Cegah Longsor, Bupati Mitra Anggarkan 2 M Dinding Penyanga Dispar

manadoterkini.com,  RATAHAN – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap, merencanakan Anggaran 2 miliart untuk dinding penyangga tanah di areh kantor Dinas Pariwisata.

Menurut Sumendap anggaran ini masih dalam perencanaan dikarnahkan anggaran sebelumnya digeser untuk penangulangan Covid,-19.

” Dana 2 miliart untuk penanganan hal ini sebenarnya telah dibahas tapi karena ada masalah nasional maka anggaran tersebut digeser, dengan mulai adanya penyeimbangan anggaran maka anggaran tersebut akan segera dibahas,” ujar Sumendap kepada sejumlah wartawan.

Dirinya juga menghimbau agar parah penguna jalan di area gunung potong agar lebih waspadah karena banyak area yang rawan longsor.

” Melihat cura hujan yang begitu tinggi dalam beberapa hari, dihimbau agar masyarakat lebih berhati-hati ” tandasnya.(win)

Pemkab Mitra Salurkan Dana Duka Pasien Covid Yang Meningal

manadoterkini.com,  MITRA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) segerah menyalurka bantuan dana duka bagi pasien Covi yang meningal dunia.

Hal ini diungkapkan kepalah dinas Sosial Frangky Wowor.

“Dana santunan duka bagi pasien COVID-19 yang meninggal saat ini sementara berproses dan tinggal menunggu SK pimpinan,” ungkapnya.

Sementara terkait bantuan UEP KUBE kepada kelompok usaha bersama juga telah selesai dilakukan verifikasi berkas.

“Untuk penyaluran KUBE sendiri telah melalui tahapan verifikasi berkas dan tinggal menunggu SK,” tandas Kepala Bidang (Kabid) Dayasos PFM Sandra Kindangen.

Diketahui, penyaluran ini bakal diberikan kepada 32 kelompok KUBE yang ada di 12 kecamatan di Kabupaten Mitra dengan total anggaran UEP KUBE sekitar 700 juta rupiah.

“Penyalurannya untuk 32 kelompok usaha bersama yang ada di masing-masing kecamatan. Jadi nanti dari pihak kecamatan melihat kelompok mana yang bakal diberikan,” ujar Sandra Kindangen.

Adapun setiap kecamatan mendapatkan jatah dua hingga tiga kelompok sesuai dengan jumlah desa setiap kecamatan.

“Setiap desa bakal dibagi seperti itu. Nantinya dipastikan pada bulan Agustus nanti, bakal mulai disalurkan untuk bantuan KUBE tersebut,” tutupnya.(win)

Tingkatkan Pelayanan Publik, ASN,THL Mitra Rapid Test

manadoterkini.com,  MITRA –  Aparat Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) Minahasa tenggara (Mitra) lakukan Rapid test masal sebagai langkah Pemerintah Kabupaten Mitra mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini sebagai wujut pemkab Mita untuk memberikan pelayanan publik yang optimal. Dari 37 pegawai yang di-rapid, ditemukan dua yang reaktif. Menindaklanjutinya keduanya langsung diarahkan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat dikonfirmasi, Jubir Satgas Gloria D Wuwungan, membenarkan informasi tersebut.

“Dari hasil rapid test tadi, ada sebanyak 2 orang yang menunjukan hasil reaktif. Mereka langsung diarahkan untuk diperiksa lebih lanjut,” terang Wuwungan

Menurutnya, kedua ASN tersebut bakal diambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan Swab Tenggorok di rumah sakit rujukan.

“Mereka akan dilakukan pemeriksaan Swab, tapi nanti esok hari kita jadwalkan. Kami berharap agar tidak mengarah ke hasil positif,” pungkas Jubir Satgas.

Lanjutnya, pemeriksaan ASN bakal berlanjut sesuai dengan instruksi Bupati James Sumendap SH.

“Kemungkinan akan dilanjutkan kesemua SKPD, tapi kami tinggal menunggu instruksi dari pimpinan. Bila diiakan, akan dilakukan pemeriksaan lagi,” jelas Wuwungan. (win).

