Steven Kandouw Jelaskan Ranperda APBD 2019 di Paripurna DPRD

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw menghadiri rapat paripurna DPRD Provinsi Sulut dalam rangka penjelasan Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran (TA) 2019 di Gedung DPRD Sulut, Senin (15/6/2020).

Pada kesempatan itu, Steven Kandouw saat membacakan sambutan Gubernur Sulut, mengapresiasi kerja keras jajaran Pemprov Sulut bersama DPRD Sulut dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, dimana dalam beberapa tahun terakhir ini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sulut secara berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Sebagai salah satu indikator keberhasilan dari proses pembangunan, maka saya mengajak segenap stakeholder pembangunan di daerah ini untuk terus bekerja bersama, bersinergi, serta berada dalam satu tekad dan komitmen, sehingga Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mampu meraih opini WTP dalam pelaksanaan dan pengelolaan APBD pada tahun anggaran-tahun anggaran kedepan,” kata Kandouw.

Menariknya, terkait pelaksanaan APBD TA 2019, Kandouw menerangkan bahwa Pemprov Sulut berhasil merealisasikan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.1.286.069.364.575, atau 100,46% dari target yang ditetapkan sebesar Rp.1.280.215.768.899,-

Adapun pendapatan yang melebihi target, yakni : Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor dan Pajak Air Permukaan.

Menurut Kandouw, komponen APBD TA 2019 sangat signifikan memacu gerak organisasi Pemprov Sulut melalui berbagai kebijakan dan program kerja yang telah dilakukan sepanjang TA 2019, sehingga turut memberikan sumbangsih pada percepatan gerak pembangunan daerah.

Lanjut Kandouw, prioritas anggaran 2019, diarahkan Pemprov Sulut pada penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan (pembangunan RS); revolusi mental dan reformasi birokrasi, infrastruktur dan pengembangan wilayah, kedaulatan pangan , ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta kesuksesan Pemilu Presiden dan Legislatif, peningkatan daya saing investasi, pembangunan pariwisata dan pengelolaan bencana dan mitigasi.

“Kesemuanya itu tentunya dilaksanakan dalam landasan tertib administrasi dan disiplin anggaran dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan anggaran. Pengawasan dan pemeriksaan oleh aparat pengawas pun telah dilaksanakan, untuk melengkapi proses manajemen pengelolaan keuangan,” ungkap Kandouw.

Kendati demikian, Wagub Kandouw mengakui bahwa APBD Sulut TA 2019, belum sepenuhnya mampu mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat Sulawesi Utara, karena diperhadapkan dengan kondisi keterbatasan anggaran.

Karena itu, Kandouw mengajak segenap komponen pembangunan di Sulut teristimewa jajaran DPRD Sulut untuk terus bekerja bersama, memberi masukan dan bersinergi dengan Pemprov Sulut dalam menata dan mengelola keuangan daerah di tahun-tahun mendatang, agar semakin bermuara pada kepentingan rakyat, dengan dipandu oleh visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD.

Dalam rapat paripurna yang digelar dengan protokol COVID-19, nampak hadir Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut. (*/Rizath)

Di Minsel, Steven Kandouw: Jemaat Harus Berani Menyuarakan Kebenaran

kandouw
Wagub Steven Kandouw didampingi Wakil Bupati Minsel Franky Donny Wongkar

manadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven Kandouw, Minggu (23/2/2020), menghadiri ibadah bersama beberapa jemaat GMIM dan KGPM di Minahasa Selatan.

Diawali dengan hadir beribadah bersama jemaat GMIM Pasino’owan Koreng, Kecamatan Tareran. Beribadah bersama jemaat dalam rangka pisah sambut Ketua Pimpinan KGPM Sidang Bethel Mopolo, Minahasa Selatan, dari Gembala John Talumantak kepada Gembala Voisman Tumuju.

