KPK Mulai Awasi Anggaran COVID-19 Sulut

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Alokasi anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tahap pertama untuk penanganan COVID-19 mulai diawasi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI).

Hal itu setelah Koordinator Wilayah Pencegahan (Korwilgah) 3 KPK Aida Ratna Zulaiha meminta penjelasan anggaran penanganan COVID-19 di Manado, Kamis (14/5/2020) melalui video conference dengan Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen

Pertemuan melalui dialog video conference dengan topik pencegahan tindak pidana korupsi (tipidkor) pengelolaan anggaran penanganan pandemi COVID-19 dilakukan bersama dengan 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulut.

Pada kesempatan itu Sekdaprov Silangen mengapresiasi Tim Korsupgah KPK yang tanpa henti melakukan pengawalan kepada Pemprov Sulut.

Dalam laporannya ke KPK, Silangen juga memaparkan bahwa Pemprov Sulut telah melakukan recofusing anggaran penanganan COVID-19 dengan pengalokasian anggaran pada tahap pertama sebesar Rp. 95,5 miliar yang dibagi dalam tiga bidang, yaitu sektor kesehatan, sosial dan ekonomi.

“Di Provinsi Sulawesi Utara, Bapak Gubernur telah melakukan MoU dengan pihak kejaksaan tinggi, BPKP Sulut dan Inspektorat. Tim ini sudah mendampingi pemerintah provinsi baik diminta ataupun tidak,” kata Silangen.

Silangen menjelaskan pada bidang kesehatan, anggaran digunakan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), obat-obatan, operasional tenaga kesehatan, pembagian masker dan hand sanitizer, rapid test, rumah singgah dan rehab rumah sakit dan laboratorium

Lanjut Silangen, pada bidang sosial, Pemprov Sulut menggunakan anggaran untuk jaring pengaman sosial/social safety net, bantuan bahan pokok dan makanan siap saji.

Lebih jauh, Edwin Silangen menerangkan pengalokasian anggaran di bidang ekonomi yang dipakai untuk pembelian produk lokal antara lain daging ayam, cap tikus (untuk bahan hand sanitizer) dari masyarakat, restrukturisasi kredit/pinjaman masyarakat dan penjualan online bahan pokok. (*/Rizath)

Investasi di Sulut Capai 11.5 Triliun, Silangen: Perizinan Lancar

sulutmanadoterkoni.com, SULUT – Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen mengatakan capaian investasi di Sulut selang tahun 2019 menyentuh angka 11.5 triliun tupiah.

Silangen juga menuturkan capaian itu tak lepas dari lancarnya seluruh perizinan investasi di Sulut.

“Kita memastikan setiap investasi di Sulawesi Utara yang diproses melalui perizinan bisa berjalan lancar,” kata Silangen dalam rapat tindak lanjut Rakornas Investasi yang digelar di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulut, Jumat (21/2/2020).

Pernyataan Silangen ini bukan tanpa alasan. Terbukti Investasi di wilayah yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw ini terus mengalami peningkatan.

Pada 2019 lalu, investasi yang masuk di Bumi Nyiur Melambai mencapai Rp 11,5 triliun. Capaian realisasi investasi tersebut, mengalami kenaikan sebesar 308 persen dari target RPJMD sebesar Rp 3,7 triliun.

Selain itu, realisasi perizinan pada tahun 2019 mencapai 1.581 izin sehingga melampaui target out put perizinan dan non perizinan dalam renstra DPMPTSP sebanyak 1400 izin.

“Di tahun 2020 ini, terkait perizinan investasi, pemerintah akan terus menjemput bola untuk menggairahkan perekonomian Sulut,” tandas Silangen.

Diketahui, bukan hanya target RPJMD yang mengalami peningkatan, namun juga target BKPM RI ikut merangkak naik sebesar 105 persen.

Jadi total realisasi investasi Sulut mulai dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 3,307 triliun. Kebanyakan berasal dari listrik, gas dan air.