Batas Wilayah Kebun Raya Megawati Diperjelas Pemkab Mitra

manadoterkini.com,  MITRA –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara ( Mitra) memperjelas Batas Wilayah Kebun Raya Megawati Soekarnoputri di Kecamatan Ratatotok, yang dihibahkan oleh PT Newmont ke Pemerintah Kabupaten Mitra bakal diperjelas.

Hal ini dipastikan usai Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), melalui Dinas Lingkungan Hidup menghadiri kegiatan penandatanganan rencana penataan batas kawasan hutan dengan tujuan khusus untuk penelitian, pengembangan, dan pendidikan lingkungan dalam bentuk Kebun Raya Megawati Soekarnoputri, pada kawasan hutan produksi terbatas.

“Sementara berproses dari Badan Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah Enam Manad, terkait survey tata batas kebun raya,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mitra, Muchtar Wantasen.

Menurutnya, jika proses tersebut telah selesai, nantinya akan dipasang patok yang sebenarnya, sesuai dengan usulan yang telah ditandatangani.

Dengan begitu akan memperjelas batas wilayah Kebun Raya Megawati Soekarnoputri, mengingat hingga saat ini sebagian wilayah kebun raya masih ramai dengan aktivitas penambangan ilegal yang menyebabkan kerusakan lingkungan sekitar.

“Ini sudah diterima dan ditandatangani oleh Direktur Pengukuhan dan Penatagunaan Kawasan Hutan (PPKH), Herban Heryandana, S.Hut, M.Sc, atas nama Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, serta kabarnya sudah selesai diproses, tinggal dikirimkan,” pungkas Muchtar Wantasen.

Sementara terkait rencana pembangunan fisik, seperti pagar pembatas di kebun raya, dirinya mengatakan masih akan berkonsultasi dengan pihak Dinas PU Provinsi.

“Yang sudah pasti untuk tahun ini akan ada pembangunan gedung serba guna dan jalan di wilayah kebun raya, sedangkan untuk pagar pembatas masih akan dikonsultasikan,” tutupnya.(win)

Ketua JMT Apresiasi Langkah Pemkab Mitra

manadoterkini.com,  MITRA – Ketua JMT Stenly Kalumata sangat mengapresiasi langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Mitra yang mengundan insan Pers untuk membahas dalam satu meja tentang ide kreatif pers dalam mengelolah pemberitaan sebagai garda terdepan dalam hal perluasan informasi tentang kegiatan dan promosi kabupaten Mitra dalam hal pemberitaan.

“Terima kasih serta apresiasi kami berikan untuk Wakil Bupati, Sekda dan Jajaran kepala SKPD dan sebagian Hukum tua yang telah bersama membahasa sinergitas kerja bersama rekan jurnalis yang hadir,” ungkap Kalumata.

Kalumata juga mengharapkan, dengan adanya komunikasi yang baik, sebagai mitra kerja bisa terus menjalin hubungan yang erat.

“Sebagai Mitra kerja, tentunya mengharapkan agar hubungan dan komunikasi yang baik yang telah dibangun selama ini, bisa terus terjalin demi menunjang pemeirntahan Mitra lebih hebat lagi dalam hal publikasi,” ujar Kalumata.

Sementara itu wakil Bupati Mitra Yesaya legi, memintah agar para insan pers untuk tetap eksis dalam tugas dalam hal pemberitaan.

“Pemerintah sangat mengharapkan agar Pers menjadi garda terdepan dalam hal perluasan informasi, karena pers sebagai alat penyambung lidah antara masyarakat dan pemerintah, jadilah sumber informasi yang cepat, tepat dan tentunya menginformasikan hal-hal yang positif,” pintah Wabub.(win)

Pemkab Mitra Perketat Pemeriksaan Pendatang

manadoterkini.com,  MITRA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) memperketat pemeriksaan Pendatang, yang kali ini diarahkan di Ratatotok di area Perkebunanan megawati.

Dalam razia yang melibatkan aparat kepolisian dan TNI, sebagai langkah pencegahan terjadinya gesekan antara pendatang dan warga Ratatotok diarea pertambangan ilegal.

