan ini akan berlangsung sampai tanggal 21 Oktober 2018, semoga bisa berjalan sesuai jadwa yang ditetapkan,”ungkap Lomban.

Hadir juga dalam kesempatan ini, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs Jefri Wowiling MSi. (Refly)

Bersama Walikota se-Indonesia, Lomban Bertemu Jokowi

BITUNG
Wali Kota Bitung Max J Lomban diundang dalam pertemuan terbatas bersama Presiden RI Ir. Joko Widodo jelang Rakernas Apeksi

manadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSi, bersama Walikota se-Indonesia, melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (23/7/2018). Demikian disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Pemkot Bitung Pingkan Sondakh.

Menurut Pingkan, pertemuan itu dilakukan menjelang Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke XVI yang akan berlangsung di Kota Tarakan, Kalimantan Utara pada 24-28 Juli 2018.

“Presiden Joko Widodo mengumpulkan Wali Kota se-Indonesia dan Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban menjadi salah satu kepala daerah yang diundang dalam dialog tertutup bersama Presiden Joko Widodo tersebut,” ungkap Pingkan.

Lebih jauh dijelas Pingkan, bahwa Presiden Jokowi memang sudah mengagendakan pertemuan khusus dengan beberapa kepala daerah termasuk Wali Kota Bitung Max J Lomban yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) untuk membahas persoalan-persoalan teknis yang terjadi di kabupaten/kota sehingga bisa langsung dicari jalan keluar atau solusi.

“Dalam rapat tersebut, menurut Pak Wali Kota, ada beberapa hal yang dibicarakan dengan Presiden termasuk isu-isu terbaru di Kota Bitung. Rapat ini juga menjadi kegiatan pembuka dari rangkaian Rakernas Apeksi ke XVI yang akan dilaksanakan di Tarakan, Kalimantan Utara pada 24-28 Juli 2018,” kata Pingkan menambahkan, dalam Rakernas Apeksi tersebut akan dihadiri 92 kabupaten/kota untuk hadir mengikuti rapat tahunan serta akan ada City Expo hingga pawai budaya.(refly)

Pemkot Bitung Berupaya Berdayakan Perempuan dan Anak

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota Bitung terus berupaya mewujudkan cita cita mulia meningkatkan pemberdayaan perempuan dan anak. Hal itu dibuktikan dengan diresmikan gedung Perempuan dan Anak di Kelurahan Madidir Weru, Kecamatan Madidir Kota Bitung, Selasa (24/04/2018).

Bitung
Walikota Bitung Maxiliaan Lomban SE MSi, didampingi Sekda Audy Pangemanan dan Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouny Lomban Rawung, saat meresmikan Gedung Perempuan dan Anak

“Hari ini secara resmi Pemkot Bitung menyerahkan gedung ini menjadi pusat kegiatan perempuan dan anak yang dikelola oleh Tim Penggerak PKK Kota Bitung,” ujar Walikota Bitung Maximiliaan Lomban SE MSi didampingi Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouny Lomban Rawung dan Sekretaris Daerah Kota Bitung Audy Pangemanan.

Lomban memberikan penghargaan yang tinggi kepada TP-PKK Kota Bitung dalam upaya mempersiapkan gedung bagi perempuan dan anak. Serta berharap momentum tersebut dapat terus menginspirasi serta memotivasi semua pihak untuk terus bekerja sama membangun Kota Bitung dari berbagai sektor.

Bitung
Penandatanganan prasasti gedung perempuan dan anak oleh Walikota Bitung Maxiliaan Lomban didampingi Ketua TP-PKK Kota Bitung Khouny Rawung

“Pemerintah telah menempatkan kaum perempuan sebagai partner yang sejajar bagi pembangunan. Isu gerakan dan pemberdayaan perempuan yang berkembang berkisar dalam suatu pemikiran bahwa perempuan sebagai sumber daya pembangunan, dengan kata lain politik gender telah memakai pendekatan women in development dimana para perempuan terintegrasi sepenuhnya dalam derap pembangunan nasional,” tutur Lomban.

