Dinas Pendidikan Mitra Tunggu Surat Edaran Masuk Sekolah

manadoterkini.com, MITRA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) lewat kepalah Dinas Pendidikan Kabupaten Mitra Aske Benu menjelaskan prihal penetapan masuk Sekolah.

Menurutnya dinas pendidikan Mitra masih menunggu surat edaran Dinas pendidikan propinsi dan diharapkan agar orang tua murit untuk dapat mengawasi langsung para siswa untuk belajar dirumah.

“Memang ada beberapa informasi yang menyebutkan bahwa tanggal 1 julli dan ada juga tanggal 13 julli masuk sekolah, itu belum pasti karena belum ada pemberitahuan dari propinsi, kita masih menunggu keputusan dari pemprov,” jelas Benu.

Dijelaskanya, Dinas pendidikan sampai saat ini kami tetap menerapkan siswa belajar dirumah, dengan berbagai inovasi untuk menerapkan program belajar.

“Ada kunjunggan kusus dari tenagga pengajar, untuk menerapkan belajar kusus persiswa, tapi penerapanya belum diterapkan diseluruh wilaya, karena menyesuaikan dengan aturan dari pemerintah Mitra berkaitan dengan covid-19,” jelasnya.(win)

Pemkab Mitra Perketat Aturan Pemberlakuan Tatanan Normal Baru

manadoterkini.com, MITRA– Pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara Terapkan aturan Bebas tapi santun, dengan penerapan sesuai aturan yang ketat, dengan kembali mengaktifkan perkantoran di instansi Pemerintahan mulai diberlakukan.

Ketidak pastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) siap sambut Tatanan Normal Baru. Dimana, mulai Senin 8 Juni 2020 surat edaran bagi para ASN di Kabupaten Mitra segera di edarkan di setiap SKPD yang ada.

Mulai hari ini, seluruh ASN yang bertugas di Kabupaten Minahasa Tenggara akan menjalankan tugas seperti biasa. Namun, diharapkan seluruh ASN untuk harus mengikuti Protokol Kesehatan.

“Sidak kali ini, dalam rangka New Normal di kalangan ASN baik itu eselon III, eselon IV dan eselon II. Ini berdasarkan surat yang telah di tanda tangani oleh Bupati James Sumendap SH,”ujar Wabup Drs Jocke Legi kepada Swarakawanua.com.

Wabup menjelaskan, sedangkan untuk ASN yang berusia 55 tahun keatas. Apa lagi yang rentan atas penyakit, tentunya mereka itu akan bekerja dari rumah.

“Untuk 55 tahun kebawah tentunya sehat harus masuk kantor, namun jika ada riwayat penyakit. Tentunya bekerja dari rumah,”pungkasnya.

Hasil dari sidak kali ini, ada salah satu Dinas yang seluruh pegawai tidak berada di Kantor. Maka, pemkab Mitra sendiri lewat BKSDM akan memberikan surat teguran.

“Dinas tersebut akan kami layangkan surat teguran, kalaupun masih tetap akan di ambil sanksi. Nanti akan di berikan sanksi BKSDM,”tutur Wabup.

Adapun yang hadir dalam sidak kali ini yaitu, Plt Sekda Mitra David Lalandos, Asisten II Joice Wawointana, Kepala Badan BKSDm Mitra Marie Makalow, Kasat Pol-PP Jhony Kolinuk. (win)

Satu Pasien dinyatakan Positif Covid-19, Pemkab Mitra Minta Warga bersikap jujur

mitra
Kepala dinas Kesehatan Helni Ruru

manadoterkini.com, MITRA – Pemerintah Minahasa Tenggara (Mitra) lewat Kepala dinas Kesehatan Helni Ruru, memintah warga yang kontak langsung dengan pasien nomor urut 120 laki-laki 31 tahun kecamatan Belang harus jujur. Hal ini untuk mencega penyebarab virus covid 19, saya harapkan kelyarga pasien untuk secara sadar melakukan rapid tes dan pemeriksaan SWAB.

“Sikap jujur dari warga yang kontak lanfsung dengab pasien untuk bersikap peduli dan melakukan pemwriksaan ke dinas kesehatan, atau poako terdekat, ” jelas kadia.