“ Dalam razia hari pertama kita melakukan razia KTP terhadap penambang di lokasi Kebun Raya Megawati Ratatotok,” terang Asisten 1 Pemkab Mitra Yani Rolos.

Diketahui, pihak TNI-POLRI ikut dalam razia tersebut.

“Kita menggandeng pihak keamanan yakni TNI-POLRI dalam melakukan razia KTP kepada sejumlah penambang yang ada,” tukasnya.

Ia mengatakan, hal serupa juga akan dilakukan pada besok hari.

“Belum kita ketahui seberapa banyak yang didapati dalam agenda razia hari ini. Nantinya akan berlanjut pada esok hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan, razia juga akan dilakukan di kawasan permukiman warga dengan pengawalan pemerintah kecamatan dan desa setempat.

“Lokasi berikutnya akan kita tertibkan di lokasi permukiman warga. Nantinya bakal dikawal oleh pemeirntah desa dan kecamatan untuk memastikan warga asli dan luar Mitra,” kunci Rolos. (win)

Pasar Jadi Sasaran, Pemkab Mitra Lakukan Rapid Test Massal

manadoterkini.com,  MITRA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) terus melakukan Upaya pencegahan penyebaran covid-19, lewat rangkaian Rapid test, disejumlah pusat keramaian.

Ratusan pedagang dan dan pegawai perusahan umum daerah sebagai objek pemeriksaan oleh tim gugus covid Mitra.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mitra, Helny Ratuliu, kegiatan ini merupakan kebijakan Bupati James Sumendap yang dijabarkan dalam program Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Mitra.

“Ini merupakan komitmen Bupati James Sumendap mencegah penyebaran COVID-19 di Mitra. Kami bersyukur karena hasil Rapid Test massal di Plaza dan Pasar Ratahan terhadap 184 orang semua non reaktif,” ungkap Helny Ratuliu.

Adapun dalam kegiatan Rapid Test massal di Plaza dan Pasar Ratahan, petugas yang diturunkan dari Puskesmas Ratahan.

Selain itu, gugus tugas juga menjadwalkan untuk turun melakukan Rapid Test massal di dua pasar besar lainnya, yakni di Belang dan Tombatu.

“Jadi Minggu ini memang sudah dijadwalkan untuk Rapid Test massal di Pasar Ratahan, Belang, dan Tombatu. Sebelum turun, kami selalu sosialisasikan terlebih dahulu,” pungkasnya.

Dijelaskannya, sasaran dilakukan Rapid Test massal ini adalah para pedagang di pasar yang mempunyai lapak, lapak hamparan, dan pemilik ruko.

“Maksud Rapid Test massal di pasar karena para pedagang sering berinteraksi dengan banyak orang sehingga perlu dilakukan pemeriksaan,” tutupnya. (win)

Dispar Gelar Pelatihan Hom Estay Selama Tiga Hari

manadoterkini.com, MITRA – Selama tiga hari Dinas Pariwisata (Dispar) Minahasa Tenggara (Mitra), terhitung tanggal 7 sampai 9 July 20 20, adakan pelatihan para pemandu Hom estay. Kegiatan dilaksanakan di Green Ga rden, desa Nataan, Kelurahan Ratahan Ka bupaten Mitra. Ini demi menyikapi keingi nan warga masyarakat yang haus akan dunia Pariwisata, jika nantinya masa pademi Covid-19 telah berakhir.

Kegiatan pelatihan bagi para pemandu Homestay, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Mitra Drs Jocke Legi. Dalam sambutan Legi mengatakan, sektor pariwisita di Kabupaten segera dibuka. Namun, tetap mengikuti Protokol Kesehatan.

“Pariwisata di Kabupaten Mitra sudah di buka, cuman tetap harus mengikuti protokol Covid-19 harus jalan. Karena mau tidak mau kita harus buka, ujar Wakil Bupati.

Iapun menginfomasikan, bagi warga masyarakat yang ada di Kabupaten Mitra rumahnya bisa dijadikan Homestay, bisa mengkoordinasi hal tersebut kepada Din as terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata.

