Saya Bukan Pilatus, Sumendap ‘Kaget’ Lalandos Terpilih Sekda Mitra

mitra hebat
Bupati James Sumendap SH melantik David Lalandos sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Tenggara definitif

manadoterkini.com, MITRA – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap melantik Sekertaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Minahasa tenggara David Lalandos.

Menurut bupati Mitra dalam sambutanya dalam pengambilan sumpah janji, Senin (15/06), Lalandos adalah calon yang paling dia tidak senangi dari tiga calon sekda yang ikut dalam proses pemilihan Sekda.

“Saya sedikit kaget David Lalandos terpilih sebagai Sekda Definitif Mitra, berdasarkan survei dari tim 12 pemkab Mitra, angota DPRD dan Insan Pers, semua serentak menyebutkan Nama Lalandos sebagai Sekda Mitra, saya bukan Pilatus yang selesai mengambil keputusan langsung mencuci tangan, ” ujar JS dalam sambutanya.

Lebih lanjut bupati menjelaskan, jabatan sekda ini jangan dulu disyukuri karena melihat situasi saat ini (pandemi covid-19) peran Sekda dalam kinerja dituntut Ekstra.

“Kedepan kinerja anda dalam menghadapi, pertempuran dengan covid-19 sebagai administrator anda (sekda-red) dituntutut dalam pengaturan admistrasi Pemkab Mitra, ” tandas Sumendap.

Sekda Definitiv Mitra David Lalandos dalam pernyataanya menyatakan siap mengemban tugas dan tanggung jawab yang di percayakan bupati Mitra James Sumendap.

“Saya siap dan mundur dari jabatan Sekertaris Daerah apabilah saya lalai dalam menjalanka tugas dan amanat yang diberikan Bupati,” tegas Sekda.

Sementara itu Drs Piether Owu salah satuh Calon yang ikut dalam pemilihan Sekda mengucapkan Selamat.
“Selamat Dan Sukses kepada Bapak David Lalandos. Atas dilantik sebagai Sekda Mitra”, ucap Kadis Kominfo Sp Mitra.(win)

Ada Ditangan Bupati, SK Mutasi ASN Bisa Ditinjau Kembali

Mitra
Sekda Mitra David Lalandos

manadoterkini.com, MITRA – Angin Segar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) dimana Surat Keputusan (SK) Bupati terhadap beberapa ASN yang dimutasi akibat melangar keputusan surat edaran.

Menurut Bupati Mitra James Sumendap SH, lewat Sekertaris Daerah David Lalandos, menjelaskan kalau mutasi ASN bisa di tinjau kembali setelah berakhirnya Covid-19.

“Semua itu butuh proses, dan itu harus berdasarkan kebijakan Bupati, dan tetu saja untuk aturan dari konsep mutasi ini, tidak lain sesuai Aturan, peringatan dan mutasi, hal ini senagai evek jerah bagi ASN yang sengaja dan tidak sengaja melangar aturan tersebut, “ujar Sekda.

Ditegaskan sekda, bukan berarti ASN tersebut dijamin dikembalikan ke posisi tersebut.

“Kalaw ada ketimpangan dalam proses administrasi dan kinerja, dalam hal ini Bupati telah mengantisipasi dengan langsung menyiapkan ASN yang langsung mengisi kekosongan jabatan tersebut, jadi sebelum di mutasi jabatan tersebut lansung di isi,” jelas Lalandos.

Sebelumnya sudah ada lima ASN yang telah di mutasi oleh Pemkab akibat melangar aturan bupati Mitra. “Semua kebijakan ada ditangan bupati, ” tandas Lalandos.(win)

Buka UNBK di Mitra, Ngongoloy Pastikan Tidak Ada Kebocoran Soal

Mitra
Sekda Robby Ngongoloy membuka pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 1 Ratahan.(ist)

manadoterkini.com, RATAHAN – Pastikan tidak ada kebocoran soal, Sekertaris Daerah (Sekda) Robby Ngongoloy ME pantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Senin (2/4/2018).

“Tidak akan ada kebocoran soal karena sudah kita antisipasi dengan membentuk tim internal khusus yang saat ini memantau pelaksanaan UNBK di Kabupaten Mitra,” tegas Ngongoloy disela-sela membuka sekaligus memantau pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 1 Ratahan.

Ngongoloy kemudian mengingatkan para siswa untuk senantiasa meminta tuntutan dan pertolongan Tuhan selama mengikuti pelaksanaan UNBK.

“Jaga kesehatan, terus belajar dan jangan lupa berdoa sehingga semua proses yang akan dilalui selama UNBK dapat berjalan baik sesuai yang diharapkan,” pesan Ngongoloy.(*/tim)

Ngongoloy Kembali Peringatkan Jajaran Pemda Mitra

Ngongoloy
Sekda Mitra Robby Ngongoloy

manadoterkini.com, RATAHAN – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mitra kembali diingatkan mengenai netralitas dalam menghadapi tahapan Pilkada. “Diharapkan dapat menjadi contoh, terutama dalam menjaga keamanan dalam Pilkada nanti,” imbau Sekda Mitra Robby Ngongoloy.