Lebih lanjut kata Helni, pihaknya segera melakukan penelusuran sejumlah warga yang mempunyai riwayat kontak erat selain empat orang berstatus KERT. “Kami minta juga minta masyarakat agar secara jujur menyampaikan jika pernah melakukan kontak erat dengan pasien,” katanya.(win)

2,366 ASN Terimah THR, Pemkab Mitra Laksanakan PP 24 Tahun 2020

mitramanadoterkini.com, MITRA – Pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) siap melaksanakan PP 24 tahun 2020, tentang pembabian Tunjangan Hari Raya bagi Pegawai Negri Sipil (PNS)

Sekitar 2 366 Aparat Sipil Negara (ASN) diruang lingkup Pemkab Mitra akan menerima THR, yang saat ini diangarkan sebanyak Rp 9,879 Miliar.

Menurut Kepala badan Keuangan Mecky Tumimomor lewat Kepala Bidang (Kabid) Anggaran Rudy Kures, sesuai dengan aturan pemerintah penyaluran THR dilaksanakan 10 hari sebelum hari raya.

“Dari data badan keungan Mitra ada 2 366 pegawai yang bakal menerima THR, Penyaluran ini rencananya di mulai hari ini (Jumat-Red), tapi apabilah kelengkapan data belum terpenuhi, akan disalurkan dua-tiga hari kedepan, “jelas Kures

Dirinya berharap agar penyaluran ini dapat terealisasi sepenunya, sesui dengan amanat Peraturan Bupati (Perbup) Bapak James Sumendap SH.
“Diharapkan ASN Mitra untuk bersabar, karena pemerintah lewat badan keuangan akan segera menyalurkan THR secepatnya, ” tuturnya.(win)

Opini WTP Lima Kali Beruntun, ‘Tangan Dingin’ JS Jadikan Kabupaten Mitra Fenomenal

Opini WTP Lima Kali Beruntun, ‘Tangan Dingin’ JS Jadikan Kabupaten Mitra Fenomenal

 mitra hebat

Minahasa Tenggara (Mitra), kembali dianugerahi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan mempercepat daerah tersebut terdepan di Sulawesi Utara.

Hasil ini, mengukuhkan Mitra meraih opini tertinggi dari BPK lima kali secara beruntun, dan nyaris tanpa ada catatan.

Capaian ini harus diakui tak terlepas dari ‘tangan dingin’ Bupati James Sumendap, yang sejak awal dirinya memimpin, menargetkan Minahasa Tenggara dapat keluar dari bayang-bayang opini disclaimer, sampai ke TW.

mitra hebat

Capaian fenomenal yang dipersembahkan Bupati James Sumendap untuk seluruh rakyat Minahasa Tenggara, tanpa terkecuali.

Perlu diingat, sebelum Bupati James Sumendap memimpin, atau sejak Minahasa Tenggara dimekarkan pada tahun 2007, daerah ini seakan ‘nyaman’ dengan opini disclaimer. Bahkan sempat dikatakan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang nyaris gagal setelah dimekarkan.

Namun angin perubahan pun datang di tanah Tonsawang, Pasan, dan Ponosakan ini. Memimpin Minahasa Tenggara sejak  akhir 2013, salah satu perubahan paling ‘radikal’ yang diambil Bupati yakni perubahan sistem pengelolaan keuangan, dari sebelumnya amburadul, mulai diarahkan ke taat aturan, akuntabel, dan sesuai Standard Akuntansi Pemerintah (SAP).

mitra hebat

Hasilnya, LKPD tahun anggaran 2013, Minahasa Tenggara mendapatkan opini Tidak Wajar (TW), hasil terbaik sejak 2007.

Berlanjut LKPD 2014, Minahasa Tenggara naik satu peringkat dengan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Upaya pembenahan yang terus dilakukan di segala sendi penyelenggara pemerintah di Minahasa Tenggara, akhirnya daerah ini mampu mencatat sejarah mendapatkan opini WTP untuk LKPD tahun anggaran 2015.

mitra hebat

Kerja tim yang digalakkan Bupati James Sumendap, terus memotivasi para jajarannya untuk terus berbuat lebih baik, dan Minahasa Tenggara terus meraih opini terbaik dari BPK sejak 2016, 2017, dan 2018. Sampai pada LKPD tahun anggaran 2019, Minahasa Tenggara mencatatkan rekor opini WTP kelima secara berturut-turut.

Hasil yang mensejajarkan bahkan menjadikan Minahasa Tenggara terdepan di antara kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

mitra hebat

Hasil ini pun, menjadi harapan bersama bagi seluruh rakyat untuk terus mendukung dan menyukseskan setiap program pemerintah daerah, dalam upaya memajukan Kabupaten Minahasa Tenggara(*)

 

Apa kata mereka?