Dalam sambutannya, Steven Kandouw mengatakan pada abad 19, putra Minsel Lambertus Mangindaan, melihat Gereja waktu itu berkompromi dengan imperialisme sampai pada tahun 1933 terbentuk KGPM.

“Pesan saya kepada Gembala dan jemaat harus mempertahankan semangat sejak tahun 1933 tersebut. Harus berani menyuarakan kebenaran,” ungkap Kandouw.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulut ini juga menyerahkan bantuan uang pembangunan Pastori kepada Bendahara jemaat.

Steven Kandouw juga menghadiri ibadah peresmian Gedung Gereja bersama GMIM Getsemani Picuan Satu, yang dipimpin Pdt Dr Hein Arina selaku Ketua Sinode GMIM.

Setelah itu dilanjutkan ibadah Pelantikan Panitia Temu Teknis Hari Persatuan Pria Kaum Bapa se Sinode GMIM tahun 2020 bersama jemaat GMIM Sion Picuan.

Dihadapan ratusan jemaat yang hadir Wagub Steven Kandouw yang juga dikenal sebagai Majelis Pertimbangan Sinode GMIM mengungkapkan kunjungannya saat ini ke Picuan baru pertama kali.

Kandouw juga memuji keberadaan Gereja yang mencerminkan wajah GMIM dahulu.

Dalam konteks pelantikan Wagub juga menyentil tentang Radikalisme Fundamentalis jangan sampai terjadi di tubuh GMIM.

“Kaum Bapa GMIM harus menjadi Tentara Iman alias Militan Iman terhadap diri sendiri, keluarga dan Gereja,” tegas Steven Kandouw.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga memberikan bantuan set alat musik baru kepada Gereja. (*/Rizath)

14 Februari, Steven Kandouw Sebut Manado Kota Perjuangan

minselmanadoterkini.com, SULUT – Peristiwa heroik yang terjadi 14 February 1946 di Kota Manado dimana anak Bangsa dari Sulawesi Utara (Sulut) bersama-sama berjuang melawan penjajah untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dan menyatakan diri mendukung Republik Indonesia menjadi bukti Manado sebagai Kota Perjuangan.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dalam rangka peringatan Hari Patriotik Peristiwa Merah Putih 14 February, yang berlangsung di Kawasan Mega Mas, Sabtu (15/2/2020).

“Jangan kita melupakan perjuangan Pahlawan Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado melawan Penjajah! Manado itu Kota Perjuangan, Kota Merah Putih. Mari teruskan perjuangan para Pahlawan kita,” tegas Steven Kandouw.

Dalam sambutannya dihadapan ribuan millenial Kota Manado, Kandouw berpesan kepada Warga Sulut sekaligus membakar semangat para Millenial Anak-anak Muda untuk Selalu mengingat Peristiwa Heroik 14 February itu.

“Mari Melalui momentum ini Kita lebih khusus para generasi millenial anak muda tingkatkan Semangat Patriotisme, Semangat Bela Negara dan Cinta Tanah Air.

Jadi untuk itu NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika Sudah Final,” jelas Mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK, Ibu Rita Dondokambey Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK, dr Devi Kandouw Tanos, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen dan Ibu Ivone Silangen- Lombok dan beberapa Kepala Dinas di lingkup Pemerintah Provinsi SULUT.

(*/Rizath)

Wagub Sulut Steven Kandouw Lepas Mudik Gratis

mudik gratis
Mudik gratis dilepas langsung oleh Wagub Sulut Steven Kandouw

manadoterkini.com, SULUT – 1.000 pemudik gratis dilepas Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw di Pelabuhan Manado, Jumat (20/12/2019). Para pemudik akan bertolak dari Manado menuju Sitaro, Sangihe, dan Talaud.

Program mudik gratis merupakan program Pemerintah Provinsi Sulut bekerja sama dengan BUMN terkait.

Steven Kandouw mengatakan, program mudik gratis ini hanya sasaran antara, intinya pemerintah hadir di tengah saat masyarakat membutuhkan bantuan.

