Sabtu, 21 September 2019

Olly Tepati Janji, Mokodongan Dapat Jabatan Penting di Kemendagri

 

sulutmanadoterkini.com, SULUT - Kesabaran dan komitmen, itulah dua kata yang tepat yang mempunyai hubungan erat dengan dilantiknya Ir Siswa Rachmat Mokodongan, dan janji seorang Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey.

Lebih diperjelas. Dengan jabatan penting yang didapatkan Mokodongan di Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) sekarang, mempunyai keterkaitan dengan Gubernur Olly Dondokambey, yang sebelumnya merupakan atasan Mokodongan, kala menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulut.

Mengapa demikian, setelah beberapa bulan dengan sabar mengabdi di Kementerian Dalam Negeri, pada Senin (27/02/2017) kemarin, Mokodongan dilantik oleh Mendagri Tjahjo Kumolo sebagai Plt Deputi Bidang Pengelolaan Infrastuktur Kawasan Perbatasan, di Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Jabatan Mokodongan tersebut, tentu berkaitan dengan pengaruh Olly Dondokambey pada kebijakan pemerintah pusat.

Seperti dikutip pada pernyataan Gubernur Olly, (26/06/2016) bahwa posisi yang akan didapat Mokodongan akan sesuai pangkat dan golongannya.

“Iya dong, itu pasti pak Sekprov akan ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri) nanti. Tentu, ada jabatannya bukan tidak ada, ” ujar Olly.

Olly menyampaikan hal tersebut, saat Mokodongan masih menjabat Sekprov, dan Pemprov Sulut dalam prosedur persiapan Sekprov baru. Sementara Mokodongan sendiri menjabat Sekprov Sulut, selama 6 tahun 4 bulan.

Pernyataan Gubernur selanjutnya, usai upacara HUT Provinsi Sulut ke-52 di halaman kantor Gubernur, Jumat (23/09/2016).

“Posisi Mokodongan tetap aman dan sudah ada tempat di pusat, ” tutur Dondokambey.

Dan seperti pernyataan Gubernur Olly Dondokambey tersebut diatas, jaminan terhadap posisi Mokodongan sudah terbukti sekarang, status yang melekat pada seorang Mokodongan adalah Pejabat Eselon I A di Kemendagri.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat ditemui wartawan, di Kantor Gubernur, Senin (27/02/2017) menyatakan bahwa janjinya kepada Siswa R Mokodongan, untuk memperjuangkannya di Pemerintah Pusat sudah dibuktikan.

“Memang Gubernur pam badusta, ? ” ucap singkat Gubernur OD yang bernada pertanyaan, sekaligus mengandung makna kalimat pembuktian atas kata yang perna disampaikan sebelumnya.(alfa).

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*