 

Olly Dondokambey (Gubernur Sulawesi Utara)

 mitra habat

“Bagi Seorang Pemimpin, Dirinya (Bupati-red) Pantas berbanga Atas Perestasinya”

 

Marty Ole (Ketua DPRD Mitra)

 manado

Apresiasi yang setinggi-tingginya buat Pemkab Mitra didalamnya bupati James Sumendap dan wakil bupati Jocke Legi, para pejabat, pegawai, serta pimpinan bersama seluruh anggota DPRD yang terus bersinergi dengan eksekutif”

 

Jermia Damongilala (Tokoh Masyarakat Mitra)

 mitra hebat

“Ini sangat Spesial, yang sangat menarik bagi saya ialah ketika prestasi 5 kali WTP dari BPK bersanding dengan capaian MCP (Monitoring Center of Prevention) 91% oleh KPK, tertinggi di Sulut dan menjadikan Mitra sebagai contoh dalam pencegahan korupsi oleh KPK”

 

 

Oding Rantung (Pegiat Anti Korupsi Mitra)

 mitra hebat

“Argument yang kami berikan cukup berdasar mengingat prestasi yang ditorehkan sosok James Sumendap sangat langka. Nantinya jika berkesempatan dan diminta kami akan mempresentasikan di depan panelis Hata Foundation. Kami akan membandingkan capaian Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang telah lebih dulu dianugerahi Hatta Awards dengan James Sumendap”

 

 

Artly Kountur (Pimpinan Ormas Islam Mitra)

Mitra hebat 

“Tidak dipungkiri, dan harus diakui Minahasa Tenggara lima kali mendapatkan WTP secara berturut-turut bukan urusan yang mudah. Bupati James Sumendap mampu membawa Minahasa Tenggara ke era emas yang diimpikan setiap rakyat, soliditas tim di jajaran Pemkab harus semakin baik sesuai slogan mitra hebat bergerak cepat”

—– Advetorial/Liputan Khusus ——

Pemkab Mitra Tolak Wacana PSBB Pemprov

Mitramanadoterkini.com, MITRA – Bupati Minahasa Tenggara(Mitra) menolak wacana Pemerintah propinsi tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hal ini disampaikan bupati Mitra James Sumendap SH, diselah-selah vidcon dengar penghargaan Wajar Tampa Pengecualian (WTP) untuk kabupaten Mitra.

Menurutnya Pemerintah Kabupaten Mitra tidak setuju apabilah penerapan PSBB diberlakukan di Sulut, walaupun saat ini pemerintah Mitra membatasi akses masuk Mitra dengan Ketat.

“Hal ini dilakukan sebagai langka membatasi penyebaran Covid-19, ada beberapa teman pejabat Bupati yang menilai kalau Pemkab Mitra sudah memberlakukan PSBB saat ini, itu Salah, Pemerintah hanya menjalankan Protap yang ketat, termasuk pemeriksaan Surat Jalan dari pemerintah setempat, ini adalah langka pemerintah Mitra untuk mecari tahu orang yang bersangkutan masuk Mitra untuk Kepentingan apa dan dapat Mendeteksi kesehatan pelaku perjalanan,” jelas Bupati.

Sangat disayangkan, hanya Pemkab Mitra yang menerapkan pejagaan super ketat.

“Jika ada Kabupaten lain yang ingin belajar di Kabupaten Mitra tentang cara penerapan penjagaan super ketat, tampa mempengaruhi sistem perekonomian dan tampa menyinggung perasaan para penempu perjalanan,” tandasnya.(win)

Ada Ditangan Bupati, SK Mutasi ASN Bisa Ditinjau Kembali

Mitra
Sekda Mitra David Lalandos

manadoterkini.com, MITRA – Angin Segar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) dimana Surat Keputusan (SK) Bupati terhadap beberapa ASN yang dimutasi akibat melangar keputusan surat edaran.

Menurut Bupati Mitra James Sumendap SH, lewat Sekertaris Daerah David Lalandos, menjelaskan kalau mutasi ASN bisa di tinjau kembali setelah berakhirnya Covid-19.

“Semua itu butuh proses, dan itu harus berdasarkan kebijakan Bupati, dan tetu saja untuk aturan dari konsep mutasi ini, tidak lain sesuai Aturan, peringatan dan mutasi, hal ini senagai evek jerah bagi ASN yang sengaja dan tidak sengaja melangar aturan tersebut, “ujar Sekda.

Ditegaskan sekda, bukan berarti ASN tersebut dijamin dikembalikan ke posisi tersebut.

“Kalaw ada ketimpangan dalam proses administrasi dan kinerja, dalam hal ini Bupati telah mengantisipasi dengan langsung menyiapkan ASN yang langsung mengisi kekosongan jabatan tersebut, jadi sebelum di mutasi jabatan tersebut lansung di isi,” jelas Lalandos.