“Program ini menunjukkan sinergitas antara Pemprov dan BUMN terkait,” ujarnya.

Adapun kerja sama mudik gratis untuk 1.000 orang ini merupakan kerja sama dengan BUMN sektor perhubungan di antaranya Pelindo, Pelti, Jasa Raharjasa, Pelni, dan Pegadaian.

Sementara itu Kadis Perhubungan Sulut Lynda Watania mengatakan, kolaborasi ini melibatkan bantuan Corporate Social Responsibility.

“Ini merupakan program kali pertama dihelat. Tahun ini baru 1.000 semoga tahun depan lebih banyak lagi,” kata Watania.

Adapun para pemudik yang ke Siau berjumlah 325 orang, ke Sangihe 350 orang dan ke Talaud 325 orang. (*/Rizath)

Kandouw Prensentasi Peluang lnvestasi Sulut 150 Pengusaha Eropa di Belanda

Sulutmanadoterkini.com,  SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mempresentasikan tentang peluang investasi di Sulut didepan 150 pelaku usaha berbagai negara di Benua Eropa yang tergabung dalam King Networking, di Mariott Hotel Amsterdam, Belanda, Jumat (13/12/2019).

Pada kesempatan itu Steven Kandouw didaulat sebagai special guest.

“Presentasi menyangkut Sulut secara keseluruhan, perkembangan ekonomi, dan potensi investasi yang bisa dikerjasamakan,” ujar Kandouw.

Dalam presentasi itu, Kandouw memaparkan tentang peluang investasi di Sulut terutama bidang pariwisata, energi terbaharukan yang dapat dikembangkan dan membutuhkan investasi dari Eropa.

“Negara-negara Eropa sangat concern dengan konsep sustainable tourism dan renewable energy,” kata Kandouw yang ditemani Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulut, Franky Manumpil.

Di dalam forum bisnis ini, Kandouw berdiskusi dengan Dubes Israel untuk Netherland.

Selain, menarik peluang investasi dari King Networking, Pemprov Sulut juga menginisiasi kerja sama dengan Arkitech
untuk kerjasama bidang energi terbaharukan (renewable energy).

Kerja sama juga menyangkut pelatihan/kursus internships talent untuk para profesional muda dari Sulut, bidang ekonomi, dan pariwisata. (Rizath)

Kandouw Himbau Warga Lawan Rekayasa Politik Jatuhkan Jokowi

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw menghimbau agar warga Sulut mengawal pelantikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Peresiden RI masa jabatan 2019-2024.

Hal itu disampaikan Kandouw, Selasa (8/10/2109) kepada wartawan di ruang kerjanya guna menyingkapi dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama pada saat pelantikan Presiden RI.

“Menyingkapi dan mengantisipasi tanggal 20 (Pelantikan Presiden) Pemerintah Provinsi menghimbau untuk mengawal, caranya tidak usah terpncing isu, gosip yang disampaikan pihak tertentu, buntutnya mengganggu pelantikan,” ujar Kandouw.

Menurut Kandouw pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI sudah sesuai proses pemilihan presiden yang sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

“Jokowi sudah sesuai proses dengan UU. Perintah pak gubernur (Olly Dondokambey) harus mengamankan. Kalau ada yang coba-coba dengan berbgai cara, baik lewat medsos mupun rekayasa politik yang menjadi ancaman akan kita lawan bersama,” tegas Kandouw.

Menurut Kandouw pihaknya baik Pemprov serta Forkopimda Sulut bahwa pihak-pihak yang menolak pelantikan presiden adalah suatu ancaman nasional.