Untuk negara terbanyak dari Tiongkok 42 persen, Singapura 23 persen, Hongkong 12 persen, Malaysia 8 persen, Luxemburg 5 persen

Jadi secara kumulatif periode Januari–Desember 2019 realisasi investasi Sulut yang telah direalisasikan oleh investor sebesar 11,566 triliun atau 105 persen dari target pemerintah BKPM RI tahun 2019 dan 308 persen dari target RPJMD Sulawesi Utara tahun 2019.

Jumlah proyek sebanyak 686. Terdiri dari PMDN 8,259 triliun atau 289 proyek dan PMA 3,307 triliun atau 397 proyek. (Rizath)

Edwin Silangen: Upah Guru THL Sesuai Jam Belajar

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen SE MS, menegaskan dasar perhitungan dari pemberian honorarium guru THL mengacu pada banyaknya jam mengajar.

Hal itu disampaikan Silangen saat memimpin rapat  terkait dengan penyusunan Draft Peraturan Gubernur (Pergub) tentang honorarium Guru tenaga harian lepas (THL), Guru bantu Non ASN yang dilaksanakan di ruang rapat Dinas pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (16/01/2019).

Sekprov mengatakan setelah proses penyusunan Draft ini selesai, akan dijadikan Peraturan Gubernur (Pergub).

“Tentunya para Guru dengan status THL mendapatkan honor dengan nilai minimal Upah Minimum Provinsi (UMP). Untuk dasar perhitungan dari pemberian honorarium ini mengacu kepada jam mengajar yang akan dijalankan oleh Guru THL di SMA, SMK se Sulut,” jelas Silangen.

Pada kesempatan itu juga, Edwin Silangen memeriksa sampai sejauh mana kesiapan dari Dinas Pendidikan Daerah dan Cabang Dinas terkait dengan program kerja yang akan dijalankan pada tahun 2019 ini, termasuk dengan permasalahan yang ada di sekolah dan cabang Dinas.

Lebih jauh lagi Silangen mengkonsolidasikan tentang pengelolaan keuangan, oleh karena cakupan wilayah yang luas maka diberikan kewenangan kepada Dinas Pendidikan daerah agar membuat suatu konsep bagaimana proses pendelegasian kewenangan kepada cabang dinas supaya dioptimalkan tugas dan kerjanya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Plt Asisten administrasi umum Praseno Hadi, Kepala Badan keuangan dan Aset Daerah Asiano G Kawatu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah dr. Grace Punuh, Kaban BKD Sulut Dr Femmy Suluh, serta para pejabat dilingkup Dinas Pendidikan dan para Kepala Sekolah. (*/Rizath)

Wapres Jusuf Kalla Dipastikan Kunjungi Sulut, Sekprov Diundang ke Istana

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Guna pemantapan rencana Kunjungan Kerja Wakil Presiden RI, Ir H. Jusuf Kalla ke Sulawesi Utara (Sulut), Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Edwin Silangen di undang keistana negara.

Kehadiran Sekprov ke Istana tersebut guna menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Protokol Istana Wapres di ruang rapat Setwapres, Gedung III Lt 1, Rabu (14/03/18).

Edwin Silangen sebagaimana yang dikutip Kaban Penghubung Daerah Pemprov Sulut di Jakarta, Roy RL Saroinsong SH menjelaskan, kehadiran Wapres Jusuf Kalla ke Sulut dalam rangka membuka Sidang Majelis Sinode Ke-79 GMIM.

Rakor yang di pimpin Kepala Biro Protokol Setwapres RI, Sapto Harjono, selanjutnya memaparkan kesiapan akan acara Sidang nanti, sekaligus mendapatkan laporan dari Pemerintah Provinsi Sulut dan Panitia Daerah, guna suksesnya persiapan penyambutan Wapres RI ini, termasuk aspek pengamanan dan stabilitas di daerah.

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Selaku Ketua Umum Panitia, menyatakan siap menggelar hajatan dari salah satu Persekutuan Gereja-Gereja terbesar di Indonesia ini.