Sebelumnya sudah ada lima ASN yang telah di mutasi oleh Pemkab akibat melangar aturan bupati Mitra. “Semua kebijakan ada ditangan bupati, ” tandas Lalandos.(win)

Antisipasi SARA Kesbangpol Mitra Getol Lancarkan Program

Phebe Punuindoong,
Phebe Punuindoong

manadoterkini.com, RATAHAN – Perdebatan mengenai suku ras dan agama (Sara), belakangan berbuntut panjang di ruang-ruang sosial tertentu, bahkan tak jarang memuat ujaran menjatuhkan.

Untung saja menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Phebe Punuindoong, hal semacam itu belum terjadi di Minahasa Tenggara (Mitra) dan diupayakan supaya tidak bakalan terjadi, melalui tindakan pencegahan yang melibatkan semua stakeholder.

“Tentunya mempererat ikatan persaudaraan. Di antaranya mengakomodir dan memperkuat ikatan semua kelompok dan golongan dalam satu bingkai persatuan,” ujar Punuindoong, Rabu (28/8/2019).

Punuindoong mencontohkan, Kabupaten Mitra yang dihuni beberapa etnis maka tentunya ada banyak kelompok ataupun kerukunan yang bernaung di dalamnya.

“Menjadi bagian dan fungsi kami untuk selanjutnya memperkuat ikatan kerukunan semua kerukunan yang berdiri di dalam beberapa etnis,” ucapnya.

Lanjut dikatakan, selain upaya tersebut pihaknya juga mengintensifkan kinerja Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat yang tentunya berperan penting dalam kaitan melaksanakan upaya-upaya pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dan sampai saat ini, Mitra dalam situasi kondusif yang merupakan buah kerja semua instansi bersangkutan,” pungkas Punuindoong.(Jay)

Siap Salurkan THR, Pemkab Mitra Tunggu Juknis

Yoldi Winerungan
Yoldi Winerungan Kabid Anggaran pada Badan Keuangan Daerah

manadoterkini.com, RATAHAN – Hingga kini Pemeritnah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Keuangan terkait penyaluran Tunjanga Hari Raya (THR).

“Kami masih menunggu juknis dari pusat,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Mecky Tumimomor melalui Kepala Bidang Anggaran Yoldi Winerungan.

Untuk itu pihaknya belum bisa memastikan kapan waktu penyaluran tunjangan hari raya (THR). Begitu pun, untuk jumlah besaran THR bakal disalurkan nanti. “Belum bisa dipastikan kapan penyalurannya. Begitu juga untuk besaran yang bakal disalurkan,” ujar Winerungan.

Meski begitu, Pemkab Mitra tetap sudah menyiapkan anggaran untuk pembayaran THR sebesar sekira 9 miliar lebih, mengacu pada penyaluran lalu.

“Tetap harus menyesuaikan dengan juknis. Siapa tau ada ketambahan besaran. Tapi yang pasti kami sudah siapkan untuk pembayaran,” jelasnya.

Sama halnya pun untuk penyaluran gaji 13, dikatakan Yoldi, pihaknya masih menunggu juknis. “Sama seperti penyaluran THR atau gaji 14. Penyaluran gaji 13 tetap masih tunggu juknis penyaluran,” jelasnya.(*/jay)

Siapkan Rp1,4 Miliar, Pemkab Mitra Tunggu Juknis Bayar Gaji ASN

manado
Yoldy Winerungan

manadoterkini.com, RATAHAN – Sesuai janji Presiden RI Ir Joko Widodo, gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2019 naik sebesar 5 persen. Pemkab Mitra melalui Badan Keungan Daerah (BKD) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,4 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah Mecky Tumimomor melalui Kepala Bidang Anggaran Yoldi Winerungan mengatakan, Pemkab Mitra telah menyediakan anggaran kenaikan gaji ASN di Mitra sebagaimana telah resmi diberlakukan pada tahun 2019 ini.

Dia menjelaskan, saat ini tinggal menunggu petunjuk teknis terkait proses pembayaran rapel selisih kenaikan gaji 2019 pada awal bulan April mendatang

“Saat ini kami masih menanti petunjuk teknis untuk pembayaran rapel selisih kenaikan gaji tahun 2019, namun rencananya pembayaran akan dilakukan pada awal bulan April mendatang. Adapun rapel terhitung untuk bulan Januari, Februari dan bulan Maret,” jelas Winerungan.(jay)