“Termasik Sulut, kita harus menolak terjadinya pemboikotan, upaya penundaan pelantikan Presiden. Pemprov tegas mendukung pelantikan presiden,” jelas alumnus Universitas Indonesia. (Rizath

Steven Kandouw Ajak DPRD Dukung Pembangunan Sulut Kedepan

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw berharap seluruh pimpinan dewan dapat optimal melaksanakan fungsinya di bidang legislasi, anggaran dan pengawasan sehingga dapat mendukung jalannya pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Kandouw dalam rapat paripurna pengucapan sumpah/janji pimpinan DPRD Provinsi Sulut masa jabatan 2019-2024 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Rabu (2/10/2019).

Kandouw juga mengucapkan selamat kepada Pimpinan DPRD Provinsi Sulut yang telah melaksanakan sumpah/janji. Dia yakin seluruh pimpinan dewan akan terus menampilkan kinerja yang baik, yang mampu mendukung gerak langkah pembangunan di Sulut.

“Tiada kata selain bersyukur dan berbahagia menyaksikan dilantiknya pimpinan DPRD Provinsi Sulut. Atas nama Bapak Gubernur dan rakyat Sulut, saya ucapkan selamat.”

“Ada banyak hal yang masih perlu kita kerjakan untuk rakyat Sulut yang selalu menantikan kinerja kita dimana pengangguran menurun, pertumbuhan ekonomi kita juga naik,” tandas Kandouw.

Lebih lanjut, Kandouw berharap kemitraan Pemprov Sulut dan DPRD yang telah terjalin sinergis selama ini, akan terus berjalan dalam rangka gerak pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan sambil terus mengalirkan energi-energi positif dalam kerangka mantapnya eksistensi Sulut sebagai pintu gerbang Indonesia di Kawasan Pasifik.

“Tidak perlu berlama lama, mari kita semua bekerja. Kita semua ini harus bersinergi dalam apa-apa yang perlu kita kerjakan untuk rakyat Sulut,” tutupnya.

Dalam rapat paripurna, nampak hadir Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Ketua Pengadilan Tinggi Manado Arif Supratman, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat Pemprov Sulut. (*/Rizath)

Kandow Minta Anggota DPRD Minahasa Kawal Kepentingan Rakyat

minahasamanadoterkini.com, TONDANO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa periode 2019 – 2024 diminta untuk mengawal kepentingan rakyat.

Hal tersebut diminta langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandow saat memberikan sambutan dalam momentum Sidang Paripurna DPRD Minahasa dalam rangka Pengambilan sumpah/janji jabatan Anggota DPRD Minahasa periode 2019 – 2024 di Gedung Wale Ne Tou Minahasa Senin (9/9) tadi.

“Anggota DPRD yang terhormat kiranya bisa mewakili masyarakat dan membawa aspirasi rakyat bukan diri sendiri dan partai sendiri. Sekarang DPRD dituntut super aktif dan Proaktif. Ibarat Mata uang kita ini ada dua sisi. Tanamkan terus dalam pola pikir kita untum utamakan kewajiban. Setelah itu baru menuntut hak,” ukar Kandouw.

Lanjutnua, anggota DPRD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, supaya bersama-sam pemerintah demi kesejahteraan rakyat Minahasa.

“Legislatif adalah salah satu pilar jalannya pemerintahan. Aneh kalau ada legislatif yang merongrong atau memboikot jalannya lemerintahan. Bangun tanah Minahasa secara bersama – sama,” jelasnya.

“Lima tahun kedepan diharapkan anggota DPRD yang terhormat dapat melahirkan Perda yang jelas bukan yang rutin namun perda Inisiatif. Jangan jemu – jemu bertanya dan terus belajar. Anggota DPRD yang baik bukan menutup diri untuk kepentingan masyarakat. Selalu Andalkan Tuhan dan Keluarga,” Pungkasnya. (fis)

Pemprov Tegaskan Sektor Perkebunan Tetap Jadi Andalan Sulut

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven O.E. Kandouw menegaskan pihaknya terus menjadikan sektor perkebunan sebagai andalan Sulut.

