Jum'at, 20 September 2019

BPOM Manado Intensifikasi Pengawasan Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru di Minsel

manadomanadoterkini.com, AMURANG-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Utara (Sulut) bersama instansi terkait pada Kamis (22/11) melakukan intensifikasi pengawasan pangan di sarana distribusi yang meliputi gudang importir dan retail (toko, pasar tradisional, supermarket, serta para pembuat dan atau penjual parsel).

Disinyalir, setiap menjelang hari raya keagamaan atau hari besar, permintaan terhadap pangan olahan sangat meningkat, sehingga peredaran pangan yang tidak memenuhi syarat kemungkinan besar meningkat karena ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Pangan yang sering diperdagangkan pada saat-saat seperti ini antara lain pangan ilegal, kedaluwarsa, maupun pangan dalam kondisi rusak seperti kemasan penyok, kaleng berkarat, dan lain-lain.

Kepala BPOM di Manado Dra Sandra Linthin Apt, M.kes melalui Eunike Turida S. S. si. Apt memaparkan bahwa, dalam intensifikasi pengawasan pangan kali ini, jenis pihaknya tidak menemukan pangan kadaluwarsa di Minsel. “Pada sidak kali inj, kami tidak menemukan pangan kadaluwarsa,” ujarnya.

Meskipun begitu, Dia berharap kedepannya pelaku usaha lebih patuh dengan ketentuan, dan dapat menerapkan Cara Ritel Pangan yang baik dan konsisten, melaksanakan self regulatory control, serta memperkuat pengawasan internal, utamanya terhadap izin edar yang dapat diakses melalui website BPOM.

“Disamping itu masyarakat juga diharapkan ikut melakukan pengawasan dengan cerdas dalam memilih produk dan memberi informasi kepada BPOM apabila menemukan produk yang tidak memenuhi ketentuan,” harapnya.

Dalam Sidak BPOM ini, didampingi langsung oleh Kasat Narkoba Polres Minsel Iptu Erween Tanos, Kadis Kelautan dan Perikanan Alexander sonambela, Kepala DPM-PTSP Ronald Paath, Kaban pangan Frangky Tangkere, Dinkes serta Dinas Perdagangan.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*