Minggu, 17 November 2019

Cap Goh Meh di Manado Spektakuler

Cap Go Meh Kalender Iven Pariwisata, GSVL : Manado Rumah Kita Bersama

Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengaprasi suksesnya pelaksanaan perayaan Cap Go Meh atau Goan Siau Imlek 2570 Kota Manado, Selasa (19/2/2019), begitu meriah dan spektakuler.

Cap Go Meh

Walikota GSVL menuturkan perayaan Cap Go Meh tahun 2019 ini, yang merupakan salah satu terbesar. Karena melibatkan 10 Klenteng di Kota Manado, plus masuk dalam Kalender Iven Pariwisata Kota Manado.

Cap Go Meh

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut membuka iven pariwisata Cap Go Meh tahun 2019

“Untuk itu mari kita dukung bersama guna kemajuan Pariwisata di Kota Manado yang merupakan rumah besar bagi kita semua. Ini perlu kita jaga. Kita dukung bersama walaupun dari segi kuantitas saudara-saudara kita umat Tridarma tidak terlalu banyak di Kota Manado, namun kebersamaan, dukungan dan topangan dari masyarakat sangat besar dalam kehidupan antar umat beragama di Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia,” terang GSVL.(*)

 

Ribuan Masyarakat  Berbagai Golongan Padati Cap Go Meh 2019

Ribuan warga dari berbagai penjuru tanah nyiur melambai, serta turis mencanegara hadir menyaksikan proses Goan Siau Imlek 2570, berdiri di depan Klenteng Ban Hing Kiong tempat pembukaan acara maupun disepanjang jalur yang dilewati rombongan pengisi acara.

Cap Go Meh

Ribuan warga antusias menyaksikan Cap Go Meh

Dalam perayaan Cap Go Meh itu, terlihat warga memadati jalan-jalan yang dilewati para Tang Sin. Tidak hanya umat yang merayakan yang memadati jalanan tersebut, tapi warga dari berbagai golongan agama pun turut ikut menyaksikan. Bahkan ada yang mengapresiasi kesuksesan acara ini, karena merupakan pertunjukan yang sarat akan kayanya nilai budaya Tionghoa ini.(*)

 

Wali Kota Harap Perayaan Cap Go Meh Mampu Perkuat Kerukunan di Kota Manado

Cap Go Meh

Wali Kota Manado GS VIcky Lumentut saat memberikan sambutan pada pembukaan Cap Go Meh tahun 2019

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan, ritual Cap Go Meh ini sudah ada dalam kalender wisata Kota Manado, masuk dalam program pemerintah kota melalui Dinas Parawisata bekerja sama dengan 13 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD).

“Jadi selain ritual bagi umat TITD di Kota Manado, (Cap Go Meh) ini juga dijadikan suguhan parawisata di Kota Manado,”kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Cap Go Meh

Wali Kota GSVL menyalami turis mancanegara yang menyaksikan prosesi Cap Go Meh di Kota Manado

Sekadar informasi, selain masyarakat lokal, perayaan Cap Go Meh ini juga dihadiri turis manacanegara dari Prancis, Jerman, New Zealand, Korea Selatan dan China.(*)

 

 

Ini rute prosesi Cap Go Meh Kota Manado 2019

Cap Go Meh

Rute prosesi Cap Go Meh 2019 di Kota Manado

Perayaan Cap Go Meh Kota Manado tahun 2019, digelar Selasa (19/2) pukul 15.30 Wita, di Klenteng Ban Hin Kiong yang berlokasi di Pasar 45 (pusat kota).

Kegiatan yang juga digelar dalam rangka menyambut Manado Fiesta 2019 itu, diikuti oleh 10 Klenteng yang ada di Kota Manado. Dimana seputaran kampong China menjadi tempat pelaksanaan Iven Pariwisata Kota Manado itu.

tang sin

Salah satu aksi Tang Sin pada Cap Go Meh tahun 2019 di Kota Manado

Untuk perayaan Cap Go Meh tahun depan, Wali Kota mengungkapkan akan dibuat lebih menarik dari tahun ini.