Meski demikian Kandouw tak menapik bahwa sekarang PDRB Sulawesi Utara memperlihatkan pariwisata dari 3% jadi 14% sumbangannya, namun secara defacto Kandouw menjelaskan bahwa perkebunan ini tempat menyadarkan diri hampir 700.000 masyarakat Sulawesi Utara.

“Komunitas andalan kita ini adalah kopra, pala dan cengkeh. Kita penghasil kopra terbesar 20 tahun, 2 dekade berjalan,” terang Kandouw.

Hal tersebut ditegaskan Kandouw pada Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) Tahun 2020 Wilayah Timur Lingkungan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian yang digelar di Manado, Rabu (4/9/2019).

Namun lanjut Kandouw, tahun ini kopra paling rendah. Melihat realita sekarang ini semacam ada gerakan penolakan kelapa sawit tapi kenyataannya menurut Kandouw, kopra juga ikut rendah.

Sementara untuk komoditi pala yang ada di Sulawesi Utara tercatat produk pala ada 60%. Berkaitan dengan hal tersebut, produk pala direject di Uni Eropa sebagai pembeli pala paling banyak, jelas Kandouw.

Menyikapi kejadian tersebut, Steven Kandouw menuturkan bahwa harus ada hubungan yang selaras antara pusat dan daerah.

“Program pemerintah pusat dan daerah berkaitan dengan perkebunan harus tetap digalangan,” tegasnya.

Lanjut Kandouw, pihaknya harus berpikir kedepan solusi bagaimana kita harus mendrive para petani kearah hilirisasi. Hal ini merupakan satu satunya jalan kita bisa meningkatkan hara-harga produk, nilai tukar petani maupun added value.

Sementara itu, Dirjen Perkebunan Kementan Kasdi Subagyono dalam sambutannya mengapresiasi keterlibatan Sulut sebagai tuan rumah pertemuan dan atas capaian kinerja RKA dari setiap anggota.

“Apresiasi kami Pak Wakil Gubernur, khususnya Sulawesi Utara juga termasuk. Dan seluruh dinas, pada umumnya tahun 2019 ini realisasi anggaran kita melonjak signifikan,” kata Dirjen Perkebunan. (*/Rizath)

Kandouw Ajak Staf Khusus Awasi Kinerja Kepala SKPD

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw mengajak para staf khusus untuk mengawasi kinerja para kepala Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), jika ada yang melenceng, laporkan dan akan tindak.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub saat melakukan pertemuan bersama seluruh staf ahli Gubernur, Rabu (14/8/2019) diruang rapat Wagub.

Para Kepala SKPD diminta agar mendengarkan masukan dari para staf khusus Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Sulut.

“Para Kepala SKPD harus bisa berkomunikasi dan berkordinasi dengan para staf khusus Gubernur sesuai tupoksi yang dijalankannya,” kata Kandouw

Dalam mengambil berbagai keputusan di berbagai sektor tugas, kepala SKPD harus memanfaatkan fungsi dari para staf khusus Gubernur dengan meminta saran serta masukan, agar tercipta suatu Output yang jelas.

Untuk itu Wagub Kandouw mengingatkan juga kepada para staf khusus Gubernur agar tetap memperkuat posisi Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Setiap tugas staf khusus jelas dengan memberi masukan bagi jalannya roda pemerintahan.

Kandouw juga mengingatkan kepada para staf khusus Gubernur untuk mengedepankan profesionalisme kerja dengan mendukung seluruh sektor pembangunan sesuai tupoksi, serta wajib melaksanakan laporan kepada Gubernur terkait kinerja, serta membantu Gubernur dalam mengawasi kinerja para kepala SKPD lingkup pemprov sulut.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut para staf khusus Gubernur, Kepala BKD Provinsi Sulut Femmy Suluh, Kepala Biro Umum Setda Prov Sulut Clay Dondokambey.

Pertemuan itu juga berlangsung santai sambil ngopi sore bersama para staf khusus Gubernur, Kandouw juga mendengarkan masukan serta saran sesuai tupoksi para staf khusus. (*/Rizath)