Rakor tersebut turut dihadiri Danrem 131 Santiago, Karo Ops Polda Sulut, Kombes Pol Drs Kristono, Asintel Kodam XIII Merdeka, Sekretaris Umum Panitia, Pdt Djefry Saisab, maupun unsur teknis lainnya semisal Paspampres, SetMilPres, BAIS, BIN. (*/Rizath)

OD-SK Tegaskan ASN dan THL Pemprov Sulut Tidak Tambah Libur

manadomanadoterkini.com, SULUT – Cuti bersama Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 telah usai, Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw (OD-SK), menegaskan agar seluruh jajaran ASN dan THL Pemprov Sulut, untuk tidak menambah hari libur.

“Untuk itu, Apel Kerja Perdana Tahun 2018, Rabu (03/01/2018) besok pagi, tidak ada yang tambah libur,” ujar OD-SK melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS, Selasa (02/1/2018)

Lanjut Silangen Apel kerja dan Apel Korpri akan dilaksanakan Bulan berjalan tahun 2018.

Adapun pelaksanaan apel Perdana ini akan dilaksanakan pada Rabu, 3 Januari 2018 Pukul : 08.00 WITA di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara dengan menggunakan Pakaian Seragam Putih Hitam. Peserta Apel yaitu Seluruh Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerinmh Provinsi Sulawesi Utara serta Seluruh Tenaga Harian Lepas (THL). Termasuk THL yang mendapatkan instruksi Pimpinan untuk membantu kelancaran pelaksanaan Apel Kerja Perdana ini. Demikian Surat Edaran yang di Sampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk dapat ditaati.(red)

Besok, Sulut Christmas Festival 2017 Dimulai

Silangenmanadoterkini.com, SULUT – Rangkaian kegiatan Festival Natal 2017 atau Christmas Festival yang menjadi ivent tahunan Pemprov Sulut, rencananya akan dibuka dengan ibadah dan dicanangkan pada Kamis (7/12/2017) besok di pohon Kasih, kawasan Megamas, Manado.

Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS, setelah pencanangan akan dilanjutkan dengan kegiatan kampung Natal/Bazaar yang rencananya berlangung 13 hari. Dimana tanggal 10 hingga 13 Desember di Jendela Indonesia, selanjutnya 17 hingga 22 Desember di lapangan Sparta Tikala Manado.

“Nantinya akan dilaksanakan lomba kretifitas dekorasi pohon natal dari bahan daur ulang yang tentunya sangat menarik untuk disaksikan, kemudian ada juga kegiatan Santa Claus untuk anak di Manado Town Square pada tanggal 10 Desember,”ujar Silangen.

“Bahkan yang tak kalah meriah ada Pawai santa dan malaikat Natal di sepanjang ruas jalan Boulevard yang mungkin akan mengakibatkan macet pada saat kegiatan berlangsung di tanggal 8 Desember,” jelas Silangen.

Selain kegiatan di atas, masih banyak kegiatan lainya seperti Lomba Fashion On The Street 12 Desember yang bertempat di depan kompleka pertokoan Megamall,

Lomba Paduan suara pada tanggal 11 hingga 15 desember di transmart Grand Kawanua, serta Parade Kendaraan Hias Natal di boulevard pada tanggal 15 Desember.

“Ada kegiatan Christmas With dog di tetempangan Paragliding Hill Minahasa dan atrium Star Square Manado, dan yang paling terakhir yaitu kegiatan malam Old And New yang akan dilaksanakan di Pohon Kasih Megamas Manado pada 31 Desember,” terangnya.

Dalam kesempatan ini,  Silangen juga Mengundang seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk turut memeriahkan dan berpartisipasi dalam kegiatan kegiatan ini, tutupnya.(red)

Tutup Diklat Pim III, Silangen Harap Peserta Terapkan Ilmu di Lingkungan Kerja

manadoterkini.com, SULUT – Seluruh peserta Diklat Pim III diharapkan mampu berperan sebagai pembaharu bahkan perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadi aparatur yang memiliki sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.

Silangen
Sekda Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS

“Utamanya memiliki kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik hingga menghantar daerah ini pada kesejahteraan,” imbuhSekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen SE MS, pada acara Penutupan Pendidikan Dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III (Diklat Pim III) di Lingkungan Pemprov. Sulut yang dilaksanakan di Aula Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Maumbi, Minahasa Utara, Senin (4/12/2017).