“Saya berharap kepada seluruh para peserta pelatihan pemandu Homestay, mengikutinya dengan baik. Selesai pelat ihan ini bisa di terapkan,”pungkas Legi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Mitra Sartje Taogan mengatakan, ini merupakan salah satu upaya dari Dinas Pariwisata Kabupaten Mitra, dalam menyambut para wisatawan yang nantin ya akan berkunjung di Kabupaten Mitra.

“Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan tujuan, agar para pemandu Homestay di Kabupaten Mitra bisa memahami baga imana cara menanta Homestay dengan rapih dan indah, agar para wisatawan bisa senang dan betah disaat berada di Homestay,”tutur Taogan.

Iapun menambahkan, pelatihan tersebut kami bekerjasama dengan salah satu Universitas yang ada di Sulut lebih khusus jurusan Pariwisata. Serta, para narasum ber sendiri diambil dari yang berkopeten mengelola Homestay.

“Pelatihan ini, kami dari Dinas Pariwisata terus mematuhi protokol Covid-19 seperti, pakai masker, cuci tanggan, duduk jaga jarak. Harapan saya, pemandu Homestay bisa menerapkan jika nantinya Covid-19 ini telah berakhir dan para wisatawan telah masuk di Kabupaten Mitra,” tutupnya. (win)

Wabub Lantik Perangkat Desa dan BPD Mitra

manadoterkini.com, MITRA – Wakil Bupati (Wabub) Minahasa Tengara (Mitra) Yesaya Legi, melantik ratusan prangkat desa dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari sejumlah wilaya di Mitra, Rabu (08/07) bertempat di lapangan sport hall.

Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan agenda pelantikan anggota BPD se Kabupaten Mitra yang secara bertahap dilaksanakan di seluruh kecamatan, dan mengikuti standar protokol kesehatan mengingat Pandemi Covid -19 yang masih rentan penularannya sehingga proses pelantikan BPD dilakukan sesuai protap.

Dihadapan prangkat dan anggota BPD, Wabub menegaskan tugas kedepan sudah menunggu prangkat desa dan anggota BPD yang baru dilantik, dan prangkat dan BPD harus bersama Kades membangun desanya.

Wabub juga mengatakan, semua pemerintahan dalam sebuah kabupaten akan berhasil dengan dukungan para kepala desa, BPD dan masyarakat. Olehnya itu agar para anggota BPD terpilih dapat mengembang amanah masyarakat yang diwakili. (win)

JS Mintah Warga Mitra Waspada Musim Pancarobah

manadoterkini.com,  MITRA – Bupati Minahasa Tengara ( Mitra, James Sumendap, mengimbau kepada warga Kabupaten Mitra mengadapi musim Pancaroba dimana peralihan musin kemarau ke musim hujan.

Dengan mulai meningkatnya curah hujan disejumlah daerah termaskuk Mitra, disampaikan kepada warga untuk waspada dan hindari wilaya-wilaya yang berpotensi rawan terjadi bencana seperti tanah longsor.
” Wilaya gunung potong sangat rawan terhadap bahaya longsor, jadi berhati-hati saat melewati lokasi tersebut, dan ada beberapa wilayah lainya termasuk pemukiman disekitar sungai, diingatkan untuk tetap waspada, terhadap bahaya banjir bandang,” ujar Bupati.
Dia juga mengimbau agar masyarakat segera melaporkan ke pihak terkait bencana jika ada tanda-tanda ancaman bencana, baik itu hujan deras, banjir, tanah longsor, dan bahaya gelombang laut.
Pancaroba ini menjadi perhatian serius masyarakat. Sebab, potensinya tidak hanya bisa menimbulkan gangguan kesehatan tapi juga sangat potensi terjadinya bencana.
“Sulit ditebak. Siang terik, tapi sorenya langsung hujan deras. Jika sudah demikian, masyarakat yang berada dekat dengan sungai atau pegunungan agar waspada bencana banjir atau tanah longsor,” harapnya.
Berdasarkan pengalaman bencana sebelumnya yang sandingkan dengan imbauan BMKG, musim pancaroba memungkinkan terjadinya lima potensi bencana alam.
Yakni bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor khusus di daerah dataran tinggi, angin kencang seperti puting beliung, petir atau kilat, dan gelombang tinggi untuk daerah pesisir.(win)