Menteri PU-PR: Bendungan Kuwil Minut Mampuh Kurangi Banjir Manado 25 Persen

manadoterkini.com, SULUT – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Dr. (H.C.) Ir. H. Mochamad Basuki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D mengatakan, pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara (Minut) utamanya bertujuan untuk mengurangi banjir Kota Manado dan sekitarnya sebesar 25% (146,6 m3/detik).

Hal itu disampaikan Basuki kepada wartawan usai menemani Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan bendungan tersebut, Kamis,(19/1/2023) di Kawangkoan, Minut.

“Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun setelah banjir besar di Manado pada 2014. Mudah-mudahan dengan adanya Bendungan Kuwil Kawangkoan, risiko banjir dapat dikurangi saat terjadi hujan besar,” kata Menteri Basuki.

“Selain manfaat yang telah disebutkan Presiden, Bendungan Kuwil Kawangkoan juga bermanfaat bagi penyediaan air baku untuk Kota Manado, Minahasa Utara, Kota Bitung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebesar 4.500 liter/detik, ,” jelas Basuki.

Selai itu, Bendungan Kuwil ini juga bisa menjadi pengembangan kawasan wisata baru, selain Likupang dan Bunaken.

“Di Bendungan ini ada Kawasan Wisata Waruga sebagai wisata budaya untuk mengenal para leluhur di Sulawesi Utara. Bisa juga untuk wisata air, karena airnya bening terkoneksi dengan Sungai dan Danau Tondano,” kata Menteri Basuki.

Disiapkan pengelola bendungan nantinya untuk dapat menjaga kebersihan dengan menyediakan sarana tempat sampah sebanyak-banyaknya.

“Perilaku pengunjung agar dibiasakan bersih agar kawasan wisata terpelihara,” pesan Basuki.

Menteri Basuki juga menyampaikan apresiasinya kepada para kontraktor dan konsultan pengawas atas metode dan hasil kerjanya yang sangat baik.

“Saya ucapkan selamat kepada kontraktor dan konsultan pengawas atas selesainya Bendungan Kuwil Kawangkoan, menurut saya hasil kerjanya rapi dan bagus kualitasnya,” kata Menteri Basuki.

Seperti diketahui, Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan terbagi menjadi tiga paket pekerjaan konstruksi. Untuk paket pertama, pembangunannya dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – DMT (KSO), paket dua dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) Tbk, dan paket ketiga dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – PT. Nindya Karya (KSO). (*/Rizath)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.