Silangen mengapresiasi keberhasilan 23 peserta Diklat Pim III yang telah mengikuti rangkaian pelatihan yang berlangsung 93 hari kerja.

“Saya ucapkan selamat kepada 23 pejabat eselon III yang sudah mengikuti Diklat. Nantinya setelah kembali ke instansi masing-masing dapat menerapkan pengetahuan yang telah diterima selama Diklat dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab,” katanya.

Ditambahkan Silangen, hal ini menunjukan bahwa peserta diklat Pim III kali ini memiliki kapasitas dan kapabilitas yang baik sebagai aparatur.

sulut
Penutupan Diklat PIM III

“Saya optimis Diklat ini membuat Pemprov Sulut semakin berkualitas dengan aparatur yang memiliki disiplin yang tinggi, berwawasan luas, profesional, serta memiliki kesadaran akan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bandiklat, Ir. Jefry Senduk, M.Si menerangkan tujuan diselenggarakannya Diklat Pim III. “Diklat Pim III ini dilaksanakan untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan visioner pada pejabat struktural eselon III yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansi masing-masing,” ungkapnya.

Adapun, penutupan Diklat Pim III itu turut dihadiri oleh Kepala BKD, Dr. Femmy Suluh, M.Si dan jajaran Bandiklat.(red)

Silangen Bersyukur Bisa Hadir HUT Ke-91 GMIM Eklesia Sario Titiwungan

manado, Silangenmanadoterkini.com, SULUT – Ibadah Ucapan Syukur HUT ke-91 Tahun Jemaat GMIM Ekklesia Sario Titiwungan, dirangkaikan dengan Pengucapan Syukur Kota Manado, Minggu (10/9/2017) pagi tadi, dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Edwin Silangen SE MSi.

Dalam sambutan Sekprov Silangen mengatakan sangat bersyukur dapat hadir dalam Ibadah Syukur HUT ke-91 Jemaat GMIM Ekklesia dan Pengucapan Syukur Kota Manado.

“Saya boleh lagi bernostagia dengan jemaat yang sekian lama tinggalkan bersama keluarga oleh karena panggilan tugas,” ujar Silangen.

Dikatakan Silangen, masyarakat perkotaan yang lebih besar mengalami dampak globalisasi dibanding masyarakat pedesaan.

“Seperti aspek tatanan sosial masyarakat, perubahan psikologis dan hubungan dalam keluarga maka guna menghindari dan menyikapi dampak negatif dari era globalisasi ini, tentunya peran gereja dalam memberikan teladan bagi jemaat maupun masyarakat untuk mengimplementasikan bagaimana hidup di dalam kasih, keadilan saling berbagi kepada sesama, menolong sesama, dan terutama adalah toleransi antar umat beragama,“ ujar Silangen.

Untuk itu atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pribadi dan keluarga mengucapkan selamat Hut ke -91 Jemaat GMIM Ekklesia Sario Titiwungen dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada jemaat atas dukungan dan doa serta kontribusi positif selama ini dalam rangka menyukseskan berbagai program kerja pemerintah daerah, khususnya dalam pelaksanaan Manado Fiesta 2017.

“Sinergitas yang terjalin ini akan mampu kita pertahankan bahkan lebih di tumbuh kembangkan sebagai kekuatan pembangunan bangsa,” tutup Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen

Dalam kesempatan tersebut Sekprov Silangen mewakili Pemerintah Provinsi Sulut memberikan bantuan pembangunan Gereja sebesar 150 juta rupiah.