Dia berpesan agar gedung tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu konsep pembangunan kemampuan perempuan dan anak yang harus terus berkembang menjadi pelayanan perempuan dan anak yang berarti meningkatkan kualitas dan peran perempuan bahkan anak pada semua aspek kehidupan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penciptaan situasu yang kondusif sebagai motivator dan kaselerasi proses pembangunan.

Bitung
Peresmian Gedung Perempuan dan Anak di Kota Bitung oleh Walikota MJ Lomban

Turut hadir Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarkat, kepala perangkat daerah, swasta, Pengurus TP-PKK Kota Bitung, camat dan lurah se-Kota Bitung serta insan pers.(*/tim)

Ucapan Syukur 2 Tahun Kepemimpinan MaMa Meriah

PERINGATAN HUT ke-2 kepemimpinan Wali Kota Bitung Maximilian J Lomban dan Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, Kamis (05/04/2018) berjalan dengan baik dan penuh hikmah.

KOTA BITUNG
Puji-pujian dari Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban dan Wawali Maurits Mantiri bersama istri masing-masing pada acara syukur 2 tahun kepemimpinan menjalani roda pemerintahan

Diawali dengan ibadah syukur yang di gelar di Balai Pertemuan Umum Kantor Wali Kota Bitung yang dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian ruang kelas baru SD GP Smirna Wangurer Utara di lokasi Perumahan Lembeh Permai oleh Lomban dan Mantiri.

KOTA BITUNG
Penandatanganan prasasti oleh Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban didampingi Wawali Maurits Mantiri

Selanjutnya Wali Kota dan Wawali didampingi Ketua TP PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban Rawung, Wakil Ketua TP PKK Kota Bitung Ny. Rita Mantiri Tangkudung dan Sekertaris Daerah Kota Bitung Audy Pangemanan bersama Ketua DWP Ny. Rini Pangemanan Tinangon menuju rumah sakit Manembo-nembo untuk meresmikan tiga proyek bidang kesehatan yakni gedung unit transfusi darah PMI Kota Bitung, gedung rawat inap persalinan UPTD Puskesmas Bitung Barat dan gedung UPTD laboratorium Kesehatan daerah.

KOTA BITUNG
Penyerahan cenderamata oleh Wawali Maurits Mantiri kepada salah satu warga Bitung

Usai peresmian di RS Manembo membo, kegiatan dilanjutkan ke gedung Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dimana Walikota dan Wakil Walikota serta Sekda kota Bitung bersama istri melaunching Mall Pelayanan Publik yang ditandai dengan pelepasan burung merpati yang juga dirangkaikan dengan penyerahan Kartu Identitas Anak dan penandatanganan prasati pembangunan jalan hot mix, pembangunan jalan lapen dan dilanjutkan dengan peninjauan Mall pelayanan publik.

KOTA BITUNG
Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung menyerahkan sertifikat kepada anak-anak

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian sentra industri kecil menengah “kelapa terpadu kota Bitung” dan pasar kuliner kelurahan Papusungan serta Peresmian pasar sehat Winenet di dinas perdagangan kota Bitung.

KOTA BITUNG
Walikota dan Wakil Walikota Bitung bersama ibu-ibu foto bersama Ketua Sinode GMIM Hein Arina yang memimpin ibadah syukur 2 tahun kepemimpinan menjalani roda pemerintahan di Kota Bitung

Rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pencanangan kampung KB di Kelurahan Tanjung Merah lewat penandatanganan prasasti oleh Lomban dan Mantiri didampingi istri masing-masing dan Sekda serta pejabat lingkup pemkot Bitung. kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan pesta rakyat yang dilaksanakan pada perayaan malam puncak di lapangan kantor walikota. (Refly/Advetorial)‎