“Penataan jalur yang dilewati dalam prosesi Cap Go Meh kami akan siapkan agar lebih baik lagi supaya masyarakat lebih nyaman. Atraksi lain seperti karnaval budaya akan ditambahkan, utamanya yang mencerminkan nila-nilai kerukunan di Kota Manado,”kata Wali Kota Vicky Lumentut.

 

Hujan tak menyurutkan warga saksikan Cap Go Meh

Hujan tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menyaksikan aksi para Tang Sin dalam prosesi Cap Go Meh Pemerintah Kota Manado tahun 2019 yang digelar di Kawasan Pecinan Manado, Selasa (19/2/2019).

Cap Go Meh

Meski hujan warga tetap antusias menyaksikan prosesi Cap Go Meh

Ribuan masyarakat dari berbagai daerah, profesi, suku dan agama, tumpah ruah berjejer rapi di Kawasan Pecinan Manado, menunggu aksi para Ence Pia, sebutan warga lokal untuk para Tang Sin, serta atraksi lain, seperti tari Kabasaran dari Minahasa, parade mobil hias dari beberapa Klenteng, musik bambu dan Sat Pol PP Manado dengan drum band-nya, serta atraksi lain.

“Dari dulu saya dan keluarga selalu datang ke Manado untuk menonton Cap Go Meh. Sangat seru melihat aksi para Ence Pia. Meski harus menyewa mobil tapi kami puas dengan perayaan Cap Go Meh tahun ini,”tutur Nando dengan dialek khas ‘orang gunung’ sambil memeluk anaknya yang masih berusia 3 tahun.

Ada juga Kheri, seorang pria yang berprofesi sebagai driver Gojek. Dia mengaku rela berhenti sejenak mencari nafkah hanya untuk melihat prosesi Cap Go Meh.

manado

Prosesi dari uma tri dharma di depan panggung utama kampung china Kota Manado

“Awalnya saya kesusahan mencari tempat parkir karena memang sangat banyak orang yang datang. Belum lagi harus berdesak-desakan untuk melihat paradenya, tapi tidak apa-apalah, ini momen satu tahun sekali dan memang yang disuguhkan sangat bagus,”ungkap Kheri, sambil pamit untuk kembali mencari nafkah.

Wali Kota GS Vicky Lumentut berterima kasih kepada masyarakat yang begitu antusias meramaikan perayaan Perayaan Cap Go Meh tahun 2019 ini. Menurutnya, ini merupakan salah bukti bahwa kebersamaan masyarakat Kota Manado tetap terjaga.

cap go meh

Bukti Kota Toleran pada perayaan Cap Go Meh tahun 2019 di Kota Manado

“Kalau kita lihat secara jumlah, penganut TITD (di Manado) relatif sedikit, tetapi karena kebersamaan ini terpelihara, meski penganutnya hanya sedikit tapi bisa kita lihat sendiri masyarakat yang hadir tumpah ruah untuk menyaksikan prosesi ini. Ini menggambarkan bahwa kota yang kita sebut sebagai kota rukun, kota toleransi, masih terpelihara. Dan kami berharap lewat iven ini, lebih diperkuat lagi nilai-nilai kerukunan di kota ini,”pungkas Wali Kota GS Vicky Lumentut, yang meninggalkan lokasi kegiatan dengan mengendarai sepeda.(*)

 

Festival Tahunan Cap Go Meh, Takumansang : Bukti Nyata GSVL Komitmen Bangun Sektor Pariwisata

cap go meh

Perayaan Cap Go Meh tahun 2019 menjadi terbesar saat ini. Agenda yang sudah masuk dalam kalender iven pariwisata Kota Manado ini, diikuti 10 Klenteng yang ada di Kota Manado.

Menurut Kabag Pemerintah dan Humas Kota Manado Sonny Takumansang, iven ini juga merupakan salah satu iven dalam menyambut Manado Fiesta 2019.

cap go meh

“Ini juga merupakan bukti nyata program Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan bersama Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kota Manado, sebagai rumah besar keberagaman, budaya, agama dan suku yang menjadi aset kekayaan daerah.”tutur Takumansang. (Liputankhusus).

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*