Turut hadir Ketua Darma Wanita Provinsi Sulawesi Utara Ny Silangen- Lombok, mewakili Sinode GMIM Pdt Ferdinand Waworuntu M.Th Lurah Titiwungan Selatan Frangky Mantis S.PAR, Ketua BPMJ GMIM Ekklesia Sario Titiwungan PdtJ.R Tumiwa-Oroh serta Ketua panitia HRG, Pdt Dina Sambul-Pontoh.(humas/mlz)

Luar Biasa, Program ODSK Tekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Silangen2manadoterkini.com, SULUT – Gebrakan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Steven Kandouw melaksanakan program Oprasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) di Pemerintahan Provinsi Sulut memberikan dampak yang luar biasa. Terbukti turunnya angka kemiskinan dan pengangguran memberikan sinyal perbaikan perekonomian di daerah Nyiur Melambai.

“Perekonomian Sulawesi Utara senantiasa menunjukan progres yang menjanjikan, antara lain terindikasi dengan menurunnya angka kemiskinan menjadi 8,10 persen serta tingkat pengangguran terbuka, yakni 6,12 persen,” kata Sekdaprov Edwin Silangen SE MS saat membacakan sambutan Gubernur Olly Dondokambey SE, pada Seminar Perkembangan dan Outlook Perekonomian yang dilaksanakan di Manado, Jumat (8/9/2017) pagi.

Diakui Gubernur Olly, tidak bisa dipungkiri kedepan dinamika pembangunan di sector perekomian akan senantiasa sarat dengan tantangan dan peluang.

“Pada triwulan kedua tahun 2017 ini, berdasarkan berita resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut yang dirilis Bulan Agustus, perekonomian Sulut tumbuh sebesar 5,80%, melambat bila dibandingkan dengan triwulan yang sama Tahun 2016,” ujarnya.

Oleh karenanya, Gubernur Olly menuturkan diperlukan sinergitas semua pihak menyikapi berbagai dinamika tantangan yang kemungkinan terjadi serta mengoptimalkan pencapaian l sasaran di bidang perekonomian daerah pada triwulan III dan kedepannya.

“Tentu sangat disadari bahwa upaya-upaya atau program yang dikerjakan sangat membutuhkan pemantapan, penyelarasan, sinergitas serta berbagai masukan dan informasi berharga dari segenap pihak terkait, utamanya Bank Indonesia,” bebernya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Olly juga berharap seluruh peserta seminar dapat memberikan fokus perhatian penuh terhadap materi yang akan disampaikan oleh narasumber.

“Nantinya akan benar-benar memberikan dampak positif terhadap pencapaian pokok visi pembangunan daerah, yakni terwujudnya sulawesi utara yang berdikari dalam ekonomi, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional,” imbuhnya.(humas/mlz)

Sidak Dinas PMPTSP, Silangen : Perijinan Harus Optimal

manadoterkini.com, SULUT – Inspeksi mendadak (Sidak) dilakukan Sekretaris Provinsi Edwin Silangen SE MS, di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Rabu (23/8/2017). Hal itu dilakukan Silangen untuk melihat langsung proses pembangunan kantor serta fasilitas dan pelayanan di instansi tersebut.

SulutMenurut Silangen, pelayanan terpadu termasuk perijinan yang ditangani oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP itu harus mampu mencapai tujuan seperti yang diharapkan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O E Kandouw.

“Pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat dan pengusaha yang mengurus perijinan harus optimal, termasuk peningkatan sarana dan prasarana yang digunakan,” katanya.

Setelah sidak, Sekdaprov Silangen yang juga didampingi Kepala Bappeda Sulut Dr Ricky Tumanduk MM,  langsung mengadakan pertemuan tertutup dengan jajaran Dinas Penanaman Modal dan PTSP untuk mengevaluasi dan memberikan arahan tentang aspek peningkatan pelayanan termasuk izin-izin usaha.

PTSP Sulut
Sekprov Sulut saat mendatangi Kantor Dinas PMPTSP Sulut

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Ir. Happy Korah menyatakan akan segera menindaklanjuti instruksi Sekdaprov tersebut. “Termasuk penyelesaian kantor yang ditargetkan bulan November tahun ini akan segera diselesaikan,” ujarnya.

Korah juga berupaya meningkatkan kinerja para pegawai terhadap semua bentuk pelayanan perijinan sehingga mampu mencapai target dan program untuk menunjang program OD-SK menuju Sulut Hebat.(timredaksi)