Menurut Ngongoloy, sebagai warga negara yang baik, ASN dan masyarakat tetap menggunakan haknya untuk memilih dalam Pilkada nanti. “Tapi seperti saya katakan tadi. ASN tidak boleh terlibat dalam politik praktis,” kata Ngongoloy.

Lanjut Ngongoloy, ASN yang terbukti terlibat politik praktis otomatis langsung diproses hukum aparat berwajib. Dalam hal ini Panitia Pengawas Pemilihan yang diberi kewenangan oleh negara. “Jadi selaki lagi tolong yah. ASN harus netral,” pungkas Ngongoloy. (Jay)

Kelompok PPK Desa/Kelurahan di Mitra Dibekali Pelatihan

mitramanadoterkini.com, RATAHAN – Pemkab Mitra melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) bekerja sama dengan TP-PKK melaksanakan pelatihan dan pembinaaan kelompok PKK desa/kelurahan se-Mitra di Wale Wulan Lumintang Ratahan, Senin (20/11). Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra Ir Farry Liwe didampingi Kadis PMD Drs Jotje Wawointana.

Sekda Farry Liwe dalam sambutannya,apresiasi pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pelatihan untuk peningkatan kualitas masyarakat terutama peran perempuan melalui PKK.

“Melalui PKK kita dapat meningkatkan peran perempuan serta dapat mengembangkan potensi masyarakat khususnya keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan,” kata Liwe.

Lanjut Liwe,perempuan harus memotifasi diri dan memiliki sikap mental pemberdayaan dan selalu berfikir untuk maju. “Kiranya dengan adanya pelatihan ini, saya berharap ada perbaikan kesejahteraan ditengah-tengah keluarga sehingga terbentuknya keluarga mandiri, dan dapat menunjang program pemerintah,” kata Liwe.(Jay)

Menjaga Keutuhan NKRI, Liwe : Tanggung Jawab Kita Bersama

manadoterkini.com, RATAHAN — Dalam rangka hari Kesaktian Pancasila, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar apel kerja di halaman kantor Bupati, Senin (2/10/2017), dirangkaikan dengan peringatan hari Batik Nasional.manado

Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra Ir Farry F Liwe MSc, mewakili Bupati Mitra James Sumendap SH mengatakan, selama 72 Tahun Indonesia merdeka, Pancasila telah mengalami berbagai macam ujian dan dinamika dalam sistem politik.

“Berbagai macam ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI selalu menjadi bagian dari sejumlah permasalahan yang mengancam disintegrasi bangsa, bahkan ancaman radikalisme, terorisme telah membuat kita sadar bahwa ancaman disintegrasi bukan hanya berasal dari luar tapi ancaman terbesar yaitu berasal dari dalam negeri,” kata Liwe di depan para ASN yang mengikuti apel.

Peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang dikenal dengan G30S/PKI, telah memberikan banyak pelajaran bagi Bangsa Indonesia, agar bisa lebih waspada terhadap bahaya dari dalam negeri.

“Kita patut bersyukur saat ini negara yang tercinta ini masih berdiri tegak dan semakin kuat menghadapi segala macam tantangan,” ujarnya.manado

Liwe juga menuturkan, generasi saat ini dan mendatang harus bertanggungjawab untuk menjaga keutuhan NKRI dari gangguan apapun yang akan merusak Indonesia.

“Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk konsisten menjaga, melindungi dan memelihara tegaknya NKRI dari ganguan apapun itu, dengan menerapkan nilai nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari hari,” tegasnya

Diajaknya juga semua elemen untuk menangkal semua paham radikal yang hanya mementingkan kepentingan kepentingan kelompok.

“Mari kita sama-sama menangkal segala bentuk paham yang bisa merusak keutuhan bangsa. Kita harus kedepankan kepentingan umum, keutuhan bangsa dan mari saling menghormati serta menjaga kerukunan dalam segala perbedaan,” pungkasnya. (*/red)

manadoterkini.com, RATAHAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara Ir Farry Liwe MSc meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih profesional menjalankan tugas negara dengan memperhatikan standarisasi kinerja sesuai tugas pokok dan fungsi.

“Semua Aparatur Sipil Negara (ASN) harus lebih profesional lagi mengambil peran dalam rangka akurasi pelaksanaan sistem tata kelola pemerintahan. Kinerja lebih ditingkatkan lagi sebagai bentuk tanggungjawab moral kita sebagai aparatur. Saya minta semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah bertanggungjawab penuh sekaligus proaktif memperhatikan masalah kinerja ini sebagai bentuk respon terhadap visi dan misi Bupati dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan. Saya nda mau tahu, untuk penyajian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) kali ini harus naik peringkat dari CC ke B,” tegas Liwe saat membuka kegiatan Evaluasi Penyusunan LKIP di Hotel Grand Puri Manado, Senin (21/08).

