Sabtu, 7 Desember 2019

Malam Puncak Anugerah Apresiasi Film Indonesia Sukses Digelar

Setelah menjalani serangkaian acara dari registrasi, proses seleksi, pengumuman nominasi, bahkan roadshow dibeberapa kota di Indonesia, termasuk di Manado, malam puncak anugerah Apresiasi Film Indonesia (AFI) akhirnya sukses digelar, di Grand Kawanua Convention Center, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (08/10/2016) malam.

afi

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengawali sambutannya mengatakan, terima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, atas perannya yang begitu besar untuk Sulut, karenanya pada kegiatan Gala Diner yang sekaligus dirangakaikan dengan pengumuman nominasi, dalam rangka HUT Provinsi Sulut ke-52, pemprov Sulut memberikan penghargaan warga kehormatan kepada Mendikbud Muhadjir Effendy.

afi

“Atas nama pemerintah provinsi Sulut mengucapkan terima kasih atas peran besar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy untuk Sulut. Karena itu, kami memberikan penghargaan warga kehotmatan. Muda mudahan ini menjadi perhatian khusus bagi kemajuan pendidikan di Sulut, ” ungkapnya.

afi

Diapun berterima kasih dan bangga atas dipilihnya Sulut sebagai tuan rumah AFI 2016. “Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan penyelenggara acara AFI di tahun 2016, karena sudah memili Sulut sebagai tuan rumah. Bagi Sulut ini suatu kebanggaan karena baru kali ini diadakan AFI di wilayah ini, sejak 52 tahun berdirinya Profinsi Sulut, “tandas Dondokambey.

afi

Gubernur Dondokambey pun berharap dengan kehadiran AFI di Sulut, bisa membawa generasi muda akan lebih mencintai seni dan seni peran sehingga nantinya bisa bersaing ditengah kanca perfilman Nasional.

afi

“Kami harapkan bagi bupati dan walikota dan seluruh stakeholder perfilman di Sulut, agar mulai hari ini kita dorong supaya nilai nilai kebudayaan sulawesi utara mulai bisa menjadi corong dan bisa ditampilkan di kawasan nasional, ” tutur Dondokambey.

afi

“Ini perlu saya sampaikan, karena sekarang ini Sulut sedang mendorong sektor pariwisata agar bisa menjadi salah satu tempat tujuan pariwisata, baik dalam negeri maupun luar negeri, ” ungkapnya sembari berharap malam penghargaan AFI 2016 di Sulut berkesan bagi para tamu.

Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy dalam sambutannya mengatkan, Film Indonesia pada tahun 2015 dan 2016 banyak disukai masyarakat Indonesia, dan menjadi salah satu tontonan pilihan utama. Salah satu ukurannya adalah, ada film Indonesia yang sudah ditonton lebih dari 6 juta penonton, selama 30 hari penayangan di bioskop.

“Hal ini menunjukan bahwa film kita mulai mampu menunjukan supremasinya di negara sendiri, dan mampu menghasilkan gagasan gagasan besar, ide-ide yang menarik sehingga diakui keberadaannya. Dukungan kemajuan tehnologi dibidang perfilman dikuasai, perlengkapan produksi, pasca produksi serta ketrampilan dan kedisiplinan tinggi para insan film sehingga sekarang telah memasuki era panen raya perfileman indonesia, ” ujarnya.

Lanjut Muhadjir, semua itu merupakan potensi yang luar biasa sehingga dengan kemampuan yang ada maka tinggal mengoptimalkan kreatifitas dan inovasi sehingga perfilman Indonesia dapat diperhitungkan didalam negeri dan diluar negeri.

Diapun menyampaikan bahwa film menjadi tugas kementerian pendidikan dan kebudayaan karenanya dia berharap seluruh insan perfilman Indonesia memahami kemana film Indonesia akan dibawah.

“Film indonesia tidak lepas dari visi mulianya, misi sucinya yaitu sebagai pengembang amanat pendidikan bangsa. Oleh karena itu kami akan terus memantau, memberi dorongan, dan juga memberi perhatian terhadap perjalanan film indonesia di masa yang akan mendatang, ” tandas Muhadjir sembari mengharapakan tahun tahun mendatang kerjasama yang erat akan terjalin antara kemendikbud dan insan perfilman Indonesia, sehingga semakin akrab dan kompak dalam rangka membangun Indonesia jaya, berkemajuan dan penuh dengan kreasi kreasi yang mengejutkan.

Diketahui, pelaksanaan AFI tahun ini adalah kelima kalinya. Pertama tahun 2012 dilaksanakan di Sentul Bogor Jawa Barat, 2013 di Senayan Jakarta, 2014 di Medan, 2015 di Jogja dan 2016 dilaksanakan di Manado.

Turut hadir dalam malam puncak penganugrahan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw, Ir Rita dondokambey-Tamuntuan, dr Kartika Devi Kandouw -Tanos MARS, Wakil Ketua OJK RI, Ketua DPRD Sulut, Forkopimda, Bupati dan Walikota, pejabat lingkup Pemprov Sulut serta tamu undangan dan para artis Ibukota diantaranya Rima Melati, Widyawati, Marini, Poppy Sovia, Kiniaryosi dan Karina Salim, Donny Damara, Dadang C Noer, Teuku Zacki, Ruth Sahanaya, Andira ,Sarah Idol, Bisma Smas.(alfa/advetorial)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*