Lebih lanjut dikatakannya, LKIP merupakan wahana untuk menyampaikan pelaporan kinerja dalam meningkatkan akuntabilitas dan pencapaian kinerja yang dapat diukur dari misi, tujuan, sasaran, program dan kegiatan yang dilakukan, sesuai amanat dalam Rencana Strategis (Renstra). Menurutnya, pengukuran Kinerja dilakukan dengan merujuk kepada indikator kinerja yang telah ditetapkan dan direalisasikan setiap tahun.

“Pertanggungjawaban yang tepat, jelas, terukur legitimate mutlak disajikan dalam penyusunan LKIP. Semua ini tergantung kita. Makanya saya tegaskan lagi agar kita melaksanakan tugas dengan baik, profesional dan bertanggungjawab,” tukasnya sembari berharap LKIP dapat mendapat nilai memuaskan seperti capaian hasil yang diraih atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).(Jay)

Sembilan Kepala Perangkat Daerah Segera Dirotasi

Liwemanadoterkini.com, RATAHAN – Badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat) Pemkab Mitra baru saja mengantongi nam-nama pejabat eselon dua, yang dianggap tepat untuk menduduki jabatan kepala dinas ataupun badan di sembilan perangkat daerah yang saat ini masih didukui pejabat pelaksana tugas.

“Nama-nama yang bakal mengisi jabatan eselon dua sudah ada,” beber Sekretaris Kabupaten Mitra Farry Liwe MSc.

Liwe menjelaskan, diperoleh sembilan nama dari hasil seleksi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama yang diikuti 27 peserta beberapa waktu lalu. Walaupun menurut Liwe, belum waktunya untuk mempublikasi nama-nama pejabat yang akan menempati jabatan eselon dua.

“Nanti waktunya baru akan diumumkan. Yang pasti minggu ini kami akan segera lakukan pelantikan sembilan jabatan tersebut,” ujar Liwe.

Lanjut dikatakan, yang layak menduduki jabatan adalah pejabat yang sudah dianggap baik dalam hal kinerja, loyalitas dan kedisiplinan. Serta berdasarkan hasil dari seleksi yang telah dilakukan. Dikatakannya, tidak menutup kemungkinan pejabat pelaksana tugas akan bertahan ataupun tergeser dari jabatan. “Nantinya Pak Bupati yang akan memutuskan posisi jabatan masing-masing,” pungkas Liwe.(Jay)

Pejabat di Minahasa Tenggara Dilarang Keluar Daerah

Liwemanadoterkini.com, RATAHAN–Sekretaris Kabupaten Mitra Farry Liwe MSc kembali mengingatkan agar jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) mempertahankan disiplin kerja. Sedangkan punishment atau hukuman akan diberlakukan tak pandang bulu terhadap ASN yang tidak disiplin. “Tingkatkan etis kerja dan menyelesaikan semua pertanggungjawaban dengan tepat waktu,” tegas Liwe pada apel Korpri di Lapangan Kantor Bupati Mitra, Senin (17/7).

Diingatkannya pula agar instansi yang bersangkutan segera menuntaskan temuan yang belum ditindaklanjuti. Dikatakannya menyangkut temuan yang direkomendasikan baik pemeriksaan eksternal BPK maupun intrnal atau Inspektorat. Ditegaskannya, kepala perangkat dilarang keras untuk keluar daerah, mengingat adanya beberapa agenda penting yang mesti dituntaskan. “Pembahasan pertanggunjawaban APBD 2016 dan KUA PPAS 2018. Juga mempersiapkan pelaksanaan proklamasi RI ke 72,” ujar Liwe.(Jay)

Liwe : Terima Kasih Idul Fitri dan Pengucapan Syukur Berjalan Lancar

liwe apelmanadoterkini.com, RATAHAN – Padahal hanya berselang satu minggu perayaan Idul Fitri dan Pengucapan Syukur di Minahasa Tenggara berjalan sukses. Itu semua diakui Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra Farry LIwe, berkat dukungan masyarakat.

“Perayaan Idul Fitri dan Pengucapan Syukur telah terlaksana dengan baik, saya kira semua itu karena ada kerjasama semua pihak untuk mensukseskan akan kegiatan tersebut,” ujar Liwe saat memimpin apel kerja perdana pasca libur idul fitri dan cuti bersama, Senin (3/7/2017).

Selain itu Liwe mewakili Bupati Mitra James Sumendap SH, menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang secara langsung maupun tidak langsung, telah membuat perayaan tersebut aman dan lancar.

“Terutama pihak keamanan yakni TNI dan Polri yang sudah bersama-sama menjaga akan keamanan, juga seluruh lapisan masyarakat yang telah menjalankan kegiatan tersebut dengan aman, mewakili seluruh pemerintah menyampaikan terima kasih,” ungkap Liwe. (jay)